Poin Utama:
- Lokasi Terdampak: Seluruh pelanggan di wilayah layanan Kantor Cabang Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
- Penyebab: Debit air baku di instalasi pengolahan mengalami penyusutan signifikan (surut).
- Waktu Kejadian: Gangguan mulai dirasakan pelanggan pada Jumat (30/01/2026) siang.
- Wilayah Lain: Gangguan serupa sebelumnya terjadi di wilayah layanan Cabang Pembantu Kedungwaringin.
Manajemen Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Tarumajaya mengumumkan penghentian sementara distribusi air bersih kepada seluruh pelanggan di wilayah tersebut, Jumat (30/01/2026).
Gangguan pelayanan ini terjadi akibat kondisi alam, yakni surutnya debit air baku yang mengakibatkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) tidak dapat beroperasi secara maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Penyebab Matinya Air di Tarumajaya Hari Ini?
Penyebab utama terhentinya aliran air adalah penurunan debit air baku secara drastis yang menjadi sumber olahan utama PDAM.
Kondisi ini memaksa manajemen untuk menghentikan produksi sementara waktu guna mencegah kerusakan pada mesin pompa dan menjaga kualitas sisa produksi.
”Kami informasikan terjadi gangguan distribusi air bersih kepada pelanggan tadi siang,” kata Kasubag Humas Perumda Tirta Bhagasasi Hasan Basri kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Jumat (30/01/2026).
Hasan menegaskan bahwa tim teknis di lapangan terus memantau pergerakan debit air baku. Pihaknya berharap kondisi air baku segera normal agar proses produksi dan distribusi ke rumah-rumah warga dapat kembali berjalan lancar.
Wilayah Mana Saja yang Mengalami Gangguan?
Dampak penyusutan air baku ini dirasakan secara menyeluruh di wilayah utara Kabupaten Bekasi. Kasi Teknik Kantor Cabang Tarumajaya, Hermanteb, menjelaskan bahwa gangguan ini tidak bersifat parsial, melainkan berdampak pada seluruh cakupan layanan cabang tersebut.
”Gangguan pelayanan air bersih dikarenakan air baku surut,” ungkapnya singkat saat dikonfirmasi mengenai detail teknis di lapangan.
Kondisi serupa ternyata tidak hanya melanda Tarumajaya. Sehari sebelumnya, Kamis (29/01/2026), gangguan distribusi akibat air baku surut juga dilaporkan terjadi di wilayah layanan Kantor Cabang Pembantu Kedungwaringin. Hal ini mengindikasikan adanya penurunan debit air yang cukup masif di beberapa titik sungai yang menjadi sumber air baku Pemkab Bekasi.
Kapan Air Akan Mengalir Kembali?
Hingga berita ini diturunkan, pihak Perumda Tirta Bhagasasi belum dapat memastikan jam pasti air akan mengalir kembali karena sangat bergantung pada kondisi alam (debit air sungai). Namun, manajemen memastikan akan segera melakukan normalisasi aliran begitu debit air baku mencukupi ambang batas produksi.
Atas gangguan layanan publik yang tidak terhindarkan ini, jajaran manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
”Seluruh jajaran manajemen memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan,” tambah pernyataan resmi tersebut.
Masyarakat diimbau untuk menghemat cadangan air yang masih tersedia hingga distribusi kembali normal. Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau layanan darurat air bersih, dapat memantau kanal informasi resmi Perumda Tirta Bhagasasi.
Punya keluhan layanan publik di sekitar Anda? Laporkan kepada Redaksi RakyatBekasi.Com untuk kami suarakan.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































