PPDB Online 2024 Kota Bekasi Berakhir, Sisakan Ribuan Kuota Tak Bertuan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2024 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi PPDB Online.

Foto: Ilustrasi PPDB Online.

KOTA BEKASI – Pelaksanaan PPDB Online 2024 di Kota Bekasi menyisakan ribuan kuota bangku kosong baik di tingkat SD maupun SMP Negeri.

Dari kuota sebanyak 25.236 bangku yang diperebutkan, yang lolos seleksi tercatat hanya 16.285 calon siswa SD. Sementara di tingkat SMP, dari kuota 8.006 bangku yang diperebutkan, yang lolos seleksi tercatat sebanyak 7.946 calon siswa SMP.

Sehingga usai masa pendaftaran PPDB Online Jalur Zonasi yang dibuka dari tanggal 1 hingga 3 Juli 2024 kemarin, kuota untuk tingkat SD tersisa 8.951 dan SMP sebanyak 60.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk PPDB Online Non Zonasi yakni Jalur Prestasi, Afirmasi maupun Perpindahan Tugas Orang Tua (PTO), Dinas Pendidikan Kota Bekasi Bekasi telah menetapkan kuota sebanyak 17.253 siswa dengan perincian Kuota untuk SD sebanyak 4.847 calon siswa dan tingkat SMP sebanyak 12.406 Siswa.

Namun dari jumlah tersebut, calon peserta didik yang lolos hingga ke tahap seleksi akhir hanya sebanyak 6.073 siswa, terdiri dari 444 siswa tingkat SD dan 5.629 lainnya tingkat SMP.

Baca Juga:  Pj Gani Targetkan Bekasi jadi Kota Paling Toleran Se-Indonesia Tahun Depan

Tetapi hingga batas akhir pendaftaran PPDB Online dan proses daftar ulang tahap 1, tercatat hanya 6.031 siswa yang dipastikan lolos untuk mengikuti tahap selanjutnya, yakni proses Daftar Ulang lanjutan pada tanggal 4 Juli 2024 sampai 5 Juli 2024 mendatang.

Dengan demikian kuota PPDB Online jalur non zonasi yang masih tersedia adalah 6.777 bangku kosong untuk tingkat SMP Negeri dan 4.403 bangku kosong untuk tingkat SD Negeri.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Warsim Suryana mengatakan, ribuan kuota yang tersisa di antaranya disebabkan oleh animo pendaftar bergantung pada letak titik sekolah.

“Dikarenakan sejumlah sekolah berada di lingkungan padat penduduk dipastikan telah terpenuhi kuotanya. Sebaliknya terjadi pada sekolah yang terletak jauh dari permukiman padat penduduk ataupun sekolah yang berada di perbatasan,” ucap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Warsim Suryana kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (04/07/2024).

Sejumlah orangtua calon siswa SD, kata dia, saat ini cenderung memilih mendaftarkan buah hatinya ke sekolah swasta.

Baca Juga:  Maladministrasi Mutasi dan Rotasi PJ Gani, Aliansi Rakyat Bekasi Geruduk Kemendagri

Dengan sisa kuota ribuan bangku ini, kata dia, akan dipetakan berdasarkan lokasi keberadaan sekolah yang kedepannya bisa digunakan untuk menyisir anak putus sekolah yang berdomisili di sekitar area sekolah.

“Itu nanti kita petakan, karena itu kan laporan keseluruhan ya, secara global. Nanti dilihat di sekolah-sekolah mana dan daerah mana, tentunya ada yang memang kurang, ada yang lebih (banyak pendaftarnya),” ungkapnya.

Terlebih, kini pelaksanaan PPDB Online di Kota Bekasi telah memasuki tahap Daftar Ulang tahap 2 yang digelar selama 2 hari dan berakhir pada hari ini Jumat 5 Juli 2024.

“Bagi calon siswa yang telah lolos seleksi di Jalur Zonasi maupun yang sudah melakukan daftar ulang PPDB Online tahap 1, diharapkan mengakses kembali website PPDB Online Kota Bekasi melalui laman ppdb.bekasikota.go.id,” jelasnya.

Lebih lanjut Warsim mengingatkan kepada calon siswa yang lolos seleksi agar mengikuti proses daftar ulang tahap 2 untuk memenuhi persyaratan administrasi lainnya sebelum ditetapkan secara resmi menjadi siswa di sekolah yang dituju.

“Karena pelaksanaan Pengumuman dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan terlaksana dari tanggal 5 hingga 18 Juli 2024,” tuturnya.

“Jangan sampai nanti terlewat, ketika terlewat nanti dianggap mengundurkan diri. Bagi calon peserta didik yang tidak diterima atau tidak lolos, carilah alternatif lain sekolah swasta. Kalau tidak mampu kita sediakan bantuan siswa miskin (BSM). Sekarang jangan memaksakan sekolah negeri terus, karena sekolah negeri itu sekolahnya sangat terbatas,” pungkasnya.

Visited 3,366 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Usai Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam, Camat Jatiasih Bakal Perketat Pengawasan Wilayah
Polda Metro Jaya Gerebek Arena Sabung Ayam di Jatiasih, Pj Gani Soroti Pengawasan Wilayah
Gerebek Arena Sabung Ayam di Jatiasih, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Amankan 70 Orang
Sampaikan Arahan Pj Gani, Plh Kadisdik Kumpulkan Kepsek SMP Negeri Malam-malam
Kerahkan Camat dan Lurah, Pj Wali Kota Bekasi Jamin Tidak Ada Anak Putus Sekolah
Masuk Triwulan III 2024, Capaian Penerimaan PAD Kota Bekasi Tembus 51 Persen
9.962 Siswa Belum Sekolah, ‘For Gani’ Geruduk Pemkot Bekasi
Pungli PPDB di SMKN 8 Kota Bekasi dilegalkan Pihak Sekolah? Ini Modusnya

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 14:27 WIB

Usai Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam, Camat Jatiasih Bakal Perketat Pengawasan Wilayah

Senin, 22 Juli 2024 - 14:22 WIB

Polda Metro Jaya Gerebek Arena Sabung Ayam di Jatiasih, Pj Gani Soroti Pengawasan Wilayah

Senin, 22 Juli 2024 - 14:18 WIB

Gerebek Arena Sabung Ayam di Jatiasih, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Amankan 70 Orang

Senin, 22 Juli 2024 - 12:20 WIB

Sampaikan Arahan Pj Gani, Plh Kadisdik Kumpulkan Kepsek SMP Negeri Malam-malam

Minggu, 21 Juli 2024 - 17:20 WIB

Kerahkan Camat dan Lurah, Pj Wali Kota Bekasi Jamin Tidak Ada Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru