Tingkatkan Angka Partisipan, DPRD Dorong KPU Kerja Lebih Keras Perihal Sosialisasi Pemilu 2029

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi usai menerima Surat Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih dari Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa (kiri) di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jumat (07/02/2025).

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi usai menerima Surat Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih dari Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa (kiri) di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jumat (07/02/2025).

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi mendorong kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi agar bekerja lebih keras untuk pelaksanaan Kepemiluan pada Tahun 2029 mendatang.

Permintaan itu bukan tanpa sebab. Dikarenakan, sebagai bentuk rekomendasi, pasca hasil Pilkada Kota Bekasi Tahun 2024 lalu. Angka partisipan terbilang cukup rendah yakni hanya mencapai 55.05 Persen. Dibandingkan, pada Tahun 2019 silam yang mencapai 73 persen.

Dimana, presentase angka itu terlihat melalui D Hasil Pilkada dari pelaksanaan Rekapitulasi Suara Tingkat Kota. Dari, keseluruhan Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terdapat sebanyak 1.828.740 Juta Jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan, angka partisipan sebesar 55,05 Persen atau sebesar 1.020.084 Juta Jiwa terdiri dari (Laki-laki 468.920, Perempuan 551.164). Serta, sebanyak 808.656 masyarakat tidak memilih atau Golput dan 43.710 lainnya adalah Surat Suara yang tidak sah.

“Ya untuk pelaksanaan Pilkada Tahun 2029 mendatang, itu tetap. Yang pertama adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang perlu akurasi, pendataan secara data kependudukan di Kota Bekasi,” ucap Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi saat dikonfirmasi rakyatbekasi.com belum lama ini.

Ia menjelaskan, adapun rekomendasi selanjutnya adalah menyarankan kepada pihak KPU Kota Bekasi agar tidak ada kekurangan surat suara ataupun kendala teknis apapun, pada saat penyelenggaraan kepemiluan.

“Kemudian yang paling besar adalah partisipasi pemilih. Kemarin kita 50 persen angka partisipasi pemilihnya, nah ini kenapa? Apakah apatisme politik banyak di Kota Bekasi atau memang banyak masyarakat yang tidak tahu secara sosialisasi,” tuturnya.

Sehingga, Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera ini merekomendasikan kepada KPU untuk perlu bekerja keras lagi dalam sosialisasi  selama lima tahun mendatang.

“Kita engga tahu untuk pelaksanaan kepemiluan mendatang, apakah dipilih langsung lagi oleh rakyat atau DPRD? Kalau teman-teman DPRD meminta sih senang senang aja (jika) dipilih oleh DPRD, kan saya juga yang mimpin sidangnya hehehe,” tutupnya berseloroh.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belanja Pegawai Kota Bekasi Masih Bengkak, Fraksi PDIP Desak Langkah Agresif Genjot PAD
Sabar! Dana Hibah Rp100 Juta per RW Kota Bekasi Disandera Audit BPK
Rapor Merah Pemkot Bekasi: Kota Layak Anak Cuma Angan-Angan?
PAD Jeblok! DPRD Sentil Pemkot Bekasi Lewat 267 Rekomendasi
Modus ASN Bekasi Nakal Sulap Plat Merah Jadi Hitam, DPRD Desak Sanksi Tegas!
Viral! Biskita Transpatriot Bekasi Keluarkan Asap Pekat, DPRD Siap Panggil PO Sinar Jaya
Biskita Transpatriot Ngebul, DPRD Semprot Dishub Bekasi!
Sinergis dengan WFH Pemkot Bekasi, DPRD Tiadakan Rapat Setiap Jumat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:50 WIB

Belanja Pegawai Kota Bekasi Masih Bengkak, Fraksi PDIP Desak Langkah Agresif Genjot PAD

Rabu, 22 April 2026 - 17:27 WIB

Sabar! Dana Hibah Rp100 Juta per RW Kota Bekasi Disandera Audit BPK

Rabu, 22 April 2026 - 12:28 WIB

Rapor Merah Pemkot Bekasi: Kota Layak Anak Cuma Angan-Angan?

Senin, 20 April 2026 - 18:29 WIB

PAD Jeblok! DPRD Sentil Pemkot Bekasi Lewat 267 Rekomendasi

Senin, 20 April 2026 - 14:46 WIB

Modus ASN Bekasi Nakal Sulap Plat Merah Jadi Hitam, DPRD Desak Sanksi Tegas!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca