Poin Utama:
- Lokasi: Masjid Jami Nurul Ikhwan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara.
- Waktu: Selasa, 3 Maret 2026 (Ramadan 1447 H).
- Fokus Pembahasan: Perbaikan infrastruktur jalan, pembenahan sistem drainase terpadu, dan peningkatan layanan publik.
- Tujuan: Mempererat silaturahmi warga sekaligus menyerap aspirasi terkait pembangunan Kota Bekasi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memaparkan sejumlah capaian dan progres pembangunan daerah saat menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jami Nurul Ikhwan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, pada Selasa (03/03/2026).
Safari Ramadan 1447 H ini dimanfaatkan sebagai wadah dialog langsung antara kepala daerah dan warga setempat terkait tata kelola kota.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Saja Program Prioritas Pemkot Bekasi Saat Ini?
Pemkot Bekasi saat ini tengah memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan, pembenahan sistem drainase secara terpadu, hingga penguatan roda ekonomi kerakyatan.
Penanganan banjir melalui normalisasi saluran air menjadi perhatian serius agar genangan yang kerap mengganggu aktivitas warga bisa segera teratasi.
“Alhamdulillah, berbagai program pembangunan terus kita jalankan. Perbaikan jalan, pembenahan drainase, serta peningkatan fasilitas umum menjadi fokus agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai menunaikan salat tarawih di Masjid Jami Nurul Ikhwan, Selasa (03/03/2026).
Langkah konkret di sektor infrastruktur fisik tersebut terus dikebut pelaksanaannya oleh dinas terkait. Pemerintah daerah menargetkan fasilitas umum yang memadai dapat diakses secara merata di seluruh wilayah kecamatan.
Mengapa Tarawih Keliling Penting Bagi Pembangunan Daerah?
Kegiatan Tarawih Keliling sangat penting karena membuka ruang komunikasi dua arah antara aparatur Pemkot Bekasi dan masyarakat di tingkat akar rumput. Melalui dialog langsung ini, pemerintah daerah dapat mendengar aspirasi secara nyata sekaligus mengukur efektivitas program yang telah berjalan.
Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa esensi pembangunan sejati tidak hanya berpatokan pada wujud fisik dan beton semata.
Pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan memiliki solidaritas sosial juga menjadi kunci kemajuan kota.
”Kita ingin Bekasi bukan hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kuat dalam kebersamaan dan nilai keagamaan. Ramadan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan saling peduli,” tambahnya di hadapan para jamaah.
Bagaimana Respon Warga Harapan Baru Terhadap Program Pemerintah?
Jamaah Masjid Jami Nurul Ikhwan dan warga Kelurahan Harapan Baru merespons sangat positif kehadiran serta keterbukaan pimpinan daerah mereka.
Warga merasa antusias lantaran bisa mengetahui secara langsung arah kebijakan tata kelola kota tanpa harus mendatangi kantor pemerintahan.
Dalam kesempatan yang berlangsung khidmat tersebut, Tri Adhianto juga menyampaikan beberapa imbauan krusial kepada masyarakat, di antaranya:
- Turut serta menjaga kebersihan lingkungan dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah.
- Mengaktifkan kembali kegiatan gotong royong pembersihan saluran air (drainase) di lingkungan RT/RW guna mencegah banjir.
- Mendukung penuh setiap program Pemkot Bekasi demi kemajuan dan kesejahteraan daerah yang berkelanjutan.
Sinergi yang terbangun harmonis melalui Safari Ramadan ini diharapkan mampu memastikan bahwa arah pembangunan selaras dengan kebutuhan warga.
Apabila Anda, warga Kota Bekasi, menemukan infrastruktur jalan atau drainase yang rusak di lingkungan sekitar, segera laporkan melalui layanan pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau sampaikan ke aparatur kelurahan setempat.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















