Komisi 2 Dorong Dishub Perkuat Pengawasan di Stasiun Bekasi untuk Antisipasi Kemacetan

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penertiban kawasan Stasiun Bekasi dari Angkot dan Ojek Online.

Penertiban kawasan Stasiun Bekasi dari Angkot dan Ojek Online.

Komisi 2 DPRD Kota Bekasi mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi untuk menempatkan petugas secara intensif di kawasan Stasiun Bekasi, guna mengoptimalkan upaya antisipasi kemacetan yang sering terjadi di lokasi tersebut.

Dishub Kota Bekasi sebelumnya menyebut bahwa penataan kawasan Stasiun Bekasi telah mulai terpola, melalui langkah-langkah progresif yang melibatkan berbagai stakeholder guna meminimalisir tingkat kemacetan.

Namun, Anggota Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Adhika Dirgantara, menilai bahwa kehadiran petugas lapangan tetap diperlukan untuk memastikan efektivitas penataan dan mengantisipasi potensi kemacetan yang berulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harus ada petugas di lokasi, dan kalau ada potensi kemacetan yang berulang, harus segera ditertibkan sejak awal,” ujar Adhika dalam keterangannya, Selasa (13/05/2025).

Adhika juga menekankan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menilai efektivitas langkah antisipasi kemacetan.

“Seharusnya ada ruang pengaduan bagi masyarakat, sehingga jika ada laporan kemacetan, petugas bisa langsung turun ke lokasi untuk menangani masalah tersebut,” jelasnya.

Dalam beberapa hari terakhir, Komisi 2 DPRD Kota Bekasi juga telah menggelar rapat kerja kemitraan dengan Dishub, dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024.

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah kelancaran lalu lintas, termasuk strategi Dishub dalam menangani kemacetan di kawasan Stasiun Bekasi dan daerah strategis lainnya.

Dengan adanya dorongan DPRD Kota Bekasi, diharapkan Dishub semakin proaktif dalam menempatkan petugas lapangan, serta menjalankan mekanisme pengaduan bagi masyarakat, agar kemacetan di Stasiun Bekasi dapat dikendalikan lebih efektif.

Selain itu, DPRD juga meminta agar koordinasi antar stakeholder terus diperkuat, sehingga program penataan lalu lintas dan transportasi di Kota Bekasi dapat berjalan lebih baik.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Rp322 Miliar Terserap, Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi Dinilai Masih Setengah Hati
Soroti LKPJ 2025, Fraksi Golkar Solidaritas Desak Pemkot Bekasi Atasi 105 Ribu Pengangguran!
Belanja Pegawai Kota Bekasi Masih Bengkak, Fraksi PDIP Desak Langkah Agresif Genjot PAD
Sabar! Dana Hibah Rp100 Juta per RW Kota Bekasi Disandera Audit BPK
Rapor Merah Pemkot Bekasi: Kota Layak Anak Cuma Angan-Angan?
PAD Jeblok! DPRD Sentil Pemkot Bekasi Lewat 267 Rekomendasi
Modus ASN Bekasi Nakal Sulap Plat Merah Jadi Hitam, DPRD Desak Sanksi Tegas!
Viral! Biskita Transpatriot Bekasi Keluarkan Asap Pekat, DPRD Siap Panggil PO Sinar Jaya

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:25 WIB

Anggaran Rp322 Miliar Terserap, Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi Dinilai Masih Setengah Hati

Minggu, 26 April 2026 - 16:11 WIB

Soroti LKPJ 2025, Fraksi Golkar Solidaritas Desak Pemkot Bekasi Atasi 105 Ribu Pengangguran!

Kamis, 23 April 2026 - 11:50 WIB

Belanja Pegawai Kota Bekasi Masih Bengkak, Fraksi PDIP Desak Langkah Agresif Genjot PAD

Rabu, 22 April 2026 - 17:27 WIB

Sabar! Dana Hibah Rp100 Juta per RW Kota Bekasi Disandera Audit BPK

Rabu, 22 April 2026 - 12:28 WIB

Rapor Merah Pemkot Bekasi: Kota Layak Anak Cuma Angan-Angan?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca