Warga Serbu Dinas Sosial Kota Bekasi urus Suket DTKS buat Daftar PPDB 2024

- Jurnalis

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padatnya antrian masyarakat di Kantor Dinas Sosial untuk mengurus Suket DTKS sebagai salah satu syarat dokumen yang diperlukan untuk mendaftar di sekolah negeri melalui jalur Afirmasi, Selasa (21/05/2024).

Padatnya antrian masyarakat di Kantor Dinas Sosial untuk mengurus Suket DTKS sebagai salah satu syarat dokumen yang diperlukan untuk mendaftar di sekolah negeri melalui jalur Afirmasi, Selasa (21/05/2024).

KOTA BEKASI – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi melaporkan saat ini banyak masyarakat mulai melakukan kepengurusan Surat Keterangan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai salah satu syarat dokumen dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP di Kota Bekasi.

[irp posts=”10932″ ]

Saat ini, administrasi persyaratan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai dokumen persyaratan pendaftaran melalui jalur afirmasi sudah tidak lagi berlaku dan telah diganti dengan Suket DTKS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Penanggulangan Masyarakat Miskin (Gulmakin) Dinsos Kota Bekasi, Yeyen Kusmiati mengatakan, sudah mulai banyak masyarakat yang hendak mendaftar di sekolah negeri melalui jalur Afirmasi menyambangi Kantor Dinas Sosial mengurus Suket DTKS.

“Oleh sebab itu kami telah mempersiapkan pelayanan dokumen ini untuk keperluan PPDB. Sembari, Dinsos telah mengirimkan surat ke seluruh kecamatan untuk menyiapkan operator DTKS di masing-masing kelurahan untuk memverifikasi permohonan masyarakat,” ucap Yeyen kepada rakyatbekasi saat ditemui di kantornya, Selasa (21/05/2024) sore.

[irp posts=”10906″ ]

Menurut Yeyen, berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang PPDB 2024, pemerintah di tingkat kelurahan akan mengeluarkan Suket yang dilampiri tangkapan layar aplikasi Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos RI sebagai tanda bukti terdaftar.

“Jadi satu orang itu ada dua (lembar dokumen), Suket dan Screenshot aplikasi SIKS-NG untuk yang mau mendaftar di SD dan SMP,” jelasnya

Yeyen menambahkan, sedangkan kepada para calon siswa yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan SMA/SMK Negeri. Pihaknya, membuka pelayanan di kantor Dinsos maupun secara online melalui aplikasi pesan singkat.

[irp posts=”10903″ ]

Adapun terhadap, para orang tua calon siswa hendak mendaftarkan dapat meminta bukti terdaftar DTKS sebagai persyaratan mendaftar di SMA/SMK negeri.

Pelayanan via online, kata dia tentunya dapat diakses melalui nomor 0852 1230 0301 dan 0859 5989 4409. Pemohon akan mendapatkan file informasi DTKS lewat cara ini.

“Kita membagi (lokasi pelayanan) itu supaya tidak membludak. Jadi yang SD dan SMP silahkan ke kelurahan, yang SMA silahkan by WA yang sudah kita Share nomornya atau data langsung ke kantor Dinsos,” sambungnya.

Sementara itu berdasarkan Laporan Kementerian Sosial (Kemensos) RI tak kurang dari 884.022 jiwa warga Kota Bekasi yang terdaftar dalam DTKS di Kemensos yang tercatat pada tahun 2024.

[irp posts=”10796″ ]

Tingginya permintaan pelayanan Suket DTKS menyusul Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang telah membuka Pra Pendaftaran PPDB tingkat SD dan SMP Negeri terhitung dari tanggal 20 Mei kemarin hingga 20 Juni mendatang.

“Sejak kemarin (mulai ramai), karena pendaftaran dimulai tanggal 20 Mei 2024. Kalau pelayanan via online sudah kita sosialisasikan sejak tanggal 13,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:03 WIB

Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda

Berita Terbaru

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko (tengah, berkemeja cokelat), mengamati peta tata ruang perlintasan sebidang bersama Plh Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe dan Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Susanto di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jumat (22/5/2026).

Parlementaria

Tragedi KA Maut: DPR Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun!

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:47 WIB

Mahasiswa yang tergabung dalam DPC GMNI Kota Bekasi membentangkan spanduk dan berorasi saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Kamis (21/05/2026).

Bekasi

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x