Satpol PP Intensifkan Penertiban PPKS di 12 Kecamatan Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Poin Utama:

  • Target Operasi: Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) musiman yang kerap muncul jelang Ramadhan.
  • Waktu Pelaksanaan: Fokus kegiatan dilakukan pada waktu sore hari selama bulan puasa.
  • Lokasi Prioritas: Tersebar di 12 kecamatan, dengan atensi khusus pada pusat kota dan wilayah perbatasan (seperti Pondokgede dan Medansatria).
  • Tindak Lanjut: PPKS yang terjaring akan didampingi Dinas Sosial untuk rehabilitasi atau dipulangkan.

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mulai memperketat pengawasan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Langkah tegas ini diambil guna menjaga ketertiban umum dan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang akan menjalankan ibadah puasa, mengingat maraknya fenomena penyandang masalah sosial musiman dari luar daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan Waktu Penertiban PPKS Dilakukan?

​Operasi penertiban akan dilakukan secara intensif, khususnya pada waktu-waktu krusial di mana aktivitas masyarakat meningkat.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Kota Bekasi, Robbie Afriansyah Putra, menegaskan bahwa pola operasi akan disesuaikan dengan ritme aktivitas selama bulan puasa.

​”Dengan kegiatan Satpol selama Ramadhan akan fokus untuk penertiban PPKS, akan dilakukan pada waktu sore hari,” kata Robbie Afriansyah Putra kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan resminya di Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kamis (05/02/2026).

​Waktu sore hari dipilih karena pada jam tersebut biasanya terjadi peningkatan volume kendaraan dan aktivitas warga yang ‘ngabuburit’, yang kerap dimanfaatkan oleh para PPKS untuk meminta-minta di jalanan.

​Mana Saja Lokasi Rawan PPKS yang Menjadi Target?

​Satpol PP Kota Bekasi telah memetakan sejumlah titik rawan yang menjadi konsentrasi para PPKS. Fokus penertiban tidak hanya di pusat kota, melainkan menyasar hingga ke wilayah penyangga yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta maupun Kabupaten Bekasi.

​Robbie menjelaskan bahwa operasi ini akan mencakup seluruh wilayah administratif di Kota Bekasi.

“Lantaran, selama bulan Ramadhan akan banyak PPKS bermunculan yang kerap berasal dari daerah luar Kota Bekasi dan pelaksanaan operasi akan tersebar di 12 kecamatan yang difokuskan terutama di pusat kota dan wilayah perbatasan,” tuturnya.

​Beberapa wilayah perbatasan dan jalur protokol yang kerap menjadi atensi antara lain kawasan Pondokgede, Medansatria, Jatisampurna, hingga Bantargebang.

Lokasi-lokasi strategis seperti persimpangan lampu merah (traffic light), area pasar tumpah, dan fasilitas umum lainnya menjadi prioritas pengawasan petugas.

​Bagaimana Penanganan PPKS yang Terjaring Razia?

​Penanganan masalah sosial ini tidak hanya berhenti pada penertiban fisik semata. Pemkot Bekasi mengedepankan pendekatan humanis dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk solusi jangka panjang.

​Satpol PP berkoordinasi erat dengan Dinas Sosial Kota Bekasi untuk memberikan tindak lanjut bagi mereka yang terjaring.

“Penanganan PPKS bukan hanya tugas Satpol PP, tapi perlu kolaborasi lintas perangkat daerah agar solusi yang diberikan tepat sasaran,” imbuh Robbie.

​Bentuk penanganan lanjutan meliputi:

  • ​Pendataan identitas dan asal daerah.
  • ​Penyaluran ke panti sosial bagi yang tidak memiliki keluarga.
  • ​Program rehabilitasi sosial untuk pemberdayaan.
  • ​Pemulangan ke daerah asal bagi PPKS musiman dari luar Bekasi.

​Selain melakukan tindakan represif, Satpol PP Kota Bekasi juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyalurkan sedekah.

Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan uang kepada pengemis atau pengamen di jalanan karena hal tersebut justru melanggengkan keberadaan mereka di ruang publik dan melanggar Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum.

Saran Redaksi:

Jika Anda menemukan aktivitas PPKS yang mengganggu ketertiban umum atau meresahkan di lingkungan Anda, segera laporkan kepada layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau melalui kanal media sosial resmi Satpol PP Kota Bekasi agar dapat segera ditindaklanjuti.

Visited 54 times, 2 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas
PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026
Tegas! Pemkot Bekasi Larang ASN Ngonten di Jam Kerja Pakai Atribut Dinas
Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan
Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega
Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air
Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik
Wacana CFD Alun-Alun Hasibuan Mandek, Dishub Belum Beri Restu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30 WIB

6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:08 WIB

PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:24 WIB

Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:10 WIB

Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega

Senin, 8 Juni 2026 - 22:32 WIB

Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air

Berita Terbaru

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dan jajaran pejabat terkait memamerkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berpredikat WTP usai prosesi penyerahan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (09/06/2026).

Parlementaria

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:42 WIB

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal kepada wartawan usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Masuk Istana, Said Iqbal Jamin Hak Demo Buruh Tak Dikebiri

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x