Sertifikat Unit Tak Kunjung Terbit, Ratusan Penghuni Apartemen Kemang View Adukan Developer ke DPRD Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua P3SRS Kemang View, Hitler P. Situmorang dan Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary (tengah) beserta segenap Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi.

Ketua P3SRS Kemang View, Hitler P. Situmorang dan Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary (tengah) beserta segenap Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi.

KOTA BEKASI – Ratusan pemilik unit Apartemen Kemang View, Bekasi, secara resmi meminta intervensi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi untuk menyelesaikan sengketa hukum berkepanjangan dengan pihak pengembang, PT ADM.

Persoalan utama yang diadukan adalah mandeknya penerbitan sertifikat unit dan ketidakjelasan status aset bersama.

Dalam audiensi yang digelar bersama Komisi II DPRD Kota Bekasi pada Kamis, 3 September 2025, Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Kemang View mengungkapkan fakta yang meresahkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total 2.031 unit apartemen, sebanyak 1.800 unit di antaranya hingga kini belum memiliki sertifikat kepemilikan yang sah.

Akar Masalah: Developer Dinilai Tidak Kooperatif

Ketua P3SRS Kemang View, Hitler P. Situmorang, menyatakan bahwa kebuntuan dalam proses penerbitan sertifikat ini disebabkan oleh sikap pengembang yang dinilai tidak kooperatif.

Padahal, pembangunan apartemen tersebut telah rampung sejak lama dan para penghuni telah melunasi kewajibannya.

“Selama ini kendalanya dari pihak developer itu tidak kooperatif. Itu saja, kalau kooperatif mungkin dari dulu sudah selesai ini barang,” tegas Hitler di hadapan para anggota dewan.

​Sikap tidak kooperatif ini, menurutnya, menjadi penghalang utama bagi para penghuni untuk mendapatkan kepastian hukum atas properti yang mereka miliki.

Utang Miliaran Rupiah Perumit Keadaan

​Selain masalah sertifikat, P3SRS juga menyoroti dua isu krusial lainnya. Pertama, status hukum untuk benda, bagian, dan tanah bersama—seperti fasilitas umum dan area parkir—yang hingga kini belum jelas penyerahannya kepada para penghuni.

​Kedua, adanya dugaan utang dari pihak developer sebesar kurang lebih Rp 7 miliar. Utang ini semakin memperumit upaya penyelesaian kewajiban PT ADM kepada para pemilik unit.

​”Pada intinya, kami membahas tiga hal: masalah sertifikat unit Apartemen Kemang View, status hukum benda bersama, serta masalah piutang PT ADM yang mencapai sekitar 7 miliar rupiah,” papar Situmorang merangkum pokok aduan.

Harapan pada Intervensi DPRD

Dengan membawa persoalan ini ke ranah legislatif, P3SRS berharap DPRD Kota Bekasi dapat menggunakan fungsi pengawasan dan kewenangannya untuk menekan pihak developer.

Mereka secara spesifik meminta agar DPRD memanggil PT ADM untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban.

Para penghuni menaruh harapan besar agar intervensi DPRD dapat memecah kebuntuan yang telah berlangsung bertahun-tahun dan memberikan kepastian hukum yang selama ini mereka perjuangkan.

Masyarakat kini menantikan langkah konkret dari DPRD Kota Bekasi untuk menjembatani konflik ini dan memastikan hak-hak para penghuni apartemen terpenuhi.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
Jaga Kesehatan Siswa, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Udara, BPBD Kota Bekasi Distribusikan 1.000 Masker Tiap Kecamatan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:59 WIB

Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026

Senin, 7 September 2026 - 13:13 WIB

Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x