Disdamkarmat Kota Bekasi Imbau Warga Waspadai Risiko Kebakaran selama Nataru 2026

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poin Utama:

  • Penyebab Utama: 68% kasus kebakaran sepanjang 2025 disebabkan oleh korsleting listrik.
  • Risiko Tertinggi: Rumah kosong yang ditinggal penghuninya berlibur tanpa mematikan aliran listrik elektronik.
  • Himbauan Teknis: Cabut steker, periksa regulator gas, dan ganti kabel yang sudah aus.
  • Kontak Darurat: Layanan 112 (Bebas Pulsa) atau (021) 88957805.

KOTA BEKASI – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Himbauan ini ditekankan seiring dengan tingginya mobilitas warga yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, yang kerap menjadi pemicu insiden tak terduga.

​Mengapa Risiko Kebakaran Meningkat Saat Nataru?

​Berdasarkan data dan evaluasi tahunan, momen libur panjang sering kali berbanding lurus dengan peningkatan risiko kebakaran di area pemukiman. Faktor utamanya adalah kelalaian pemilik rumah dalam memastikan keamanan instalasi listrik sebelum bepergian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Apabila masyarakat hendak berpergian, agar mencabut peralatan kelistrikan rumah. Agar tidak terjadi kebakaran, ketika rumah sedang ditinggalkan,” kata Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Abi Hurairah, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan resminya, Jumat (26/12/2025).

​Abi menegaskan bahwa rumah yang ditinggal dalam waktu lama tanpa pengawasan sangat rentan mengalami hubungan arus pendek, terutama jika peralatan elektronik masih tersambung ke stopkontak.

​Seberapa Besar Bahaya Korsleting Listrik di Kota Bekasi?

​Disdamkarmat Kota Bekasi mencatat statistik yang cukup mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025. Mayoritas insiden kebakaran di wilayah Kota Bekasi tidak disebabkan oleh api terbuka (seperti pembakaran sampah), melainkan masalah kelistrikan.

​Data menunjukkan bahwa korsleting listrik menyumbang sekitar 68% dari total kasus kebakaran yang terjadi. Hal ini menjadi dasar kuat bagi Pemkot Bekasi melalui Disdamkarmat untuk meminta warga lebih teliti.

​”Himbauan kepada masyarakat terkait dengan masalah listrik, kompor, dan lain sebagainya. Saya kira itu yang sudah harus lebih dioptimalkan dan diwaspadai pada momentum Libur Akhir Tahun,” tambahnya.

​Apa Saja Langkah Pencegahan Teknis yang Harus Dilakukan?

​Selain mencabut steker, Disdamkarmat juga menyoroti pentingnya kualitas infrastruktur kelistrikan di rumah warga. Melalui sosialisasi di berbagai kanal media sosial, warga diminta untuk memeriksa kondisi fisik kabel.

​Berikut adalah langkah teknis yang disarankan:

  • Periksa Kualitas Kabel: Hindari penggunaan kabel yang tidak sesuai standar (SNI) atau kabel yang kulitnya sudah terkelupas (aus).
  • Cek Rutin Instalasi: Lakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dengan bantuan teknisi ahli untuk mendeteksi kebocoran arus.
  • Matikan Lampu: Pastikan mematikan lampu yang tidak perlu sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama untuk mengurangi beban panas.

​Kewaspadaan dini adalah kunci untuk mencegah kerugian materi dan korban jiwa. Disdamkarmat Kota Bekasi memastikan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam untuk melayani masyarakat.

Layanan Darurat Kebakaran & Penyelamatan:

Jika terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya di lingkungan Anda, segera hubungi:

  • Call Center: 112 (Layanan Patriot Siaga – Bebas Pulsa)
  • Markas Komando: (021) 88957805


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi
Detiya Agus Sandi Bidik Kursi Ketua Karang Taruna Rawalumbu, Bawa Visi Besar Berdayakan Pemuda Bekasi
Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?
Kejagung RI Sita Dokumen Dividen Korupsi KSO PT Migas, Kepala Bapenda Kota Bekasi Bilang Begini
Tanggul Masih Bolong-Bolong, Pemkot Bekasi Kebut Usulan Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi ke Pusat di 2027
Ancaman Banjir Mengintai, Pemkot Bekasi Kebut Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi dan Minta Intervensi Pusat
Babak Baru Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi dan Foster Oil
4 Calon Sekda Kota Bekasi Lolos Seleksi, Tri Adhianto Patok Syarat Wajib ‘Panglima ASN’
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 00:53 WIB

Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi

Jumat, 18 September 2026 - 00:43 WIB

Detiya Agus Sandi Bidik Kursi Ketua Karang Taruna Rawalumbu, Bawa Visi Besar Berdayakan Pemuda Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIB

Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?

Kamis, 17 September 2026 - 19:56 WIB

Kejagung RI Sita Dokumen Dividen Korupsi KSO PT Migas, Kepala Bapenda Kota Bekasi Bilang Begini

Kamis, 17 September 2026 - 19:00 WIB

Ancaman Banjir Mengintai, Pemkot Bekasi Kebut Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi dan Minta Intervensi Pusat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x