Poin Utama:
- Perubahan Program: Kegiatan rutin berbagi makanan “Jumat Berkah” di Kota Bekasi ditiadakan sementara minggu ini.
- Tujuan: Anggaran dan donasi dialihkan untuk membantu korban banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
- Bentuk Bantuan: Donasi berupa uang tunai (transfer), bukan logistik, agar lebih fleksibel sesuai kebutuhan korban.
- Partisipasi: Dibuka untuk ASN, Non-ASN, pengusaha, dan masyarakat umum melalui rekening khusus Bank Daerah.
BEKASI SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memutuskan untuk meniadakan sementara kegiatan rutin “Jumat Berkah” pada pekan ini. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk solidaritas dan respon cepat tanggap bencana guna menggalang Dana Bhakti Sosial bagi para korban banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, usai memimpin apel pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Jalan Jend. Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (01/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Program Jumat Berkah Ditiadakan Minggu Ini?
Wali Kota Bekasi menjelaskan bahwa anggaran atau sumber daya yang biasanya digunakan untuk membagikan makanan gratis kepada warga Bekasi dalam program Jumat Berkah, akan dialihkan peruntukannya.
Langkah progresif ini diambil untuk memprioritaskan saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah berat di Pulau Sumatera.
“Salah satunya langkah yang progresif, nanti yang biasanya kita ada Jumat Berkah dengan membagikan makanan, kita ubah menjadi Jumat Berkahnya buat warga yang terkena musibah,” ujar Tri Adhianto kepada rakyatbekasi.com.
Apa Bentuk Bantuan yang Akan Disalurkan?
Pemkot Bekasi menegaskan bahwa bantuan yang dikumpulkan tidak akan berupa logistik sandang atau pangan, melainkan dalam bentuk donasi keuangan.
Hal ini dilakukan karena uang tunai dinilai lebih efektif dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang bervariasi di lokasi bencana.
“Nanti kita kumpulkan. Jumat Berkah minggu ini tidak ada untuk masyarakat Kota Bekasi. Jadi kita berikan kepada masyarakat yang terdampak (di Sumatera), karena kita belum tahu kebutuhan spesifik yang dibutuhkan di sana apa,” sambungnya.
Bagaimana Cara Masyarakat Berpartisipasi dalam Donasi Ini?
Proses pengumpulan dana bantuan akan dipusatkan melalui Nomor Rekening Khusus pada Bank milik Pemerintah Daerah (Bank Daerah). Tri Adhianto mengajak seluruh elemen kota, tidak hanya pegawai pemerintah, tetapi juga sektor swasta dan warga umum untuk turut serta memulihkan kondisi saudara-saudara di Sumatera.
“Nanti akan dibuatkan, donasi tentu tidak hanya untuk ASN dan Non ASN saja. Tapi masyarakat juga bisa ikut berdonasi. Hari ini keluar surat (edaran). Kita inisiasi warga untuk pemulihan bersama-sama, termasuk pengusaha. Jadi nanti kita ajak juga,” pungkasnya.
Data Pendukung:
- Wilayah Terdampak: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh.
- Jenis Bencana: Banjir dan Longsor.
- Target Donatur: ASN, Non-ASN, Pengusaha, Warga Kota Bekasi.
Warga Kota Bekasi yang ingin berdonasi dapat memantau akun media sosial resmi Humas Pemkot Bekasi atau rakyatbekasi.com untuk informasi nomor rekening resmi yang akan segera dirilis hari ini.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































