TPA Sumurbatu Longsor Lagi, Operasional Instalasi Pengolahan Limbah Terancam Lumpuh

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu.

KOTA BEKASI – Kondisi darurat sampah di Kota Bekasi semakin mengkhawatirkan setelah longsoran sampah kembali terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Bantar Gebang. Insiden yang terjadi berulang kali ini kini mengancam operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), sebuah fasilitas vital milik pemerintah daerah.

​Krisis ini terekam jelas dalam sebuah video amatir yang menyebar luas di media sosial, menunjukkan betapa gentingnya situasi di lapangan dan memicu kekhawatiran publik akan potensi lumpuhnya sistem pengolahan limbah di Kota Bekasi.

Video Amatir Rekam Detik-Detik Longsoran Sampah

​Sebuah video berdurasi 2 menit 42 detik menjadi bukti visual dari longsoran sampah di TPA Sumur Batu. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bagaimana gunungan sampah yang menjulang tinggi perlahan merosot dan bergerak mendekati area kolam pengolahan milik IPLT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Terdengar suara seorang warga yang merekam kejadian sambil menyuarakan keprihatinannya atas kondisi yang telah berlangsung lama tanpa penanganan serius.

​”Ini (longsor) sudah berjalan dua bulan seperti ini. Dinas bukannya tidak tahu,” ungkap suara dalam rekaman video yang diambil pada Senin (06/10/2025) tersebut. Narator video juga menegaskan bahwa pihak IPLT sudah berulang kali meminta solusi.

Overload Kapasitas Diduga Jadi Pemicu Utama

​Menurut pengamatan di lokasi dan keterangan dalam video, longsoran ini diduga kuat terjadi akibat TPA Sumur Batu yang sudah mengalami kelebihan kapasitas atau overload. Volume sampah harian yang masuk dari seluruh wilayah Kota Bekasi disinyalir telah melampaui daya tampung maksimal zona pembuangan yang ada.

​Kritik tajam pun dilayangkan pada pola manajemen sampah yang dianggap tidak efektif dan terkesan dipaksakan.

​”Penanganan sampah Kota Bekasi itu sudah tidak benar. Dipaksakan terus setiap hari pelayanan (pengangkutan sampah), sementara zona (TPA) sudah tidak mampu menampung,” lanjut narator dalam video tersebut.

Nasib IPLT di Ujung Tanduk, Relokasi Mendesak

​Ancaman paling nyata dari longsoran ini adalah terhentinya operasional IPLT, fasilitas krusial untuk mengolah limbah tinja dari masyarakat. Pihak pengelola IPLT dilaporkan telah berulang kali mengajukan permohonan pemindahan lokasi (relokasi) karena area operasional mereka terus-menerus terdampak longsoran sampah.

​”Pihak pengelola IPLT mengajukan pindah karena kena longsoran sampah terus,” jelas suara dalam video. “Ini bukan semata-mata IPLT ingin pindah ke area baru, tapi gara-gara ulah sampah. Penanganannya tidak benar.”

DLH Kota Bekasi Belum Beri Tanggapan

​Hingga berita ini diturunkan pada Selasa (07/10/2025), pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi sebagai otoritas yang berwenang belum memberikan pernyataan resmi. Belum ada informasi terkait langkah-langkah darurat yang akan diambil untuk mengatasi longsoran maupun kejelasan mengenai tindak lanjut permohonan relokasi IPLT.

​Sikap diam dari pihak berwenang ini semakin meningkatkan kecemasan publik akan eskalasi krisis pengelolaan sampah di Kota Bekasi.

Ikuti terus perkembangan terbaru mengenai krisis sampah di TPA Sumur Batu hanya di rakyatbekasi.com.

Visited 287 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Jamin Kejelasan Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu, Skema Pengangkatan Dikebut Tahun Ini
6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas
PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026
Tegas! Pemkot Bekasi Larang ASN Ngonten di Jam Kerja Pakai Atribut Dinas
Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan
Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega
Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air
Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:46 WIB

Pemkot Bekasi Jamin Kejelasan Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu, Skema Pengangkatan Dikebut Tahun Ini

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30 WIB

6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:08 WIB

Tegas! Pemkot Bekasi Larang ASN Ngonten di Jam Kerja Pakai Atribut Dinas

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:24 WIB

Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:10 WIB

Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega

Berita Terbaru

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dan jajaran pejabat terkait memamerkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berpredikat WTP usai prosesi penyerahan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (09/06/2026).

Parlementaria

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:42 WIB

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal kepada wartawan usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Masuk Istana, Said Iqbal Jamin Hak Demo Buruh Tak Dikebiri

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x