Poin Utama:
- Rencana Sidak: Pemkot Bekasi akan menggelar inspeksi mendadak ke pasar tradisional untuk memantau harga jelang Natal dan Tahun Baru 2026.
- Koordinasi Pusat: Langkah teknis masih menunggu arahan dan kebijakan lanjutan dari Pemerintah Pusat.
- Upaya Sebelumnya: Operasi Pasar Murah telah rampung dilaksanakan di 12 kecamatan se-Kota Bekasi pada 20 November lalu.
- Fokus Utama: Menjamin ketersediaan stok barang untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
BEKASI SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah mempersiapkan langkah strategis berupa inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di wilayah Kota Bekasi guna mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Rencana ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, pada Selasa (02/12/2025), sebagai upaya menjamin stabilitas ekonomi masyarakat di akhir tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Langkah Konkret Pemkot Bekasi Hadapi Nataru?
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang menyusun jadwal sidak pasar sembari menunggu instruksi teknis dari Pemerintah Pusat.
Koordinasi antara daerah dan pusat dinilai krusial agar langkah penanganan inflasi dan lonjakan harga dapat berjalan selaras.
”Saya baru mau dirapatkan. Nanti apa langkah-langkah, ajuan yang harus dilakukan oleh Pusat terhadap Daerah, perintahnya apa, baru nanti kita bisa menyesuaikan,” ujar Tri Adhianto dalam keterangannya di Bekasi Selatan.
Bagaimana Strategi Menjaga Stabilitas Harga Pangan?
Menurut Tri Adhianto, kunci utama dalam menekan kenaikan harga adalah memastikan ketersediaan pasokan barang di pasar.
Ia menegaskan bahwa sidak pasar nantinya tidak hanya memantau harga, tetapi juga mengecek kelancaran distribusi dan stok komoditas pangan.
”Karena ini persoalannya terkait dengan bagaimana ketersediaannya. Pada saat barang itu tersedia, ya harganya juga mungkin akan bisa stabil,” tuturnya.
Dengan menjamin rantai pasok yang lancar, Pemkot Bekasi optimis gejolak harga yang kerap terjadi di momentum hari besar keagamaan dapat diredam.
Kapan Upaya Pengendalian Harga Dimulai?
Sebelum rencana sidak ini digulirkan, Pemkot Bekasi sebenarnya telah melakukan langkah preventif melalui kegiatan Operasi Pasar Murah.
Kegiatan ini menyasar langsung ke basis kewilayahan untuk membantu daya beli masyarakat sebelum memasuki bulan Desember.
”Pemerintah Kota Bekasi pada bulan lalu baru saja menyelenggarakan kegiatan Operasi Pasar Murah yang terlaksana di seluruh wilayah. Bagaimana Operasi Pasar yang dilakukan di hampir 12 kecamatan, baru berakhir pada tanggal 20 November lalu,” jelas Tri.
Data Pendukung:
- Lokasi Operasi Pasar: Tersebar di 12 Kecamatan se-Kota Bekasi.
- Waktu Pelaksanaan: Berakhir pada 20 November 2025.
- Tujuan: Menekan potensi lonjakan harga sebelum memasuki periode puncak Nataru.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying (belanja berlebihan) karena Pemkot Bekasi berkomitmen menjaga ketersediaan stok pangan hingga pergantian tahun.
Pantau terus update harga kebutuhan pokok di pasar-pasar Kota Bekasi melalui laman resmi Pemkot Bekasi atau ikuti beritanya hanya di rakyatbekasi.com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































