Virus Eris Sudah Masuk Indonesia, Kang Emil Minta Warga Tetap Jaga Prokes

- Jurnalis

Minggu, 13 Agustus 2023 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Virus Covid-19 varian Eris Sudah Masuk Indonesia, Kang Emil Minta Warga Tetap Jaga Prokes.

Virus Covid-19 varian Eris Sudah Masuk Indonesia, Kang Emil Minta Warga Tetap Jaga Prokes.

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi dengan santai terkait adanya virus Covid-19 varian Eris yang sudah masuk di Indonesia.Berkembangnya berbagai varian dari Covid-19, kata dia, merupakan hal yang tidak bisa dihindari.“Pada dasarnya semua varian-varian Covid akan selalu datang dan pergi,” kata Kang Emil sapaan akrabnya di Bandung, Sabtu (12/08).Kang Emil menuturkan, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terkait adanya varian Covid-19 itu. Apalagi, sejauh ini belum ada catatan kasus virus Eris berkembang di Jabar.“Tenang, karena kita sudah divaksin,” ujarnya.Selain itu, mantan Wali Kota Bandung itu pun memastikan bahwa pemerintah akan merespons cepat jika muncul tanda-tanda varian Eris sudah menjangkit warganya.“Tetap menjaga protokol karena kalau terjadi emergency pasti pemerintah akan memberikan pengumuman kepada masyarakat,” jelasnya.Lebih lanjut, Kang Emil mendorong kepada masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan terhadap berbagai infeksi penyakit, termasuk Covid-19.Warga diimbau untuk melakukan tindakan preventif melalui standar protokol kesehatan yang sudah diketahui secara umum.“Per hari ini kami saja yang melakukan preventif, kalau merasa sakit, tidak enak badan, jaga jarak, pakai masker dan disiplin prokes,” ungkapnya.Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat meminta masyarakat tetap waspada dengan munculnya varian baru virus Covid-19 di Indonesia.Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menyatakan, bila varian Covid-19 dengan nama Omicron EG.5.1 atau Eris sudah masuk Indonesia sejak Maret 2023 lalu.Tim Kerja Survailans dan Imunisasi Dinkes Jabar Dewi Ambarwati mengatakan, peringatan waspada dan upaya penanganan pada varian Covid-19 Eris ini sudah disampaikan ke kabupaten/kota, seusai Menkes menyatakan virus tersebut sudah masuk Indonesia.“Dengan adanya peringatan dari kementerian, dan sudah ada kasus juga ya di Indonesia bulan Maret kemarin yang di Jakarta, itu kami juga warning surveillance di lapangan kalau ada gejala seperti ini melakukan tes PCR,” katanya, Jumat (11/08/2023).

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Pers Desak Pemerintah Tetapkan Perpres Publisher Rights jadi Undang-Undang
Rapidin Simbolon Kecam Keras Penggusuran Paksa Kelompok Tani di Padang Halaban
PSEL Bekasi Mulai Konstruksi Maret 2026, Danantara Umumkan Pemenang Tender Februari
Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025
Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun
Sekjend PB IKA PMII Tekankan Peran Strategis Alumni di Kota Bekasi
OJK Beberkan Pemicu Utama Kebangkrutan BPR dan BPRS
Pasien Suspek Superflu Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Kecolongan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 08:16 WIB

Dewan Pers Desak Pemerintah Tetapkan Perpres Publisher Rights jadi Undang-Undang

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:00 WIB

Rapidin Simbolon Kecam Keras Penggusuran Paksa Kelompok Tani di Padang Halaban

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:03 WIB

PSEL Bekasi Mulai Konstruksi Maret 2026, Danantara Umumkan Pemenang Tender Februari

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:44 WIB

Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:16 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca