Atasi Banjir Tahunan, Proyek Normalisasi Sungai Kayuringin Dikebut dan Telah Capai 30 Persen

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI — Proyek strategis revitalisasi dan normalisasi Sungai Kayuringin di Bekasi Selatan terus dikebut pengerjaannya. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung progres proyek yang kini telah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.

​Didampingi Plt. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, serta perwakilan Balai Sungai Wilayah Ciliwung Cisadane (BSWCC), Wali Kota memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana. Proyek ini memiliki dua tujuan utama: mengatasi titik banjir kronis di kawasan Kayuringin dan menata bantaran sungai menjadi lebih rapi dan fungsional.

Fokus Utama: Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir

​Salah satu aspek krusial dari proyek ini adalah normalisasi aliran sungai. Pengerjaan ini mencakup pelebaran saluran air dan pengerukan sedimentasi yang selama ini menyebabkan pendangkalan dan penyempitan sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Normalisasi ini menjadi bagian vital untuk mengurangi potensi banjir. Selama ini, kawasan Kayuringin memang selalu menjadi titik genangan saat musim hujan,” jelas Tri Adhianto di lokasi, Selasa (21/10/2025).

​Dengan pengerukan dan penguatan struktur, diharapkan aliran air dari kawasan hulu seperti Galaxy dapat mengalir lancar menuju Kali Bekasi tanpa meluap. Langkah ini merupakan solusi fundamental yang ditunggu-tunggu warga untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi.

Revitalisasi Bantaran: Dari Area Kumuh Menjadi Tertata

​Selain mengatasi banjir, proyek ini juga mengubah wajah bantaran sungai yang sebelumnya dipenuhi lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL). Setelah dilakukan pembongkaran, area tersebut kini direvitalisasi menjadi ruang yang lebih teratur.

​”Penataan dilakukan sesuai dengan kondisi eksisting tanpa mengambil area trotoar, agar fungsi pedestrian untuk pejalan kaki tetap terjaga,” ujar Tri.

​Pengerjaan revitalisasi ini dilakukan di atas lahan milik Perum Jasa Tirta (PJT) melalui sinergi antara Pemkot Bekasi dan BSWCC.

Solusi Sosial: Penataan Pedagang Gandeng Perbankan

​Pemkot Bekasi memastikan bahwa penataan kawasan tidak mengabaikan nasib para pedagang. Bekerja sama dengan Bank Jabar Banten (BJB), pemerintah melakukan pendataan menyeluruh terhadap para pedagang yang terdampak.

​Melalui pembentukan paguyuban resmi, para pedagang akan diberikan identitas yang jelas dan akses terhadap layanan perbankan. Selanjutnya, mereka akan diarahkan untuk berdagang di lokasi yang telah disiapkan, sehingga lebih tertib dan terorganisir.

​”Kita ingin pastikan tidak ada lagi pedagang liar setelah penataan ini selesai. Semua akan terdata dan dibina melalui paguyuban, agar lingkungan tetap rapi dan pedagang tetap bisa berusaha,” tambah Tri.

Bagaimana harapan Anda terhadap proyek penataan bantaran Sungai Kayuringin ini? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nasib 61 Ribu KK PBI-JK Bekasi Usai Coretan Massal Pusat
Telan Rp3,5 Miliar, Perbaikan Jalan Ir H Juanda Bekasi Resmi Dimulai
Darurat Kesehatan? 398 Warga Kota Bekasi Positif HIV di 2026
Raperda LGBT Bekasi Dikebut, Grapiks Tuntut Solusi Hulu
Hadirkan Go Go Dino, Libur Sekolah Makin Seru di Pakuwon Mall Bekasi
Darurat HIV Kota Bekasi! 250 Kasus Baru Dipicu Perilaku LSL
Viral! Aksi Mesum di Stadion Mini Pondokgede, Pengawasan Fasilitas Lemah?
Porprov Jabar 2026 Kian Dekat, Pembangunan Venue Sisa 30%
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01 WIB

Nasib 61 Ribu KK PBI-JK Bekasi Usai Coretan Massal Pusat

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:14 WIB

Telan Rp3,5 Miliar, Perbaikan Jalan Ir H Juanda Bekasi Resmi Dimulai

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:50 WIB

Darurat Kesehatan? 398 Warga Kota Bekasi Positif HIV di 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:43 WIB

Raperda LGBT Bekasi Dikebut, Grapiks Tuntut Solusi Hulu

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:14 WIB

Hadirkan Go Go Dino, Libur Sekolah Makin Seru di Pakuwon Mall Bekasi

Berita Terbaru

Infografis. (Nano Banana Pro2)

Bekasi

Nasib 61 Ribu KK PBI-JK Bekasi Usai Coretan Massal Pusat

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:01 WIB

Direktur Yayasan Grapiks Bekasi Daniel Ramadhan saat memaparkan data statistik temuan kasus HIV berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin pada sebuah rapat sosialisasi deteksi dini di Kota Bekasi. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Raperda LGBT Bekasi Dikebut, Grapiks Tuntut Solusi Hulu

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:43 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x