Poin Utama:
- Sebanyak 4.382 jemaah haji asal Kota Bekasi dipastikan telah tiba di Tanah Suci Mekkah dengan kondisi sehat.
- Pemberangkatan dari Embarkasi Asrama Haji Jakarta-Bekasi dibagi ke dalam 12 kloter (9 kloter utuh dan 3 kloter gabungan).
- Kemenhaj Kota Bekasi menerbitkan peringatan cuaca ekstrem di atas 40 derajat celcius dan mengimbau jemaah mengurangi aktivitas di luar ruangan.
- Rentang usia jemaah asal Kota Bekasi pada tahun 2026 mencakup usia termuda 17 tahun hingga usia tertua 94 tahun.
BEKASI – Seluruh jemaah haji asal Kota Bekasi yang berjumlah 4.382 orang dipastikan telah tiba dengan selamat di Tanah Suci Mekkah.
Rangkaian pemberangkatan yang dikelola secara penuh oleh Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Bekasi ini dilakukan secara bertahap melalui Embarkasi Asrama Haji Jakarta-Bekasi yang berlokasi di Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, ribuan tamu Allah tersebut tengah fokus menjaga ritme ibadah dan memulihkan kondisi fisik di tengah cuaca panas ekstrem.
Bagaimana Kondisi Terkini Jemaah Haji Kota Bekasi di Mekkah?
Kondisi kesehatan fisik dan mental seluruh jemaah haji asal Kota Bekasi saat ini terpantau stabil dan aman. Pihak otoritas terus memonitor pergerakan ke-12 kloter keberangkatan di Tanah Suci agar prosesi pra-puncak ibadah berjalan lancar.
”Dengan tahapan prosesi ibadah bagi para jemaah haji tengah melakukan aktivitas ibadah solat wajib di Masjidil Haram dan mempersiapkan fisik mental dan spiritual menjelang puncak Haji Armuzna,” katabKepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bekasi Rian Fauzi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Jumat (22/05/2026).
Rian menjelaskan bahwa total 4.382 jemaah tersebut didistribusikan ke dalam 12 kelompok terbang (kloter).
Secara rinci, terdapat 9 kloter utuh asal warga Kota Bekasi dan 3 kloter sisanya merupakan kloter gabungan antar-wilayah.
Mengapa Kemenhaj Mengeluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem?
Suhu udara di Mekkah yang saat ini menembus angka di atas 40 derajat celcius menjadi perhatian serius bagi penyelenggara haji.
Sengatan panas ekstrem ini sangat berpotensi memicu dehidrasi berat (heatstroke) jika jemaah memaksakan diri beraktivitas di luar agenda wajib.
”Dan tidak diperkenankan melakukan kegiatan diluar hotel ataupun diluar masjidil haram. Serta, para jemaah diharapkan untuk perbanyak waktu istirahat dan melakukan ibadah solat wajib 5 waktu di hotel. Karena cuaca disana cukup panas di atas 40 derajat,” tegas Rian.
Instruksi ketat ini dikeluarkan agar jemaah dapat menyimpan stamina. Energi yang prima sangat krusial saat pelaksanaan wukuf di Arafah, Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina (Armuzna) mendatang.
Berapa Rentang Usia Jemaah Haji Asal Jawa Barat Tahun Ini?
Secara demografis, jemaah haji Kota Bekasi untuk musim haji tahun 2026 memiliki spektrum usia yang sangat lebar. Kemenhaj Kota Bekasi mencatat:
- Jemaah Termuda: Berusia 17 tahun.
- Jemaah Tertua: Berusia 94 tahun.
Sebagai informasi tambahan, tingkat kepadatan pemberangkatan tahun ini cukup tinggi. Embarkasi Asrama Haji Jakarta-Bekasi tercatat melayani total 28 kloter.
Sementara itu, Embarkasi Haji Kertajati di Indramayu menjadi titik tolak bagi 40 kloter lainnya yang berasal dari 27 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat.
Keberhasilan pemberangkatan ribuan jemaah secara sistematis ini membuktikan kesiapan infrastruktur dan manajemen Kemenhaj di tingkat daerah.
Kini, doa warga Kota Bekasi terus mengalir agar para jemaah dapat menunaikan seluruh rukun haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air membawa predikat mabrur.
Punya kerabat atau keluarga yang berangkat haji tahun ini? Bagikan doa dan harapan Anda di kolom komentar, dan pastikan untuk selalu mengikuti update berita pemerintahan dan layanan publik Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














