Pengamat Sebut Uu – Nurul ‘Kuda Hitam’ di Pilkada Kota Bekasi

- Jurnalis

Senin, 2 September 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal Calon Wakil Wali Kota Bekasi Nurul Sumarheni memberikan sambutannya usai melakukan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Kamis (29/08/2024).

Bakal Calon Wakil Wali Kota Bekasi Nurul Sumarheni memberikan sambutannya usai melakukan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Kamis (29/08/2024).

Pengamat Politik Universitas Islam 45 Bekasi Adi Susila melihat besarnya potensi Nurul Sumarheni untuk mendulang suara keterwakilan perempuan dapat menjadi pemecah suara bagi Bakal Calon Kepala Daerah lainnya di Pilkada Kota Bekasi 2024.

Pasalnya, berdasarkan pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Kota Bekasi, KPU Kota Bekasi telah merilis pasangan calon yang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Daerah, sebagai berikut; Pasangan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe, Pasangan Heri Koswara dan H Sholihin, dan terakhir pasangan Uu Saeful Mikdar bersama Nurul Sumarheni.

“Ya saya kira kalau mereka (pasangan Uu Saeful Mikdar bersama Nurul Sumarheni) bisa memanfaatkan kekuatan yang mereka miliki, sangat mungkin dia menjadi kuda hitam. Karena disitu kan satu – satunya calon perempuan kan Bu Nurul aja. Bu Nurul bisa menggaet suara perempuan itu sangat besar dan bagus,” ucap Adi Susila saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, Senin (02/09/2024) petang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keterwakilan gender perempuan pada Pilkada Kota Bekasi Tahun ini, tentunya menjadi pembeda dibandingkan dari Bakal Calon lainnya yang mayoritas laki-laki.

“Karena biasanya kalau kita membidik pemilih pria atau lelaki biasanya kita mendapatkan satu aja, Biasanya karakter pemilih cowo kan seperti itu, Bu Nurul bisa menjadi pembeda dengan menjadi pemecah suara PDI Perjuangan dan PKS yang pendukungnya militan,” sambungnya.

Sebab, kata dia, dengan kunci keterwakilan perempuan, Nurul bisa menggaet suara dari suaminya, anak – anak maupun tetangga. Sementara pemilih pria itu diam saja.

“Jadi kalau Bu Nurul ini mempunyai strateginya bisa membidik suara perempuan, itu sangat besar peluangnya. Kita lihat nanti strategi mereka itu gimana, misal nanti Bu Nurul punya peluang. Tapi kalau ternyata nanti beliau tidak gunakan, misal kampanyenya engga all out mungkin engga maksimal, suara Golkar ini malah menguntungkan PKS ataupun PDI Perjuangan,” jelasnya.

Sementara, bilamana melihat peta kekuatan dari masing – masing Bacalon Kepala Daerah, Pasangan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe memiliki kekuatan koalisi yang terbilang terbesar suaranya, yakni
mencapai 580.138 suara atau setara dengan 42,6 persen dari suara sah pada saat pemilu legislatif 2024 lalu.

Sementara itu, Pasangan Heri Koswara dan Gus Shol dengan dukungan 5 parpol, total pemilihnya mencapai 520.162 suara atau setara dengan 38,2 persen dari total suara sah di pemilu 2024 kemarin.

Sedangkan terakhir, Pasangan Uu Saeful Mikdar dan Nurul Sumarheni hanya didukung oleh 2 parpol dengan total suara mencapai 261 366 suara atau setara dengan 19,2 persen dari suara sah saat pemilu 2024.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi
Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat
ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka
Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029, PAN Kota Bekasi Siapkan Strategi Matang Pasca Musda
Musda VI PAN Kota Bekasi Tetapkan 7 Formatur, 5 Anggota DPRD Masuk Bursa Ketua
Sengketa Pemilihan RW 025 Kayuringin Jaya: Warga Tolak Hasil, Endus Keterlibatan Parpol

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:08 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WIB

Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:04 WIB

Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:26 WIB

ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca