Pasca Kasus Guru Cabul SMPN 13, Disdik Bekasi Minta Sekolah Lebih Peka dan Aktif Tangani Masalah Siswa

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Menyusul kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum guru di SMPN 13 Kota Bekasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengimbau seluruh tenaga pendidik dan staf sekolah untuk meningkatkan kepekaan terhadap keluhan dan informasi sekecil apa pun dari para siswa.

Himbauan ini menjadi refleksi penting guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

​Kasus yang menimpa seorang siswa di SMPN 13 dengan pelaku guru olahraga berinisial J, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, menjadi momentum bagi Disdik untuk mendorong perbaikan sistem pengawasan di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Pentingnya Intuisi dan Pencegahan Dini dari Pimpinan Sekolah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, menekankan bahwa semua pihak, termasuk kepala sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK), harus lebih proaktif dalam membina siswa.

“Jangan menganggap remeh ataupun abaikan keluhan informasi apapun dari siswa,” tegas Alexander saat ditemui di kantornya pada Kamis, (28/08/2025).

Menurutnya, maju tidaknya suatu organisasi sangat bergantung pada kepemimpinannya. Seorang pimpinan sekolah harus memiliki intuisi dan kepekaan tinggi untuk mengantisipasi potensi masalah yang mungkin terjadi.

“Seharusnya kan ada pencegahan, ada semacam antisipasi. Kejadian musibah seperti itu sudah banyak terjadi, seharusnya seorang pimpinan punya intuisi,” jelas Alexander.

​Ia menambahkan, kepala sekolah sebagai garda terdepan diharapkan mampu meredam setiap potensi yang bisa berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan.

​Peningkatan Pembinaan Menyeluruh di Seluruh Sekolah

​Sebagai langkah konkret, Alexander menyebutkan bahwa pihak Pemerintah Kota Bekasi, di bawah arahan langsung Plt Wali Kota, akan melakukan pembinaan yang lebih luas, tidak hanya di SMPN 13. Pembinaan ini akan menyasar seluruh sekolah menengah pertama di Kota Bekasi untuk memastikan setiap institusi pendidikan memiliki standar pencegahan yang kuat.

​”Kami tidak ingin peristiwa itu terjadi lagi. Nanti akan kita jadwalkan, dan Pak Wali Kota akan melakukan pembinaan. Karena kita prihatin, apalagi anak SMP yang jadi korbannya,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih serius dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, di mana setiap keluhan siswa didengar dan ditanggapi dengan serius. Ke depan, peran guru dan pimpinan sekolah sebagai pelindung dan pembimbing siswa akan semakin dioptimalkan.

Visited 100 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x