Komisi I Cium Aroma Intervensi Kemendagri Dibalik Serah Terima Pengelolaan Pasar Jatiasih

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Subkor Disdagperin Kota Bekasi telah diterjunkan untuk melihat langsung Kios Ilegal yang dibangun oleh pengelola Pasar Jatiasih PT Mukti Sarana Abadi, Rabu (22/05/2024).

Tim Subkor Disdagperin Kota Bekasi telah diterjunkan untuk melihat langsung Kios Ilegal yang dibangun oleh pengelola Pasar Jatiasih PT Mukti Sarana Abadi, Rabu (22/05/2024).

KOTA BEKASI – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan menyesalkan sikap tergesa-gesanya Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad dalammenyerahkan hak pengelolaan Pasar Jatiasih kepada PT Mukti Sarana Abadi.Hal itu dilontarkan Nuryadi menyusul dugaan kecurangan pembangunan kios ilegal di luar perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan PT Mukti Sarana Abadi atau MSA. Selain itu, kompensasi PAD serta ketentuan yang wajib diselesaikan belum rampung hingga kini.
“Kita terima informasi dugaan pembangunan kios ilegal oleh PT MSA. Ini kan jelas pelanggaran. Apalagi pembangunan kios sudah lama dilakukan, kenapa Pj Wali Kota menandatangani penyerahan pengelolaan pasar?. Ini jelas kebijakan keliru,” ujar Nuryadi, Rabu (29/05/2024).
[irp posts=”10158″ ]
“Persoalan lain yang harus jadi pertimbangan Pj Wali Kota, adalah kompensasi PAD yang sampai saat ini diingkari. Jelas merugikan pendapatan daerah. Lalu beberapa item yang wajib diselesaikan sebelum diterima hak pengelolaan juga tidak selesai. Ini Pj Wali Kota keblinger dalam mengambil kebijakan,” tandas Nuryadi.
Nuryadi mengaskan, DPRD tidak pernah melarang atau menghalangi laju investasi di Kota Bekasi. Namun demikian, Nuryadi mensyaratkan pihak-pihak yang berinvestasi juga harus mengikuti ketentuan dan menghormati peraturan pemerintah.
“Jangan dibalik opininya bahwa kita menghambat investasi. DPRD tidak pernah melarang atau menghalang-halangi siapapun yang mau investasi di sini. Tetapi bukan berarti investasi yang membabi buta dihalalkan. Jelas kita menolak dengan tegas praktek tersebut,” tegasnya.
[irp posts=”10920″ ]Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, Komisi I tidak tinggal diam atas kebijakan keliru ini. Nuryadi berjanji mengevaluasi perjanjian serta memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Pj Wali Kota untuk mempertanggungjawabkan kebijakannya.
“Kita panggil semua, terutama Pj Wali Kota Bekasi yang sudah sembrono menandatangani penyerahan pengelolaan Pasar Jatiasih,” kata Nuryadi dengan tegas.
[irp posts=”11079″ ]
“Kita curiga ada aroma intervensi dari atas (Kemendagri) sehingga Pj Wali Kota berani mempertaruhkan jabatannya ini. Kita bongkar siapa pihak di kementerian yang terlibat,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6
Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata
Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah
Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!
Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:38 WIB

Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26 WIB

Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata

Sabtu, 25 April 2026 - 15:38 WIB

Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah

Sabtu, 25 April 2026 - 14:55 WIB

Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca