Baru Dilantik, Kajari Kota Bekasi ST Hapsari Peringatkan Modus Penipuan Catut Namanya

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulvia Triana Hapsari saat dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi di di Aula R. Soeprapto, Lantai 8 Gedung Kejati Jabar, pada Rabu (23/07/2025).

Sulvia Triana Hapsari saat dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi di di Aula R. Soeprapto, Lantai 8 Gedung Kejati Jabar, pada Rabu (23/07/2025).

Belum genap sehari menjabat, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi yang baru, Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.H., langsung mengeluarkan peringatan penting bagi masyarakat.

Ia mengimbau seluruh warga dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bekasi untuk waspada terhadap modus penipuan yang mencatut nama dan jabatannya.

Peringatan ini disampaikan Sulvia, yang akrab disapa ST Hapsari, usai dirinya resmi dilantik sebagai Kajari Kota Bekasi di Bandung pada Rabu (23/07/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, langkah ini sebagai upaya preventif untuk melindungi masyarakat dari oknum tidak bertanggung jawab.

Modus Pelaku: Gunakan Foto Profil dan Minta Uang

Berdasarkan laporan kasus serupa di berbagai daerah, modus penipuan ini memiliki pola yang khas. Pelaku biasanya akan:

  1. Menggunakan Foto Palsu: Memasang foto profil Kajari di aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp untuk meyakinkan calon korban.
  2. Menghubungi Langsung: Mengirimkan pesan kepada target, sering kali pejabat OPD atau pengusaha.
  3. Meminta Sejumlah Uang: Dengan berbagai dalih, pelaku akan meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening tertentu.

“Modus operandinya seperti itu. Pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp, mengaku sebagai pimpinan Kejari, lalu meminta uang dengan alasan tertentu,” jelas Sulvia.

Imbauan Tegas: Abaikan dan Segera Laporkan

ST Hapsari meminta masyarakat dan seluruh aparatur pemerintah untuk tidak mudah percaya dan segera mengambil tindakan jika menerima pesan mencurigakan.

“Jika ada orang yang mengatasnamakan atau mengaku-ngaku sebagai Kajari Kota Bekasi, atau pimpinan Kejari lainnya, untuk meminta uang, proyek, atau fasilitas apa pun, mohon untuk diabaikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Segera lakukan konfirmasi ke nomor resmi kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi atau laporkan kepada kami. Jangan pernah melayani permintaan tersebut.”

Sekda Junaedi Apresiasi dan Perintahkan OPD Waspada

Peringatan dari Kajari baru ini mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Bekasi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, mengapresiasi langkah cepat tersebut dan akan meneruskan imbauan ke seluruh jajarannya.

“Kami berterima kasih atas imbauan dari Ibu Kajari. Ini sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan, apalagi modus penipuan semakin canggih,” ujar Junaedi.

Ia juga menekankan agar seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Bekasi memperhatikan secara serius peringatan ini. “Dengan adanya himbauan ini, kami berharap oknum tidak bertanggung jawab tidak memiliki ruang untuk melakukan penipuan di Kota Bekasi,” katanya.

Pelantikan di Kejati Jabar

Sebagai informasi, Sulvia Triana Hapsari merupakan salah satu dari 12 pejabat Eselon III yang dilantik langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H. Acara pelantikan dan serah terima jabatan tersebut berlangsung khidmat di Aula R. Soeprapto, Gedung Kejati Jabar, Bandung.

Untuk verifikasi dan laporan, masyarakat dapat menghubungi saluran komunikasi resmi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Selalu waspada dan jangan mudah percaya dengan pihak yang meminta imbalan mengatasnamakan pejabat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPO depan Metropolitan Mall Bekasi Rampung Diperbaiki, Pejalan Kaki Makin Aman
Layanan Publik Tolak IKD? Warga Kota Bekasi Diminta Berani, Menolak dan Melawan!
Relax’t Spa Cibubur Tetap Jualan Terapis Esek-esek saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Emisi Metana TPST Bantargebang Kritis, Teknologi GALFAD Gagal Total
Pasca Tabrakan Maut Kelayakan Dapur SPPG Aren Jaya 2 Tuai Sorotan
Siap Urai Kemacetan Jalan Juanda, JPO Stasiun Bekasi Rampung Akhir Juni 2026
1.200 Rutilahu Masih jadi PR, Tahun Ini Prioritas Perbaikan Pemkot Bekasi Hanya 130 Unit
Promosi Layanan Terapis ala Relax’t Spa Cibubur: Tantang Satpol PP Kota Bekasi?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:12 WIB

JPO depan Metropolitan Mall Bekasi Rampung Diperbaiki, Pejalan Kaki Makin Aman

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:05 WIB

Layanan Publik Tolak IKD? Warga Kota Bekasi Diminta Berani, Menolak dan Melawan!

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:45 WIB

Relax’t Spa Cibubur Tetap Jualan Terapis Esek-esek saat Libur Kenaikan Yesus Kristus

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:52 WIB

Emisi Metana TPST Bantargebang Kritis, Teknologi GALFAD Gagal Total

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:49 WIB

Pasca Tabrakan Maut Kelayakan Dapur SPPG Aren Jaya 2 Tuai Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x