Poin Utama:
- Lokasi: Underpass Nonon Shonthanie, Jalan Baru, Kecamatan Bekasi Timur.
- Waktu Kejadian: Kamis malam, 25 Desember 2025 (Libur Nataru).
- Tindakan: Pengerahan tim URC dan alat penyedot air untuk atasi genangan.
- Layanan Aduan: Warga dapat melapor melalui Instagram resmi @dbmsdakotabekasi.
Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Pemkot Bekasi bergerak cepat melakukan penyedotan air di Underpass Nonon Shonthanie, Jalan Baru, Kecamatan Bekasi Timur, yang sempat tergenang akibat curah hujan tinggi pada Kamis malam (25/12/2025).
Bagaimana Kondisi Terkini Underpass Nonon Shonthanie?
Kepala Dinas BMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, memastikan bahwa situasi di Underpass Nonon Shonthanie kini sudah terkendali pasca penanganan intensif. Menurut Idi, genangan yang sempat menghambat arus lalu lintas di Jalan Baru tersebut terjadi karena intensitas hujan yang tinggi sejak Kamis sore.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Untuk kondisi Underpass Nonon Shonthanie Alhamdulillah sudah kondusif. Kami langsung turunkan tim dan alat untuk melakukan penyedotan air begitu mendapat laporan,” ungkap Idi Sutanto saat dikonfirmasi, Kamis malam (25/12/2025).
Apakah Petugas Tetap Siaga Selama Libur Nataru?
Meskipun dalam masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Dinas BMSDA menegaskan komitmennya untuk tetap menyiagakan personel. Idi menjelaskan bahwa tim URC bekerja dengan sistem bergilir (shift) untuk memantau titik-titik rawan banjir, seperti permukiman padat penduduk, saluran drainase utama, dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
”Selama libur Nataru, kami tetap menyiagakan tim URC secara bergantian. Setiap laporan dari masyarakat langsung kami tindak lanjuti agar potensi genangan maupun banjir dapat segera diatasi,” tegasnya.
Langkah taktis yang dilakukan meliputi pembersihan saluran air, pengangkatan sampah dan sedimen, serta mobilisasi pompa air portabel di lokasi kritis.
Ke Mana Warga Bisa Melapor Jika Ada Banjir?
Dinas BMSDA membuka kanal pengaduan publik untuk mempercepat respons penanganan di lapangan. Idi Sutanto mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif melaporkan kondisi infrastruktur atau genangan di wilayahnya melalui media sosial.
”Berbagai kegiatan lapangan dan penanganan yang dilakukan URC BMSDA Kota Bekasi selama periode Nataru dapat dipantau melalui akun resmi Instagram @dbmsdakotabekasi,” jelas Idi.
Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air sebagai langkah pencegahan banjir di musim hujan ini.
Data Pendukung Penanganan:
- Fokus Area: Permukiman padat, Saluran Sekunder, dan Underpass.
- Metode: Penyedotan dengan pompa, pengerukan sedimen manual, dan pembersihan sampah sumbatan.
- Personel: Tim URC bersiaga penuh dengan sistem shift.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









































