Pidato MenPAN-RB Azwar Anas Bisa Bikin Tenaga Honorer Jantungan

- Jurnalis

Jumat, 23 September 2022 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidato MenPAN-RB Azwar Anas Bisa Bikin Tenaga Honorer Jantungan.

Pidato MenPAN-RB Azwar Anas Bisa Bikin Tenaga Honorer Jantungan.

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan pernyataan terbaru terkait nasib para tenaga honorer.

Saat berpidato di acara penandatanganan Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas ASN dalam Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta, Kamis (22/09/2022) kemarin, Azwar Anas tidak langsung bicara soal honorer.

Azwar Anas mengatakan, penandatanganan keputusan bersama tersebut penting sebagai salah satu upaya mewujudkan birokrasi yang netral dan sumber daya manusia (SDM) ASN yang mampu mendukung kesuksesan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan bersama ditandatangani langsung MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto, Mendagri Tito Karnavian, dan Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Wibisana.

Setelah sekian kalimat disampaikan, Azwar Anas menyinggung harapan semua pihak tentang birokrasi berkelas dunia.

Namun, kata pria kelahiran 6 Agustus 1973 itu, pemerintah menghadapi dilema-dilema dalam upaya menciptakan birokrasi berkelas dunia.

“Di satu sisi kita mendorong supaya ASN harus bersaing, melayani di era disrupsi dan sebagainya, tetapi ada gelembung-gelembung honorer yang terus tumbuh,” ungkap Azwar Anas yang ditayangkan dalam kanal KemenPAN-RB di Youtube, dikutip Jum’at (23/09/2022).

“Ada honorer yang memang kualitasnya bagus di beberapa daerah, ada yang direkrut karena berbagai macam cara dan kemudian minta diangkat menjadi ASN,” terangnya.

Lebih lanjut, Azwar Anas mengatakan masalah honorer ini merupakan tantangan dalam upaya penataan birokrasi.

Namun, dirinya khawatir ada dampak buruk jika pengangkatan tenaga honorer terus dilakukan oleh pihaknya.

“Nah, ini kalau terus menerus tentu menjadi tantangan kita semua. Jangan-jangan, kalau honorer terus diangkat ini, republik kita jadi republik honorer,” kata Anas.

Dia juga khawatir nasib para sarjana fresh graduate yang pengin menjadi ASN, menjadi tersisihkan gara-gara pemerintah terus-terusan mengangkat honorer.

Azwar Anas menyebut, setiap tahun rata-rata ada 1 juta fresh graduate tamatan perguruan tinggi.

“Ini tidak mendapatkan tempat. Ini tantangan kita semua,” pungkasnya. (*)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Pers Desak Pemerintah Tetapkan Perpres Publisher Rights jadi Undang-Undang
Rapidin Simbolon Kecam Keras Penggusuran Paksa Kelompok Tani di Padang Halaban
PSEL Bekasi Mulai Konstruksi Maret 2026, Danantara Umumkan Pemenang Tender Februari
Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025
Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun
Sekjend PB IKA PMII Tekankan Peran Strategis Alumni di Kota Bekasi
OJK Beberkan Pemicu Utama Kebangkrutan BPR dan BPRS
Pasien Suspek Superflu Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Kecolongan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 08:16 WIB

Dewan Pers Desak Pemerintah Tetapkan Perpres Publisher Rights jadi Undang-Undang

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:00 WIB

Rapidin Simbolon Kecam Keras Penggusuran Paksa Kelompok Tani di Padang Halaban

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:03 WIB

PSEL Bekasi Mulai Konstruksi Maret 2026, Danantara Umumkan Pemenang Tender Februari

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:44 WIB

Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:16 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca