Anjloknya PAD Tahun 2024, Wali Kota Bekasi Terpilih Diminta Evaluasi Bapenda

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

ilustrasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi tahun 2024 mengalami penurunan signifikan dan hanya tercapai sekitar 74 persen.

Pada tahun 2023, PAD mencapai lebih dari Rp 2,7 triliun, namun pada tahun 2024 menurun menjadi lebih dari Rp 2,6 triliun atau ada penurunan sekitar Rp 80 miliar.

Penurunan ini disebabkan oleh turunnya Pajak Daerah di tahun 2024, dari sekitar Rp 2,1 triliun pada tahun 2023 hanya tercapai Rp 2 triliun pada tahun 2024, atau berkurang sekitar Rp 94 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari capaian PAD yang menurun tersebut menunjukkan bahwa Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi tidak mampu bekerja sesuai dengan target yang diberikan.

Menanggapi hal itu, Nicodemus Godjang, Ketua Tim Pemenangan Internal PDI Perjuangan Kota Bekasi pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe, mengatakan bahwa kompetensi pejabat Bapenda Kota Bekasi jauh dari harapan.

“Ini bukti bahwa mutasi dan rotasi pejabat, khususnya di Bapenda yang dilakukan Pj Wali Kota Bekasi itu asal-asalan. Tidak sesuai kompetensi. Hasilnya terbukti, PAD kita anjlok,” ketus Nico sapaan akrabnya.

Sejak awal, lanjut Nico, pihaknya sudah memprediksi bahwa mutasi yang dilakukan Pj Wali Kota sangat politis dan tidak sesuai dengan kemampuan pejabatnya.

“Ya, hasilnya kan kita lihat sendiri. Orang-orang yang punya kompetensi justru digeser, diganti oleh pejabat yang tidak punya kemampuan,” tegasnya.

Nico pun menegaskan bahwa penurunan PAD tersebut memiliki pengaruh besar bagi kelangsungan roda pemerintahan.

Apalagi, sekitar 8.000 Tenaga Kerja Kontrak (TKK) sudah terangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan demikian, beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semakin besar.

“Jadi, pengaruhnya sangat besar. Kepala daerah terpilih harus bekerja keras. Efisiensi anggaran tentunya harus dilakukan, jika tidak, bisa-bisa defisit. Dan ini menjadi kerugian buat warga masyarakat Kota Bekasi. Dan dengan turunnya capaian PAD juga, tentunya berdampak bagi tunjangan PPPK,” ungkapnya.

Untuk itu, Nico meminta agar Wali Kota terpilih segera melakukan evaluasi, khususnya di OPD Bapenda. “Pak Tri harus evaluasi total. Jika tidak, yang rugi masyarakat,” katanya sembari menegaskan bahwa di banyak OPD juga penempatan eselon II dan III tidak sesuai dengan kompetensinya.

“Evaluasi total. OPD yang tidak mencapai target dan tidak sesuai kompetensi harus dirombak,” tutupnya.

Dengan anjloknya PAD Kota Bekasi, diharapkan pemerintah kota dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan pendapatan daerah serta memastikan bahwa penempatan pejabat dilakukan sesuai dengan kompetensinya untuk mengoptimalkan kinerja pemerintahan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:38 WIB

Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027

Berita Terbaru

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x