Yeksa Sarkeh Chandra Terima Penghargaan Bergengsi di Puncak Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seniman sekaligus pegiat budaya terkemuka, Yeksa Sarkeh Chandra, resmi menerima penghargaan bergengsi dari Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (10/03/2026).

Seniman sekaligus pegiat budaya terkemuka, Yeksa Sarkeh Chandra, resmi menerima penghargaan bergengsi dari Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (10/03/2026).

Poin Utama:

  • Tokoh & Pencapaian: Seniman dan pegiat budaya, Yeksa Sarkeh Chandra, menerima penghargaan atas dedikasinya memajukan industri kreatif dan budaya lokal.
  • Pihak Terkait: Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
  • Waktu & Lokasi: Diselenggarakan dalam Apel Istimewa perayaan HUT ke-29 Kota Bekasi di Alun-Alun Kota Bekasi, Selasa (10/3/2026).
  • Atraksi Spesial: Acara dimeriahkan oleh Tari Kolosal Bebegeg karya Eem Biliyanti dan harmoni angklung dari para pelajar SD.

BEKASI — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi menjadi momen yang sangat istimewa bagi denyut nadi seni dan budaya lokal. Seniman sekaligus pegiat budaya terkemuka, Yeksa Sarkeh Chandra, resmi menerima penghargaan bergengsi dari Pemerintah Kota Bekasi.

​Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam prosesi khidmat Apel Istimewa HUT Kota Bekasi yang digelar terpusat di Alun-Alun Kota Bekasi, Selasa (10/03/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dedikasi Menjaga Akar Budaya di Tengah Modernisasi

​Apresiasi tinggi ini diberikan oleh Pemerintah Kota Bekasi atas kontribusi nyata Yeksa yang dinilai sangat konsisten dalam memajukan seni dan ekosistem industri kreatif.

Dedikasinya dalam menjaga serta mengembangkan budaya lokal diakui memberikan dampak positif bagi pelestarian identitas kota di tengah arus modernisasi.

​Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Yeksa Sarkeh Chandra menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian individu, melainkan bentuk pengakuan nyata pemerintah bagi para seniman yang terus bergerak merawat napas kebudayaan di Bekasi.

​“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh seniman di Bekasi yang terus bekerja, berkarya, dan menjaga budaya kita agar tetap hidup di tengah dinamika masyarakat,” ujar Yeksa dengan penuh rasa bangga.

​Dorongan Kuat untuk Ekosistem Seni Lokal

​Sebagai Ketua Forum Seniman Bekasi, Yeksa juga menegaskan bahwa momentum penghargaan ini akan menjadi bahan bakar motivasi tambahan untuk terus memperkuat fondasi ekosistem seni di Kota Bekasi.

​“Kami akan terus berupaya menjaga, melestarikan, sekaligus mengkreasikan budaya-budaya Bekasi agar tetap relevan dengan zaman, tanpa sedikit pun kehilangan akar tradisinya,” tambahnya.

​Apresiasi Wali Kota Bekasi Terhadap Pilar Kebudayaan

​Dalam amanat sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap para pelaku seni dan budaya.

Ia menyebut bahwa kebudayaan adalah pilar utama dalam pembangunan karakter dan peradaban sebuah kota.

​Tri Adhianto secara khusus mengapresiasi peran aktif para seniman, termasuk Yeksa, yang terus berjuang keras menjaga identitas kebudayaan lokal di tengah masifnya perkembangan tata ruang kota yang semakin pesat.

​Atraksi Tari Kolosal Bebegeg Pukau Tamu Undangan

​Apel Istimewa HUT ke-29 Kota Bekasi tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial kenegaraan, tetapi juga pesta rakyat yang sarat akan nilai artistik.

Rangkaian acara dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni budaya yang sukses memukau ribuan pasang mata.

​Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah pertunjukan Tari Kolosal Bebegeg. Mahakarya dari koreografer berbakat Eem Biliyanti ini dibawakan secara apik dan kolosal di hadapan seluruh peserta apel serta tamu undangan kehormatan.

​Selain itu, harmonisasi penampilan musik Angklung dari siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) se-Kota Bekasi turut menambah kemeriahan suasana.

Keterlibatan anak-anak ini menjadi simbol kuat akan keberhasilan regenerasi dan peran aktif generasi muda dalam merawat warisan tradisi.

​Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi tahun ini sukses menegaskan satu hal penting: seni dan budaya adalah nyawa dan identitas tak terpisahkan dari Kota Bekasi yang terus melangkah maju.

Mari dukung terus karya seniman lokal dan lestarikan budaya Bekasi! Bagikan artikel ini agar semakin banyak masyarakat yang bangga dengan kekayaan budaya kota kita. Apa harapan Anda untuk seni budaya di Kota Bekasi ke depannya? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6
Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata
Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah
Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!
Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:38 WIB

Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26 WIB

Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata

Sabtu, 25 April 2026 - 15:38 WIB

Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah

Sabtu, 25 April 2026 - 14:55 WIB

Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca