Satpol PP Kota Bekasi Perketat Pengamanan 20 Gereja Besar Prioritas Selama Natal 2025

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Menjelang puncak perayaan Malam Natal dan Hari Raya Natal 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan wilayah. Fokus utama pengamanan diarahkan pada 20 gereja besar yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Bekasi.

​Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan kekhusyukan ibadah umat Kristiani, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

​Prioritas Pengamanan pada Gereja Berkapasitas Besar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sudjana, mengungkapkan bahwa strategi pengamanan tahun ini difokuskan pada rumah ibadah dengan basis jemaat yang masif. Gereja-gereja yang menjadi prioritas pengamanan memiliki jumlah jemaat berkisar antara 1.000 hingga hampir 10.000 orang.

​“Berdasarkan data Kesbangpol, ada sekitar 99 gereja besar. Namun, secara faktual di lapangan, jumlah total gereja di Kota Bekasi mendekati angka 400, termasuk gereja-gereja kecil dan yang berada di rumah tinggal,” jelas Nesan dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).

​Dari ratusan rumah ibadah tersebut, hasil pemetaan intelijen dan lapangan mengerucutkan fokus pada 20 gereja besar yang membutuhkan pengamanan ekstra ketat. Lokasi gereja-gereja ini tersebar di beberapa titik strategis, antara lain:

  • ​Bekasi Utara
  • ​Medan Satria
  • ​Pondok Melati
  • ​Jatisampurna
  • ​Bekasi Timur
  • ​Bekasi Selatan

​“Yang kami jaga ketat itu hampir 20 gereja prioritas. Tentu ini tidak hanya dilakukan oleh Satpol PP sendirian, tetapi bersinergi penuh dengan unsur TNI dan Polri,” tambahnya.

​Strategi Penebalan Personel di Tingkat Kecamatan

​Guna memaksimalkan pengamanan Natal Kota Bekasi, Satpol PP telah menyiapkan skema pembagian personel yang terstruktur di setiap kecamatan. Nesan merinci bahwa setiap kecamatan disiagakan 24 hingga 32 personel.

​Para petugas ini dibagi ke dalam empat hingga lima regu, di mana setiap regu terdiri dari lima sampai enam anggota yang siap bergerak cepat (mobile).

​“Selain personel yang memang piket sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kewilayahan, kami juga melakukan penebalan personel, khususnya pada tanggal krusial yaitu 23 dan 24 Desember,” tutur Nesan.

​Penugasan ini bersifat fleksibel dan adaptif menyesuaikan kepadatan jumlah gereja di masing-masing wilayah. Kecamatan dengan jumlah gereja yang lebih banyak akan mendapatkan dukungan tambahan personel, baik dari satuan Pengendalian Masyarakat (Dalmas) maupun personel cadangan dari Markas Komando (Mako).

​“Dalam satu kecamatan dengan intensitas kegiatan tinggi, personel yang kami turunkan bisa mencapai 30 sampai 40 orang,” ungkapnya.

​Pelibatan Ribuan Anggota Linmas

​Selain mengandalkan kekuatan internal Satpol PP yang berjumlah total 684 personel, pengamanan Nataru kali ini juga melibatkan partisipasi aktif dari Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas).

​Setiap kelurahan di Kota Bekasi mengerahkan sekitar 30 hingga 31 anggota Linmas yang bertugas secara bergilir (shift). Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pengawasan hingga ke lingkungan terkecil.

​“Total kekuatan Linmas yang kita miliki ada 1.736 orang. Mereka akan membantu pengamanan gereja sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan, bahu-membahu bersama unsur Satpol PP dan TNI-Polri,” jelas Nesan.

​Komitmen untuk Kota Bekasi yang Aman dan Toleran

​Nesan menegaskan bahwa seluruh pengaturan personel dilakukan dengan sistem bergilir agar stamina petugas tetap terjaga dan pengamanan berjalan efektif sepanjang libur Nataru.

​“Pada prinsipnya semua personel siap. Kita atur sistem bergiliran supaya Kota Bekasi benar-benar terasa aman, nyaman, dan tenteram selama perayaan Natal bagi saudara-saudara kita yang merayakan,” pungkasnya.

​Masyarakat diimbau untuk turut serta menjaga kondusivitas lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas terdekat jika menemukan hal-hal yang mencurigakan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bekuk Sejoli Pembuang Bayi di Apartemen Mutiara Bekasi
GMNI Kritik Keras Wali Kota Jaktim Soal Polusi Udara di Kawasan Industri Pulogadung
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Resmikan Jembatan Melengkung Wisata Air Kalimalang
Tolak Operasional Bus Trans Bekasi Keren, Sopir Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani
Resmi Mengaspal, Pemkot Bekasi Gratiskan Trans Beken Selama Sebulan
Wali Kota Tri Adhianto Resmikan Bus Trans Bekasi Keren Rute Harapan Indah-Terminal Induk
Markus Gea Soroti Dampak Dualisme Tinju Amatir Indonesia
Wali Kota Bekasi Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Cukup Pakai KTP

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:45 WIB

Polisi Bekuk Sejoli Pembuang Bayi di Apartemen Mutiara Bekasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:20 WIB

GMNI Kritik Keras Wali Kota Jaktim Soal Polusi Udara di Kawasan Industri Pulogadung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:04 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Resmikan Jembatan Melengkung Wisata Air Kalimalang

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:58 WIB

Tolak Operasional Bus Trans Bekasi Keren, Sopir Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:23 WIB

Wali Kota Tri Adhianto Resmikan Bus Trans Bekasi Keren Rute Harapan Indah-Terminal Induk

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca