Komisi X dan Kemendikbudristek Gelar Workshop Pendidikan Karakter bersama Guru dan Kepsek

- Jurnalis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Workshop Pendidikan bersama para tenaga pendidik guru maupun Kepala Sekolah di Kota Bekasi dan stakeholder terkait dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Workshop Pendidikan bersama para tenaga pendidik guru maupun Kepala Sekolah di Kota Bekasi dan stakeholder terkait dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

KOTA BEKASI – Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Workshop Pendidikan bersama para tenaga pendidik guru maupun Kepala Sekolah di Kota Bekasi dan stakeholder terkait dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Adapun, acara tersebut diberlangsungkan demi memanfaatkan rapor pendidikan Indonesia untuk perbaikan pembelajaran 2025.

Anggota Komisi X DPR RI Nuroji mengatakan, kegiatan Workshop ini diselenggarakan diantaranya sebagai bentuk pendidikan karakter terhadap anak yang mesti diimplementasikan sejak dini dalam pembentukan karakter pada siswa sekolah dalam pembentukan Indonesia Maju Tahun 2045.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu modal untuk mencapai adalah pendidikan bangsa. Pendidikan karakter sendiri tentunya merupakan karakter-karakter yang mesti dibentuk ke depan. Jangan terlalu mengedepankan pendidikan akademik, tetapi kita juga harus membentuk anak-anak kita secara karakter mandiri,” ucap dia dalam acara tersebut yang diselenggarakan di Hotel Ultima Bekasi, Rabu (14/08/2024).

Ia menjelaskan, atas dasar itu, pihaknya mengusulkan karena dari beberapa Negara seperti Jepang, Iran dan negara lainnya dari 40 persen satu harinya itu adalah pembelajaran menyoal karakter adat dan istiadat.

“Jangan sampai anak pergi sekolah, Orang Tua pergi bekerja. Tetapi, sang anak tidak mengetahui betul akan posisi orang tua yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan. Tetapi, anak kerap meminta di luar kemampuan orang tua untuk membeli sesuatu barang ataupun mainan di luar kemampuan Orang Tua,” ujarnya.

Karena, di sisi lain kemajuan perkembangan teknologi yang kian masif. Dikhawatirkan menjadi pembentukan karakter yang kurang bilamana tidak didukung ilmu agama maupun norma.

Sementara itu, Direktur Sekolah Menengah Atas (SMA) Kemendikbudristek Winner Jihad Akbar menambahkan bahwa kegiatan Workshop ini tentunya sebagai bentuk refleksi dari setiap sekolah maupun guru.

“Supaya setiap sekolah bisa melakukan pengecekkan penyakit kualitas pendidikan yang masih belum berjalan masif di sekolah,” tuturnya

Sebab, bilamana itu sudah diberlangsungkan akan ada tahap indentifikasi refleksi dan benahi dalam identifikasi terlebih dahulu menyoal data yang menjadi akar permasalahan kualitas pendidikan.

“Yang mana dulu, yang menjadi catatan merah literasinya, Karakternya atau dicek kembali lagi. Akar masalahnya dimana? apakah metode pembelajarannya atau tenaga pendidiknya kurang dilatih atau kah ada kejadian kejadian bullying ataupun masalah lain? Hal itu yang perlu kita cek kembali untuk segera dibenahi dengan penyebab akar masalahnya tersebut guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” paparnya.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub Kota Bekasi Siap Hadapi Laporan Polisi Sopir Angkot K-11 atas Tudingan Penganiayaan
Bantah Aniaya Sopir Angkot K-11, Kadishub Kota Bekasi Bilang Begini
GMBI Laporkan Skandal Gratifikasi ‘Bali Gate’ Anggota DPRD PSI kepada KPU Kota Bekasi dan PPK ke KPK
Mitigasi Wabah PMK, DKPPP Perketat Pengawasan Arus Lalu Lintas Hewan Ternak
Antisipasi Wabah PMK, DKPPP Kota Bekasi Terima 200 Dosis Vaksin dari Pemprov Jabar
Tim Gabungan BPBD dan Damkarmat Temukan Satu dari Dua Bocah yang Hanyut di Kali Bekasi
Pj Wali Kota Bekasi Kukuhkan Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV sesuai Nomenklatur Baru
Dua Sapi di Kota Bekasi Terkonfirmasi Terindikasi PMK, DKPPP Lakukan Pencegahan dan Vaksinasi

Berita Terkait

Jumat, 17 Januari 2025 - 18:56 WIB

Dishub Kota Bekasi Siap Hadapi Laporan Polisi Sopir Angkot K-11 atas Tudingan Penganiayaan

Jumat, 17 Januari 2025 - 18:29 WIB

Bantah Aniaya Sopir Angkot K-11, Kadishub Kota Bekasi Bilang Begini

Jumat, 17 Januari 2025 - 16:14 WIB

GMBI Laporkan Skandal Gratifikasi ‘Bali Gate’ Anggota DPRD PSI kepada KPU Kota Bekasi dan PPK ke KPK

Jumat, 17 Januari 2025 - 08:59 WIB

Mitigasi Wabah PMK, DKPPP Perketat Pengawasan Arus Lalu Lintas Hewan Ternak

Kamis, 16 Januari 2025 - 20:09 WIB

Tim Gabungan BPBD dan Damkarmat Temukan Satu dari Dua Bocah yang Hanyut di Kali Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!