Tragedi KA Maut: DPR Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun!

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko (tengah, berkemeja cokelat), mengamati peta tata ruang perlintasan sebidang bersama Plh Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe dan Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Susanto di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jumat (22/5/2026).

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko (tengah, berkemeja cokelat), mengamati peta tata ruang perlintasan sebidang bersama Plh Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe dan Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Susanto di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jumat (22/5/2026).

Poin Utama:

  • ​Tragedi tabrakan beruntun KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi pada 27 April 2026 telah menelan 16 korban jiwa.
  • ​Insiden maut bermula dari sebuah taksi yang mengalami kendala di perlintasan sebidang yang memicu gangguan jalur kereta.
  • ​Komisi V DPR RI mendesak percepatan pembangunan flyover dan penataan perlintasan sebidang di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
  • ​Evaluasi sistem persinyalan dan keamanan perlintasan kereta di Jabodetabek didorong menjadi prioritas nasional.

BEKASI – Tragedi maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line jurusan Cikarang pada akhir April lalu menjadi tamparan keras bagi infrastruktur keselamatan transportasi di Kota Bekasi.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko, mendesak pemerintah pusat untuk segera memprioritaskan pembangunan flyover (jalan layang) di kawasan Stasiun Bekasi Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini ditegaskan Sudjatmiko saat meninjau langsung lokasi rawan kecelakaan perlintasan sebidang di Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (22/05/2026).

​Mengapa Pembangunan Flyover di Bekasi Timur Sangat Mendesak?

​Kawasan Bekasi Timur saat ini menghadapi krisis keselamatan lalu lintas di perlintasan sebidang yang kondisinya sudah tidak sebanding dengan tingginya frekuensi perjalanan kereta.

Pembangunan flyover maupun underpass dinilai tidak bisa lagi ditunda guna mencegah kecelakaan fatal terulang kembali di kemudian hari.

​“Kecelakaan beruntun yang diawali insiden taksi Green SM di perlintasan sebidang hingga berujung tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL arah Cikarang menunjukkan bahwa kawasan Bekasi membutuhkan rekayasa transportasi yang lebih modern dan aman. Pembangunan flyover tidak bisa lagi ditunda,” tegas Sudjatmiko kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat melakukan kunjungan kerja di Stasiun Bekasi Timur, Jumat (22/05/2026).

​Bagaimana Kronologi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi?

​Insiden mematikan tersebut berawal dari sebuah kendaraan taksi yang mengalami gangguan persis di jalur perlintasan sebidang dekat Bekasi Timur.

Gangguan ini berujung pada terhentinya laju KRL Commuter Line jurusan Cikarang yang tengah beroperasi.

​Dalam kondisi jalur yang terblokir dan sistem persinyalan yang diduga belum terespons dengan sempurna, laju KRL yang berhenti darurat tersebut kemudian ditabrak dari arah belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi. Dampak dari tragedi ini sangat mengerikan.

​Berdasarkan data evakuasi lapangan yang dihimpun oleh tim gabungan Basarnas, BPBD Pemkot Bekasi, dan kepolisian:

  • 16 orang korban jiwa dinyatakan meninggal dunia.
  • ​Puluhan penumpang dari kedua moda transportasi mengalami luka berat dan ringan.
  • ​Perjalanan kereta api lintas Bekasi–Cikarang lumpuh total berjam-jam selama proses evakuasi yang dramatis.

​Apa Langkah Komisi V DPR RI Menyikapi Tragedi Kereta di Bekasi?

​Komisi V DPR RI berkomitmen penuh untuk mengawal ketat alokasi anggaran pembangunan infrastruktur keselamatan transportasi di wilayah aglomerasi seperti Bekasi.

Evaluasi menyeluruh terhadap sistem persinyalan, koordinasi pengamanan rel, serta eliminasi perlintasan sebidang akan didorong menjadi agenda prioritas nasional.

​“Kita tidak boleh menunggu jatuh korban berikutnya. Bekasi adalah salah satu simpul transportasi tersibuk di Jabodetabek. Infrastruktur keselamatan harus menjadi prioritas utama negara,” urai Sudjatmiko.

​Sudjatmiko juga memberikan apresiasi tinggi atas kerja cepat jajaran Basarnas, BPBD, kepolisian, dan tenaga kesehatan dari jajaran Pemkot Bekasi yang berhasil melakukan evakuasi korban secara responsif di tengah situasi krisis.

Ia menegaskan, modernisasi transportasi negara harus menempatkan jaminan keselamatan nyawa masyarakat di atas segalanya, bukan sekadar adu kecepatan armada.

​Tragedi maut di perlintasan sebidang Bekasi ini menjadi alarm peringatan paling tajam bahwa infrastruktur keselamatan lalu lintas belum sepenuhnya mampu mengimbangi pesatnya laju mobilitas warga. Negara dituntut hadir memberikan solusi riil sebelum nyawa kembali melayang secara sia-sia di atas rel besi.

Bagaimana pendapat Anda tentang kondisi keamanan perlintasan kereta di Kota Bekasi saat ini? Bagikan artikel ini agar menjadi perhatian pemerintah dan tinggalkan komentar Anda! Baca terus update berita seputar kebijakan dan dinamika di Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRDSU Tabrak Aturan, Aksi Walk Out Menantu Jokowi Dikritik Tajam
Raih WTP BPK, Pemkot Bekasi Malah Catat 20 Temuan Kebocoran PAD!
Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri
Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan
Target PAD 2025 Meleset! Banggar DPRD Kota Bekasi Desak Pemkot Benahi Bapenda dan Evaluasi APBD
DPRD Kota Bekasi Usulkan Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual
BK Soroti Absennya Tiga Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi saat Rapat Paripurna
Sikap ‘Baper’ Gubsu Bobby Nasution Tinggalkan Paripurna Dinilai Lecehkan Rakyat Sumut
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:09 WIB

DPRDSU Tabrak Aturan, Aksi Walk Out Menantu Jokowi Dikritik Tajam

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:20 WIB

Raih WTP BPK, Pemkot Bekasi Malah Catat 20 Temuan Kebocoran PAD!

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:10 WIB

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:40 WIB

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Target PAD 2025 Meleset! Banggar DPRD Kota Bekasi Desak Pemkot Benahi Bapenda dan Evaluasi APBD

Berita Terbaru

Ilustrasi kritik tajam Sutrisno Pangaribuan atas aksi walk out Menantu Jokowi dalam Sidang Paripurna DPRDSU.

Parlementaria

DPRDSU Tabrak Aturan, Aksi Walk Out Menantu Jokowi Dikritik Tajam

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:09 WIB

Infografis badai PHK di Kota Bekasi.

Bekasi

Lonjakan PHK di Kota Bekasi Capai 773 Kasus, Ini Pemicunya

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:48 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno, Tersangka kasus pengeroyokan ini menjadi sorotan tajam publik lantaran tidak mengenakan rompi tahanan dan kedua tangannya tidak diborgol.

Bekasi

Ditahan Kejari, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Bebas Borgol

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:10 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x