Era Post-Truth: Mengungkap Fenomena Narasi Viral di Tengah Banjir Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan banjir di Kota Bekasi via udara, Selasa (04/03/2025).

Penampakan banjir di Kota Bekasi via udara, Selasa (04/03/2025).

Di era media sosial, kita kerap mendengar istilah “post-truth” atau “pasca kebenaran.” Menurut kamus Oxford, “post-truth” adalah kata sifat yang menggambarkan keadaan di mana fakta objektif memiliki pengaruh yang lebih kecil dalam membentuk opini publik dibandingkan dengan daya tarik emosional dan kepercayaan pribadi.

Di era post-truth ini, fakta-fakta objektif kurang berpengaruh dalam pembentukan opini publik dibandingkan emosi dan keyakinan pribadi.

Orang tidak lagi mencari kebenaran dan fakta, melainkan afirmasi, konfirmasi, dan dukungan atas keyakinan yang dimilikinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dahlan Iskan menyebut era ini sebagai era “kebenaran baru,” yaitu kebenaran yang berbeda dengan kebenaran yang sesungguhnya. Fakta sudah tidak lagi merupakan bagian dari kebenaran.

Menurut Dahlan, di era ini, persepsi menjadi dasar kebenaran. Persepsi ini dibentuk bukan oleh fakta, melainkan oleh framing.

Di tengah banjir besar yang melanda Kota Bekasi, kita dihadapkan pada fenomena viral yang menghebohkan. Hampir semua media mainstream memuatnya menjadi berita.

Bahkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming turut merespons melalui akun Instagramnya, dan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, memberikan teguran terbuka melalui media.

Video yang menunjukkan Ibu Walikota Bekasi, Wiwiek Hargono, menginap di hotel berbintang karena rumahnya terkena banjir menjadi viral di mana-mana.

https://vt.tiktok.com/ZSM9NyV41

Sebagai warga Kota Bekasi, saya berani mengatakan bahwa narasi yang diviralkan tersebut tidak tepat.

Bu Wiwiek, selaku Ketua Penggerak PKK Kota Bekasi, telah bergerak sejak pagi ke hampir semua titik banjir.

Ia mendistribusikan bantuan dan mendirikan dapur umum bersama Dinas Sosial Kota Bekasi.

Video yang dibuat itu diambil ketika Bu Wiwiek sudah seharian berada di tengah masyarakat.

Kegiatan penanggulangan bencana sangat melelahkan karena begitu banyak masalah dan orang yang harus ditolong.

Malam itu, beliau sedang membersihkan diri di hotel yang berada di pusat kota. Di pelataran lobi hotel itulah seseorang merekam video yang menjadi viral.

Saya tidak sedang membela Bu Wiwiek, namun narasi masif yang beredar rasanya tidak fair.

Secara kasat mata, penanggulangan banjir dan pasca banjir di Kota Bekasi masih lebih baik dibandingkan dengan daerah lain di Jabodetabek. Silakan cek ke Kabupaten Bekasi, Bogor, bahkan Jakarta.

Di Kota Bekasi, semua stakeholder dari TNI, Polri, Damkar, kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, dan semua elemen masyarakat bersatu padu siang dan malam, bergerak menolong korban banjir.

Hal ini tidak akan terjadi tanpa kepemimpinan yang solid dan baik.

Kerja keras semua stakeholder tersebut jauh lebih berharga daripada kita meributkan hasil video dari seseorang yang ingin mendapatkan validasi pengakuan sosial bahwa dirinya dekat dengan orang-orang penting di Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Yeksa Sarkeh Candra (YSC)

Editor : Bung Ewox

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal
Fabel Syahrul E Dasopang: Sindir Keras Negara dan Oligarki
Hari Kesaktian 7 Oktober 2023: Tonggak Kebangunan Global Islam Saat Ini
Awas! Ketidakpastian Hukum Jadi Tameng Abadi Para Oligarki
Arab Saudi Serang Houthi, Monarki Teluk Terancam Runtuh?
Geopolitik Iran vs RI: Kuasai Hormuz, Lepas Selat Malaka?
Kritik Tajam Syahrul E Dasopang: Nasib Indonesia Tergantung Kualitas Umat Islam
​Refleksi 81 Tahun Republik Indonesia: Menakar Arti Merdeka di Era Modern
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:02 WIB

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:40 WIB

Fabel Syahrul E Dasopang: Sindir Keras Negara dan Oligarki

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:42 WIB

Hari Kesaktian 7 Oktober 2023: Tonggak Kebangunan Global Islam Saat Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Awas! Ketidakpastian Hukum Jadi Tameng Abadi Para Oligarki

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:22 WIB

Arab Saudi Serang Houthi, Monarki Teluk Terancam Runtuh?

Berita Terbaru

Infografis.

Opini

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Jul 2026 - 04:02 WIB

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x