Revitalisasi Alun-Alun M. Hasibuan Dimulai, DiskopUKM Bekasi Siapkan Opsi Relokasi untuk Pedagang UMKM

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alun - alun M Hasibuan Kota Bekasi.

Alun - alun M Hasibuan Kota Bekasi.

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) tengah merumuskan langkah relokasi sementara bagi para pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini berjualan di area Alun-alun M. Hasibuan, Bekasi Selatan.

​Langkah ini diambil sebagai imbas langsung dari proyek revitalisasi alun-alun yang saat ini sedang berjalan, khususnya penataan jalur pedestrian dan jogging track.

Proses pemindahan ini bertujuan untuk memastikan para pedagang tetap dapat berusaha sekaligus menjamin kelancaran proyek penataan kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek Penataan untuk Kenyamanan Publik

​Kepala DiskopUKM Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, mengonfirmasi bahwa kondisi di lokasi proyek sudah tidak kondusif bagi aktivitas perdagangan.

Proyek yang berfokus pada perbaikan fasilitas publik ini membuat area berjualan menjadi terbatas dan kurang aman.

​”Kalau dilarang sih tidak, cuman kita tata. Situasi di Alun-alun sudah tidak memungkinkan apabila para pedagang UKM masih berjualan di lokasi setempat seiring adanya dampak kegiatan penataan,” ujar Herbert kepada awak media, Kamis (09/10/2025).

​Menurutnya, penataan kembali ini adalah sebuah keniscayaan untuk menciptakan ruang publik yang lebih modern dan nyaman bagi seluruh warga Kota Bekasi.

Dua Lokasi Alternatif Tengah Dikaji

​Untuk mengakomodasi para pedagang yang terdampak, DiskopUKM telah menggelar rapat internal pada Rabu (08/10/2025) kemarin. Hasilnya, muncul dua lokasi alternatif yang diusulkan sebagai tempat relokasi sementara.

​”Dengan relokasi para pedagang yang di alun-alun, kita usulkan secara peralihan tempat di lokasi area Rawa Tembaga dan sekitaran Jalan Kemakmuran. Tetapi ini baru konsep sementara,” jelas Herbert.

Pertimbangan Daya Tampung dan Aksesibilitas

​Penunjukan kedua lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Herbert menjelaskan bahwa pertimbangan utama adalah daya tampung dan potensi aksesibilitas bagi para pembeli.

Pihaknya akan melakukan pemetaan lebih lanjut untuk memastikan setiap lokasi dapat menampung jumlah pedagang secara proporsional.

​”Nanti akan kami hitung, untuk Rawa Tembaga berapa pedagang yang bisa tertampung, lalu untuk di Jalan Kemakmuran berapa, dan mungkin di dekat Masjid Al-Barkah itu kira-kira berapa pedagang,” tambahnya.

Masih Tahap Konsep, Pendataan Pedagang Segera Menyusul

​Herbert Panjaitan menegaskan bahwa seluruh rencana ini masih dalam tahap pembahasan awal. Pihaknya masih perlu mematangkan konsep relokasi sebelum disosialisasikan secara resmi kepada para pedagang.

​”Ini masih tahap awal, masih tahap rapat lebih dulu,” tegasnya.

​Langkah selanjutnya setelah konsep lokasi matang adalah melakukan pendataan ulang seluruh pedagang UMKM yang aktif di Alun-alun M. Hasibuan.

​”Kalau untuk relokasi, nanti kita siapkan lahannya dulu, baru kemudian kita akan data para pedagangnya untuk penempatan,” pungkasnya.

​Pemerintah Kota Bekasi berharap para pedagang dapat memahami dan bekerja sama dalam proses ini demi kelancaran proyek revitalisasi untuk wajah baru Alun-alun M. Hasibuan yang lebih baik.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Kadispora Kota Bekasi Dituntut 2 Tahun Penjara
Wali Kota Bekasi Serahkan SPPT PBB-P2 2026, Genjot PAD untuk Layanan Kesehatan
Perumda Tirta Bhagasasi Pasok Ribuan Liter Air ke Korban Banjir Bekasi
Bermizon Pria BerGolok Pengancam Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Akhirnya Minta Maaf
Diancam Pria BerGolok, Wali Kota Bekasi Pastikan Dirinya Tak Tempuh Jalur Hukum
Wali Kota Tri Adhianto Maafkan Pelaku Pengancaman di Bekasi Utara
Usai Diancam Golok, Wali Kota Bekasi Pastikan Negara Tidak Kalah Lawan Pelanggar Aturan
Pria BerGolok Ancam Rombongan Wali Kota Bekasi Saat Penertiban Pedagang di Teluk Pucung

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:42 WIB

Eks Kadispora Kota Bekasi Dituntut 2 Tahun Penjara

Senin, 9 Februari 2026 - 17:39 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan SPPT PBB-P2 2026, Genjot PAD untuk Layanan Kesehatan

Senin, 9 Februari 2026 - 14:44 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Pasok Ribuan Liter Air ke Korban Banjir Bekasi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:40 WIB

Bermizon Pria BerGolok Pengancam Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Akhirnya Minta Maaf

Senin, 9 Februari 2026 - 10:16 WIB

Wali Kota Tri Adhianto Maafkan Pelaku Pengancaman di Bekasi Utara

Berita Terbaru

Suasana persidangan pembacaan tuntutan kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga Dispora Kota Bekasi di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (09/02/2026).

Bekasi

Eks Kadispora Kota Bekasi Dituntut 2 Tahun Penjara

Senin, 9 Feb 2026 - 19:42 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca