Tuding Akomodir Zonasi Fiktif, Warga Geruduk SMAN 4 Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah perwakilan warga dari RW 04, 12, 13 dan 19 menggelar aksi demonstrasi di depan SMAN 4 Kota Bekasi Jalan Perumahan Harapan Jaya, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Selasa (12/07/2022).

Sejumlah perwakilan warga dari RW 04, 12, 13 dan 19 menggelar aksi demonstrasi di depan SMAN 4 Kota Bekasi Jalan Perumahan Harapan Jaya, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Selasa (12/07/2022).

BEKASI UTARA – Sejumlah perwakilan warga dari RW 04, 12, 13 dan 19 menggelar aksi demonstrasi di depan SMAN 4 Kota Bekasi Jalan Perumahan Harapan Jaya, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Selasa (12/07/2022).

Seusai berdemonstrasi, massa aksi dipersilahkan masuk ke dalam sekolah untuk melakukan audensi.

Setelah beberapa waktu berlalu, para perwakilan keluar dari dalam sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seusai audensi, salah satu perwakilan warga Ambari mengaku bahwa audiensi dengan pihak SMAN 4 Kota Bekasi tidak membuahkan hasil.

“Sebab, mereka masih bersikekeh bahwa zonasi kita tidak tertarik. Cuma yang saya lihat zonasi yang diterima pihak Sekolah itu datanya fiktif,” katanya.

Dirinya juga mempertanyakan ke panitia terkait servernya. Apakah panitia tahu anak warga yang masuk lingkungan itu asli berdomisili di dekat sekolah.

Baca Juga:  Rapat Pleno Digelar Besok, Bawaslu Jangan Ragu Panggil BJB dan Para Camat

“Akan tetapi panitia ngotot kembali lagi ke server. Seakan saya hanya berbicara dengan sistem,” ucapnya.

Logikanya, lanjut dia, server itu yang buat manusia apakah manusia tidak bisa memanipulasi data yang ada di server.

Karena tidak diakomodir, pihaknya akan tetap maju untuk memperjuangkan Hak-hak warga sekitar yang anaknya tidak masuk zonasi di SMAN 4.

“Karena banyak yang masuk zonasi mempermainkan domisili. Itu membuat saya lucu aja, saya warga harapan jaya tapi ko anak saya tidak bisa masuk melalui zonasi,” ujarnya.

Ia mengaku, sekitar 30 an anak warga di lingkungan SMAN 4 tidak diterima. Radiusnya pun sama dengan dirinya yang mencapai 900 meter.

Padahal, ada tetangganya yang jaraknya 1,2 Kilometer. Tetapi karena dia memainkan domisili memindahkan anaknya ke tempat yang dekat dengan sekolah sehingga dia diterima melalui zonasi.

Baca Juga:  DBMSDA Polisikan Hilangnya Baut Penyangga Jembatan Cipendawa Bekasi

“Saya ga ngerti itu. Makannya kalau dibilang sekolah mengatakan kita tidak pintar. Oh berarti saya harus bohong gitu. Kita harus ke diaduk numpang KK sampai kapan seperti ini,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa banyak yang masuk zonasi di SMAN 4 ini banyak data yang fiktif. Dirinya berani menjamin.

“Saya juga sudah tidak ada harapan lagi. Karena sudah dua kali anak saya mau masuk susah dan kasusnya sama. Kita dan warga lain akan tetap lakukan aksi agar Anak-anak kita masuk di SMAN 4 ini. Karena sekolah di bangun di sini dapat bermanfaat untuk warga lingkungan kan. Kita akan terus meminta Hak-hak kita,” ungkapnya.

Berita Terkait

Klaim Rekapitulasi Pilpres 2024 Rampung, Hasil Hitung Kota Bekasi di KPU Pusat Masih 52 persen
Rambu Bus Stop Sedang Dipesan, Dishub Anggarkan Rp3,6 Miliar untuk Halte BISKITA
Operasional Perdana Kamis Besok, BISKITA Trans Bekasi Patriot Gratis Selama Enam Bulan
Pemkot Luncurkan BISKITA Trans Bekasi Patriot, Moda Transportasi Terintegrasi LRT Terbaru
Bela Sarinah yang Dilecehkan Bule, Ketua GmnI Bekasi Dikeroyok Hingga Babak Belur
Belum Lihat Antusias Warga, Pj Gani Tinjau Pelaksanaan PSL di Kecamatan Rawalumbu
Diikuti Oleh 900 DPT, KPU Kota Bekasi Gelar Pemungutan Suara Lanjutan
Kemarau Panjang Picu Harga Beras di Kota Bekasi Melambung Tinggi
Berita ini 275 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 10:48 WIB

Klaim Rekapitulasi Pilpres 2024 Rampung, Hasil Hitung Kota Bekasi di KPU Pusat Masih 52 persen

Senin, 26 Februari 2024 - 08:25 WIB

Rambu Bus Stop Sedang Dipesan, Dishub Anggarkan Rp3,6 Miliar untuk Halte BISKITA

Senin, 26 Februari 2024 - 07:22 WIB

Operasional Perdana Kamis Besok, BISKITA Trans Bekasi Patriot Gratis Selama Enam Bulan

Senin, 26 Februari 2024 - 06:53 WIB

Pemkot Luncurkan BISKITA Trans Bekasi Patriot, Moda Transportasi Terintegrasi LRT Terbaru

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:50 WIB

Belum Lihat Antusias Warga, Pj Gani Tinjau Pelaksanaan PSL di Kecamatan Rawalumbu

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:35 WIB

Diikuti Oleh 900 DPT, KPU Kota Bekasi Gelar Pemungutan Suara Lanjutan

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:38 WIB

Kemarau Panjang Picu Harga Beras di Kota Bekasi Melambung Tinggi

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:53 WIB

Warga DKI Jakarta Bermukim di Kota Bekasi Lebih dari Setahun Wajib Pindah Domisili

Berita Terbaru