BEKASI – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mengambil langkah proaktif menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebanyak 300 personel gabungan telah disiagakan secara penuh untuk mengantisipasi potensi genangan air, banjir, serta kerusakan infrastruktur jalan di wilayah setempat.
Langkah ini diambil mengingat bulan Desember yang bertepatan dengan puncak musim hujan, yang kerap memicu titik-titik genangan di beberapa ruas jalan protokol maupun permukiman warga.
Instruksi Wali Kota: Siaga Penuh Hadapi Cuaca Ekstrem
Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menegaskan bahwa persiapan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Wali Kota menekankan pentingnya kesiapan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menjamin kenyamanan masyarakat selama momen libur panjang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Sebelumnya kami sudah dikumpulkan dalam rapat internal oleh Pak Wali Kota. Beliau menginstruksikan DBMSDA dan OPD terkait lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Idi Sutanto dalam keterangan resminya, Jumat (12/12/2025).
Idi menambahkan, fokus utama instruksi tersebut adalah kesiapsiagaan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dalam menghadapi potensi perubahan cuaca ekstrem yang tidak menentu menjelang pelaksanaan Nataru 2026.
Tim URC dan 30 Unit Pompa Mobile Siap Beroperasi
Sebagai ujung tombak penanganan di lapangan, DBMSDA menyiagakan 300 personel yang berstatus On Call. Tim ini terdiri dari petugas teknis lapangan dan Tim URC yang siap bergerak 24 jam jika terjadi keadaan darurat.
Strategi penanganan tidak hanya bertumpu pada tenaga manusia, tetapi juga dukungan alat berat yang memadai.
”Fokus kami adalah titik-titik rawan genangan air ataupun jalan rusak yang membutuhkan penanganan kecil namun cepat (tambal sulam). Untuk antisipasi banjir, kami sudah menyiagakan kurang lebih 30 unit pompa mobile yang dalam posisi standby dan siap dikerahkan kapan saja,” tutur Idi.
Keberadaan pompa mobile ini dinilai krusial untuk menyedot air di area cekungan jalan atau perumahan yang sistem drainasenya meluap akibat curah hujan tinggi.
Normalisasi Saluran dan Perbaikan Jalan
Selain menyiagakan personel darurat, upaya preventif juga terus digencarkan. Menjelang masa angkutan Nataru, Tim Pematusan DBMSDA rutin melakukan pembersihan dan normalisasi saluran air di setiap ruas jalan utama.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan aliran air tidak tersumbat oleh sampah atau sedimen lumpur yang sering menjadi penyebab utama genangan air di jalan raya.
”Tim langsung bergerak aktif. Kami melakukan pembersihan saluran air di setiap ruas jalan secara berkala. Tujuannya, apabila ada saluran air yang mampet, bisa segera kita tangani sebelum hujan turun deras, sehingga risiko genangan bisa diminimalisir,” pungkasnya.
Dengan persiapan matang ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap masyarakat dapat menikmati masa libur Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan minim gangguan lalu lintas akibat banjir atau jalan rusak.
Warga Kota Bekasi, jika Anda menemukan titik banjir atau jalan berlubang yang membahayakan di lingkungan Anda, segera laporkan melalui layanan pengaduan resmi Pemerintah Kota Bekasi agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































