BEKASI – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit, UPTD Puskesmas Perumnas 2 menyelenggarakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlokasi di SMAN 2 Kota Bekasi, Minggu (19/10/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan JEC Eye Hospitals and Clinics serta Ikatan Alumni SMAN 2 Kota Bekasi, yang menyasar masyarakat umum dan para siswa.
Kepala UPTD Puskesmas Perumnas 2, dr. Herawaty Minuanna Simanjuntak, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Layanan Kesehatan Komprehensif yang Disediakan
Sejak pukul 06.00 WIB, puluhan warga sudah antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan. Menurut dr. Herawaty, layanan yang diberikan sangat beragam untuk menjangkau berbagai kebutuhan kesehatan.
”Kami menyediakan pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek tensi darah, skrining diabetes, tes HIV, serta smoke lyzer untuk mendeteksi kadar karbon monoksida bagi perokok aktif maupun pasif,” jelasnya di lokasi acara.
Selain itu, tersedia pula layanan khusus lainnya:
- Kesehatan Mata: Bekerja sama dengan JEC Eye Hospitals and Clinic, masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan mata canggih untuk deteksi dini glaukoma dan katarak.
- Edukasi Gigi dan Mulut: Alumni SMAN 2 Kota Bekasi yang berprofesi sebagai dokter gigi turut memberikan penyuluhan mengenai cara merawat kesehatan gigi.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesehatan Masyarakat
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari sinergi kuat antara berbagai pihak. Puskesmas Perumnas 2 sebagai inisiator menggandeng pihak swasta dan komunitas untuk memberikan dampak yang lebih luas.
”Kami sangat terbantu dengan partisipasi JEC yang membawa langsung peralatan lengkapnya untuk pemeriksaan mata. Ini kesempatan langka bagi warga,” ujar dr. Herawaty.
Sementara itu, Alumni SMAN 2 Bekasi menunjukkan kontribusi nyata bagi almamater dan lingkungan sekitarnya.
Data Terintegrasi Langsung dengan Kemenkes
Salah satu keunggulan dari CKG ini adalah sistem pendataan yang modern. Setiap hasil pemeriksaan peserta langsung terintegrasi dengan data di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK).
”Karena cek kesehatan itu berdasarkan NIK mereka masing-masing, hasilnya tercatat secara resmi. Ini mempermudah pemantauan riwayat kesehatan peserta di masa depan,” terang dr. Herawaty.
Antusiasme Tinggi dan Harapan untuk Masa Depan
Acara bhakti sosial ini disambut dengan sangat baik. drg. Yayu Rahayu Pertiwi, seorang alumni SMAN 2 Bekasi dari Klinik Dreeya Dental Care, mengungkapkan rasa syukurnya.
”Alhamdulillah acara lancar, banyak guru, alumni, dan masyarakat yang datang. Mereka sangat antusias untuk memeriksakan kesehatan, baik pemeriksaan umum, gigi, maupun mata,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan positif ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. “Semoga ke depan bisa lebih meriah lagi. Sebagai alumni, saya bangga bisa berkontribusi kembali ke sekolah yang telah mendidik saya hingga menjadi dokter seperti sekarang,” pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















