Atasi Macet Bekasi-Jakarta, Pemkot dan Pemprov DKI Gagas ‘Park and Ride’ dan Rusun Terpadu

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjajaki kolaborasi strategis untuk menekan angka kemacetan di perbatasan kedua wilayah.

Salah satu gagasan utamanya adalah pengembangan fasilitas Park and Ride yang terintegrasi untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Inisiatif ini mengemuka setelah pertemuan antara Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Selasa (08/07/2025). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua daerah penyangga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gagasan Park and Ride untuk Kurangi Kendaraan Pribadi

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan bahwa program Park and Ride dirancang sebagai solusi konkret untuk meminimalisir volume kendaraan dari Bekasi yang masuk ke Jakarta setiap harinya.

Tujuannya adalah menyediakan kantong parkir yang memadai di titik-titik strategis, sehingga warga dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum massal.

“Tujuannya supaya warga Bekasi yang hendak ke Jakarta itu tidak perlu lagi menggunakan kendaraan pribadi, tapi betul-betul beralih menggunakan angkutan umum yang sudah tersedia,” jelas Tri Adhianto saat ditemui rakyatbekasi.com di Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (10/07/2025).

Rusun Terpadu di Stasiun Cakung Jadi Proyek Strategis

Lebih dari sekadar lahan parkir, gagasan ini akan dikembangkan secara terpadu. Tri Adhianto mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Terpadu di dekat Stasiun Kereta Api Cakung, yang lokasinya beririsan langsung dengan wilayah Jakarta Timur.

“Kami usulkan pembangunan Rusun Terpadu di dekat Stasiun Kereta Api kita. Kalau di Cakung itu bisa dikombinasikan. Kita berharap lokasi pasar yang ada di sana juga bisa berfungsi sebagai tempat Park and Ride,” ucapnya.

Menurut Tri, konsep ini akan menciptakan sebuah ekosistem lengkap di mana fasilitas parkir, pasar untuk kebutuhan harian, dan hunian vertikal saling terintegrasi.

“Fasilitas pasarnya ada, tempat parkirnya ada, termasuk huniannya juga akan disiapkan. Sehingga kebutuhan tempat tinggal menjadi lebih nyaman,” tambah Tri.

Terkait Perpanjangan Kontrak TPST Bantargebang

Usulan pembangunan Rusun Terpadu ini, kata Tri, menjadi bagian dari pembicaraan yang lebih luas, termasuk negosiasi perpanjangan kontrak Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang akan berakhir pada 2026. Ia menekankan bahwa persoalan perkotaan saling terkait.

“Persoalannya bukan saja terkait dengan Bantargebang. Tetapi juga bagaimana terkait mobilisasi, trafik kendaraan, dan infrastrukturnya. Ini tentu menjadi bagian dari tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Ia menggarisbawahi adanya pembagian tanggung jawab antara tiga pemerintahan, yakni Pemkot Bekasi, Pemprov DKI Jakarta, dan Pemprov Jawa Barat, dalam menyelesaikan isu-isu kompleks ini.

Kerja Sama Juga Mencakup Penanganan Banjir

Selain transportasi dan tata ruang, pertemuan tersebut juga membahas kerja sama operasional lainnya. Pemkot Bekasi berharap Pemprov DKI dapat memberikan dukungan alat berat.

“Kami mengharapkan dukungan dari Pak Pj. Gubernur Jakarta, terutama terkait kebutuhan alat berat. Alat ini akan kami gunakan untuk menertibkan bangunan-bangunan liar yang mengganggu fungsi saluran air dan sungai, termasuk sungai yang alirannya mengarah ke DKI Jakarta,” pungkasnya.

Pihaknya berharap momentum pertemuan ini dapat merealisasikan setiap usulan dan memperkuat kemitraan yang telah terjalin demi kemajuan bersama.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa
Pemkot Bekasi Siapkan Rp500 Miliar untuk Pembebasan Lahan PLTSa Sumurbatu
Pemkot Bekasi Gelar Countdown Porprov Jabar XV di Taman Plaza Patriot Candrabhaga
DLH Kota Bekasi Resmikan Operasional Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu
Dishub Kota Bekasi Siapkan Rute Baru Biskita ke Harapan Indah
Dinkes Kota Bekasi Nyatakan 7 Calhaj Tidak Istithaah Kesehatan pada Musim Haji 2026
Disdukcapil Catat 47 Ribu Pendatang Masuk Kota Bekasi Sepanjang 2025
Proyek JPO Stasiun Bekasi Persempit Trotoar Jalan Juanda

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:16 WIB

Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:53 WIB

Pemkot Bekasi Siapkan Rp500 Miliar untuk Pembebasan Lahan PLTSa Sumurbatu

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:38 WIB

Pemkot Bekasi Gelar Countdown Porprov Jabar XV di Taman Plaza Patriot Candrabhaga

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:21 WIB

DLH Kota Bekasi Resmikan Operasional Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:58 WIB

Dishub Kota Bekasi Siapkan Rute Baru Biskita ke Harapan Indah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca