Ingin Tipping Fee TPST Bantargebang Maksimal? Dedi Mulyadi Wajibkan Truk Sampah DKI Ditimbang Dulu!

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa perayaan Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi pada Selasa (10/03/2026).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa perayaan Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi pada Selasa (10/03/2026).

Poin Utama:

  • Fokus Kebijakan: Optimalisasi pendapatan tipping fee sampah DKI Jakarta menggunakan jembatan timbang (weighbridge).
  • Lokasi Target: Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.
  • Momen Pengumuman: Sidang Istimewa DPRD perayaan HUT ke-29 Kota Bekasi, Selasa (10/03/2026).
  • Proyeksi Ke Depan: Pembangunan Pembangkit Sumber Energi Listrik (PSEL) oleh Danantara sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) pengolahan sampah.

BEKASI — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti sistem pengelolaan sampah dan penerimaan daerah dari sektor tersebut di Kota Bekasi. Ia mengusulkan agar setiap armada truk sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang diwajibkan melewati jembatan timbang (weighbridge).

​Langkah strategis ini digagas agar Pemerintah Kota Bekasi mendapatkan penyesuaian biaya layanan pengolahan sampah (tipping fee) yang jauh lebih akurat dan menguntungkan. Mengingat ribuan ton sampah dari ibu kota masuk setiap harinya, alat pengukur kendaraan berat ini dinilai sangat krusial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Jembatan Timbang untuk Akurasi Volume Sampah

​Gagasan ini disampaikan langsung oleh pria yang akrab disapa KDM itu saat menghadiri Sidang Istimewa perayaan Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi pada Selasa (10/03/2026). Ia bahkan siap memfasilitasi kebutuhan alat tersebut demi kepentingan warga Bekasi.

​“Semoga pendapatan dari sewa lahan, bayar retribusi atau istilahnya tipping fee kepada Pemkot Bekasi makin besar. Kepala Dishub saya tadi malam sudah mengobrol, Pak Wali Kota Bekasi pinjam jembatan timbang. Saya berikan. Kenapa? Nanti truk sampah yang lewat ditimbang dulu muatannya,” ungkap Dedi Mulyadi di hadapan para anggota dewan.

​Pendapatan Daerah Berdasarkan Angka Real

​Kewajiban penimbangan ini diharapkan dapat membuat tarif tipping fee menjadi lebih proporsional. Dengan basis data tonase yang presisi, Pemerintah Kota Bekasi dapat mengajukan penambahan retribusi yang sah kepada Pemprov DKI Jakarta.

​Menurut Dedi, potensi ini harus dimaksimalkan mengingat beban lingkungan yang ditanggung oleh Kota Bekasi.

​“Jadi dihitungnya berdasarkan angka yang real. Kalau di tempat lain menjual batu atau menjual pasir untuk PAD, Kota Bekasi pendapatannya tinggi dari menerima sampah,” sambungnya.

​Proyek PSEL Danantara Jadi Solusi Jangka Panjang

​Selain fokus pada peningkatan potensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Dedi Mulyadi juga menyinggung masalah mendasar mengenai penumpukan sampah yang selama ini membayangi kelestarian lingkungan di sekitar Bantargebang.

​Ia memastikan bahwa penanganan sampah di Kota Bekasi akan mendapat perhatian khusus dari pusat dan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemerintah pusat melalui instansi Danantara direncanakan akan segera membangun Pembangkit Sumber Energi Listrik (PSEL) berbasis sampah.

​Fasilitas berteknologi tinggi ini diproyeksikan mampu mereduksi volume tumpukan sampah secara signifikan, sekaligus mengubahnya menjadi energi listrik yang bermanfaat.

​“Semoga ke depan tidak ada lagi sampah yang bertumpuk. Karena Kota Bekasi termasuk salah satu kota yang nanti akan dibangun pembangkit listrik tenaga sampah oleh Danantara,” tutup KDM penuh optimisme.

Bagaimana Pendapat Anda?

Apakah langkah menimbang truk sampah DKI Jakarta ini merupakan solusi yang adil untuk meningkatkan PAD Kota Bekasi dari sektor tipping fee Bantargebang? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar dan share berita ini untuk terus mengawal kebijakan pengolahan sampah di kota kita!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebut Proyek Pembangunan Sekolah, Realisasi Fisik Disperkimtan Kota Bekasi Capai 60%
Lonjakan PHK di Kota Bekasi Capai 773 Kasus, Ini Pemicunya
Ditahan Kejari, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Bebas Borgol
Badai PHK Hantam Kota Bekasi, 773 Pekerja Terdampak di 2026
Siapa Pilihan Wali Kota Bekasi untuk 3 Kursi Eselon II?
Hasil Uji Lab Keluar: Kali Bekasi Sah Tercemar Berat dari Hulu Bogor
Rapor Merah CKG: 3.334 Warga Kota Bekasi Tercatat Perokok Aktif
AkustikMU: Strategi Dakwah Kultural Muhammadiyah Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:43 WIB

Kebut Proyek Pembangunan Sekolah, Realisasi Fisik Disperkimtan Kota Bekasi Capai 60%

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:48 WIB

Lonjakan PHK di Kota Bekasi Capai 773 Kasus, Ini Pemicunya

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:10 WIB

Ditahan Kejari, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Bebas Borgol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:23 WIB

Badai PHK Hantam Kota Bekasi, 773 Pekerja Terdampak di 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:01 WIB

Siapa Pilihan Wali Kota Bekasi untuk 3 Kursi Eselon II?

Berita Terbaru

Infografis badai PHK di Kota Bekasi.

Bekasi

Lonjakan PHK di Kota Bekasi Capai 773 Kasus, Ini Pemicunya

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:48 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno, Tersangka kasus pengeroyokan ini menjadi sorotan tajam publik lantaran tidak mengenakan rompi tahanan dan kedua tangannya tidak diborgol.

Bekasi

Ditahan Kejari, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Bebas Borgol

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:10 WIB

Yuk kunjungi Booth MyPertamina di Hall 6 Booth 6B ICE BSD City untuk merasakan langsung ekosistem energi digital masa depan.

Ekstra

Inovasi Energi Pertamina Patra Niaga Pukau GIIAS 2026

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:49 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x