Calon Direktur Utama PT Mitra Patriot, yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Kota Bekasi, Hasan Muhtar, mengusung visi pembaruan manajemen menyeluruh yang berfokus pada akuntabilitas, efisiensi, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Hasan Muhtar Siap Benahi Manajemen BUMD Bekasi lewat Strategi C.E.P dan Digitalisasi
Mengusung slogan baru “Mitra Patriot – Bekasi Punya,” Hasan menekankan pentingnya pengelolaan profesional yang menjadikan masyarakat sebagai pemilik sah perusahaan daerah ini.
“Kami ingin warga Bekasi tidak sekadar tahu, tapi benar-benar merasa memiliki BUMD ini. Ini aset mereka, harus dikelola dengan bersih dan profesional,” ujarnya kepada rakyatbekasi.com dalam keterangan resminya, Selasa (23/06/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Guna mewujudkan visi tersebut, Hasan memperkenalkan strategi manajerial bertajuk C.E.P (Clean, Efektif, Profit) yang akan ditopang oleh digitalisasi penuh di semua aspek operasional.
Digitalisasi Sistem Operasional untuk Minimalisasi Risiko dan Penyimpangan
Hasan menjelaskan bahwa seluruh sistem keuangan dan operasional PT Mitra Patriot akan beralih ke platform digital, mulai dari pelaporan transaksi hingga manajemen proyek.
“Mulai dari sistem keuangan hingga operasional bisnis akan berbasis aplikasi untuk meminimalisasi penyimpangan. Ini adalah langkah konkret menuju transparansi dan kontrol internal yang lebih baik,” ungkapnya.
Transformasi digital ini juga diyakini dapat meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan, penghematan biaya, dan memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.
Optimalisasi Aset Daerah untuk UMKM, Wisata, dan Pendapatan Daerah
Salah satu fokus utama program Hasan adalah optimalisasi aset milik daerah yang selama ini mangkrak atau tidak termanfaatkan secara maksimal.
“Kita akan ubah lahan dan fasilitas menganggur menjadi kawasan komersial dan kuliner yang mendukung pertumbuhan UMKM serta menciptakan destinasi wisata baru di Kota Bekasi,” jelasnya.
Langkah ini dinilai strategis dalam mendongkrak pendapatan daerah tanpa bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD).
Smart Parking dan Skema KSO: Solusi Inovatif di Transportasi dan Konstruksi
Di bidang transportasi, Hasan berencana memperluas penerapan smart parking di seluruh 12 kecamatan di Kota Bekasi. Proyek ini akan dijalankan dengan pendekatan sistematis dan berbasis teknologi sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Sementara itu, untuk sektor konstruksi, ia menegaskan bahwa program-program PT Mitra Patriot tidak akan membebani APBD.
“Kami bentuk tim profesional dan menggandeng swasta melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) yang transparan dan saling menguntungkan,” tandas Hasan.
BUMD Siap Suplai Bahan Pokok Melalui Jaringan Agen di 56 Kelurahan
Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan program nasional stabilisasi harga, PT Mitra Patriot juga akan terjun ke sektor retail bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir.
“Kami siap menyuplai kebutuhan warga melalui jaringan agen di 56 kelurahan. Ini bagian dari upaya kami menjaga harga tetap terjangkau di tingkat lokal,” ucap Hasan.
Menuju Model BUMD Efisien dan Pro-Rakyat
Transformasi PT Mitra Patriot dinilai sebagai bagian dari komitmen serius Pemerintah Kota Bekasi dalam memberdayakan aset daerah secara produktif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Jika berhasil, langkah ini diyakini dapat menjadi role model nasional dalam pengelolaan BUMD yang efisien, transparan, dan memberikan dampak langsung kepada warga.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









































