​Tri Adhianto Sebut Massa Kericuhan di Mapolres Bekasi Kota Mayoritas dari Luar Daerah

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkap analisisnya terkait asal massa yang terlibat dalam aksi kericuhan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Minggu (31/08/2025) malam.

Menurutnya, sebagian besar massa yang melakukan aksi tersebut justru berasal dari luar wilayah Kota Bekasi.

Dalam keterangannya di Plaza Pemkot Bekasi pada Senin (01/09/2025), Tri Adhianto mengapresiasi warganya yang dinilai tidak mudah terprovokasi untuk ikut serta dalam aksi yang berujung anarkis tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi untuk Kondusivitas Warga Lokal

Tri Adhianto meyakini bahwa sikap tenang dan kedewasaan warga Kota Bekasi menjadi salah satu faktor kunci mengapa kericuhan tidak meluas.

Meskipun ia tidak menampik adanya keterlibatan warga lokal, jumlahnya diyakini jauh lebih sedikit dibandingkan massa dari luar daerah.

​”Ya, secara umum ada juga warga Kota Bekasi, tapi relatif lebih banyak yang dari luar,” ungkap Tri usai memimpin Apel Pagi. Ia menilai, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat setempat lebih memilih untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Serahkan Proses Hukum Sepenuhnya ke Aparat

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya pihak provokator dalam insiden tersebut, Tri enggan berspekulasi lebih jauh.

Ia menegaskan bahwa ranah tersebut merupakan wewenang penuh pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

​”Saya tidak boleh berandai-andai. Yang penting adalah tadi malam prosesinya sudah selesai, dan kini tinggal bagaimana kita sebagai aparat menyikapinya,” jelas Tri. Ia menekankan fokus pemerintah saat ini adalah memastikan situasi kembali normal dan kondusif.

Dukungan Penuh pada Penegakan Hukum

Lebih lanjut, Tri Adhianto memberikan dukungan penuh kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar hukum dalam aksi tersebut.

Menurutnya, penegakan hukum yang adil adalah cerminan dari sebuah negara hukum.

​”Kalau ada hal-hal yang terkait dengan tindak pidana, saya kira pemerintah juga harus hadir dan tegas,” ujarnya.

Ia menambahkan, perlu ada sanksi yang jelas bagi para pelanggar untuk memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bagi semua pihak.

“Ini adalah negara hukum, jadi harus ada reward and punishment,” pungkasnya.

Ikuti terus perkembangan berita terkini seputar keamanan dan ketertiban di Kota Bekasi melalui situs berita kami.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi
Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis
Dishub Terapkan Contraflow Urai Kemacetan di Bundaran Summarecon Bekasi
Pengembang CBD Kranggan Mulai Perbaiki Jalan Longsor di Jatisampurna
Disdagperin Pantau Ketat Harga Sembako di Pasar Tradisional Kota Bekasi
Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa
Pemkot Bekasi Siapkan Rp500 Miliar untuk Pembebasan Lahan PLTSa Sumurbatu
Pemkot Bekasi Gelar Countdown Porprov Jabar XV di Taman Plaza Patriot Candrabhaga

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 15:09 WIB

Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi

Senin, 2 Februari 2026 - 14:42 WIB

Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis

Senin, 2 Februari 2026 - 13:18 WIB

Dishub Terapkan Contraflow Urai Kemacetan di Bundaran Summarecon Bekasi

Senin, 2 Februari 2026 - 12:09 WIB

Pengembang CBD Kranggan Mulai Perbaiki Jalan Longsor di Jatisampurna

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:16 WIB

Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca