Poin Utama:
- Status Terkini: Banjir di sebagian besar wilayah Kota Bekasi berangsur surut pada Jumat (30/01/2026), meski genangan masih tersisa di Kayuringin Jaya.
- Ketinggian Air: Genangan bervariasi antara 30 cm hingga 70 cm di titik-titik tertentu seperti Jl. Guntur Raya dan Jl. Telaga Bodas Raya.
- Penyebab: Hujan deras sejak Rabu (28/01) dan kiriman air dari hulu (Bogor) menyebabkan Kali Bekasi sempat mencapai level 505 cm.
- Layanan Darurat: Warga diminta waspada hujan susulan dan menghubungi Call Center 112 jika membutuhkan evakuasi.
BEKASI SELATAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi melaporkan bahwa kondisi banjir di sejumlah wilayah Kota Bekasi mulai berangsur surut pada Jumat (30/01/2026).
Kendati demikian, petugas di lapangan mencatat masih terdapat genangan air yang cukup signifikan di beberapa titik, khususnya di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, akibat intensitas hujan tinggi dan kiriman air dari hulu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wilayah Mana Saja yang Masih Tergenang Banjir?
Berdasarkan pemantauan terakhir, wilayah yang masih mengalami genangan air terkonsentrasi di Kecamatan Bekasi Selatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Bekasi, Iman Setia Gunawan, mengonfirmasi bahwa meskipun tren air menurun, beberapa perumahan masih terendam.
”Meskipun berdasarkan laporan, masih ada beberapa wilayah yang terjadi genangan air seperti di wilayah Ceves, Komplek Keuangan, Adhyaksa, hingga Perumahan Dua Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan,” kata Iman Setia Gunawan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Jumat (30/01/2026).
Secara spesifik, genangan air tersebut melanda wilayah RW 15 hingga RW 18 di kelurahan tersebut. Selain itu, per pukul 09.18 WIB, laporan masuk mencatat genangan kembali terjadi di dua titik jalan utama perumahan:
- RW 19, Jalan Guntur Raya.
- RW 14, Jalan Telaga Bodas Raya.
Berapa Ketinggian Air di Lokasi Terdampak?
Variasi ketinggian air di wilayah yang belum sepenuhnya surut masih cukup tinggi dan menghambat aktivitas warga. Iman merinci data ketinggian air sebagai berikut:
- Wilayah Umum (Ceves, Adhyaksa, dll): Berkisar antara 30 cm hingga 70 cm.
- Jalan Guntur Raya & Telaga Bodas Raya: Berkisar antara 40 cm hingga 60 cm.
Bagaimana Kondisi Tinggi Muka Air (TMA) Kali Bekasi?
Debit air di Kali Bekasi menjadi faktor krusial dalam lambatnya air surut di beberapa titik. Iman menjelaskan bahwa pada Jumat pagi, Tinggi Muka Air (TMA) Kali Bekasi sempat menyentuh angka kritis.
”Ketinggian muka air pada Kali Bekasi sempat mencapai Top Level 505 cm pada Jumat pagi tadi, akan tetapi mulai mengalami penurunan secara bertahap,” jelasnya.
Penurunan TMA ini diharapkan dapat mempercepat proses surutnya air di sistem drainase warga yang bermuara ke sungai besar.
Wilayah Mana Saja yang Sempat Terdampak Sebelumnya?
Sebelum berangsur surut hari ini, banjir sempat meluas ke 7 wilayah dari 15 titik pantau di Kota Bekasi akibat hujan deras sejak Rabu (28/01/2026). Wilayah yang terdampak meliputi:
- Kecamatan Pondokgede
- Kecamatan Rawalumbu
- Kecamatan Jatiasih
- Kecamatan Bekasi Utara
- Kecamatan Bekasi Barat
- Kecamatan Bekasi Timur
- Kecamatan Bekasi Selatan
Titik terparah sebelumnya tercatat berada di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, dengan ketinggian air mencapai 150 cm.
Apa Langkah Penanganan dari Pemkot Bekasi?
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui BPBD telah mengerahkan sumber daya penuh untuk penanganan pascabencana. Langkah-langkah taktis yang sedang berjalan meliputi:
- Pengoperasian Pompa Air: Mempercepat pembuangan air dari area cekungan ke saluran pembuangan utama.
- Distribusi Logistik: Mengirimkan bantuan permakanan dan kebutuhan dasar bagi warga yang masih bertahan di rumah.
- Sistem Peringatan Dini: Memantau cuaca dan TMA sungai secara real-time.
Iman menghimbau masyarakat untuk tetap adaptif terhadap perubahan cuaca yang dinamis dan mewaspadai potensi hujan susulan yang lazim terjadi di awal tahun. Kesiapsiagaan warga sangat diperlukan untuk meminimalisir risiko.
Bagi warga Kota Bekasi yang membutuhkan pertolongan darurat, evakuasi, atau ingin melaporkan kondisi terkini di lingkungannya, dapat segera menghubungi layanan Call Center 112 yang siaga 24 jam.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








































