Rapot Oranye Kualitas Udara Jadi Sorotan, Dinkes Kota Bekasi Imbau PHBS untuk Cegah ISPA

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar data AirVisual, kualitas udara di Kota Bekasi.

Tangkapan layar data AirVisual, kualitas udara di Kota Bekasi.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat sebanyak 84.696 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga akhir April 2025. Data ini dihimpun dari fasilitas kesehatan (Faskes) pemerintah di tingkat Puskesmas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Vevie Herawati, menekankan pentingnya penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah utama dalam pencegahan ISPA.

“Masyarakat perlu mengembangkan kebiasaan hidup sehat, seperti mencuci tangan secara teratur, tidak merokok, dan melakukan olahraga secara rutin,” ujar Vevie saat dikonfirmasi oleh RakyatBekasi.com, Jumat (30/05/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kualitas Udara Kota Bekasi dalam Kondisi Buruk

Menurut data AirVisual, kualitas udara di Kota Bekasi pada Jumat (30/05/2025) pagi, mendapat “rapot oranye”, yang berarti tidak sehat bagi kelompok sensitif.

  • PM2.5 tercatat di angka 38,7, menunjukkan tingginya partikel polutan yang dapat masuk ke aliran darah saat bernapas.
  • US Air Quality Index (AQI) menunjukkan angka 109, yang masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
data AirVisual, kualitas udara di Kota Bekasi.

Atas buruknya kualitas udara di Kota Bekasi, kata dia, Dinkes Kota Bekasi telah mengupayakan beberapa langkah strategis untuk meminimalisir penyebaran ISPA di masyarakat. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain:

  1. Imunisasi
    • Pemerintah terus mendorong program imunisasi untuk mencegah penyakit pernapasan yang dapat menyebabkan ISPA, termasuk vaksin Campak, HIB, DPT, PCV, dan MMR.
  2. Peningkatan Gizi
    • Masyarakat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan bergizi guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko terkena ISPA.
  3. Penggunaan Masker
    • Masyarakat diminta menggunakan masker saat berada di tempat umum atau area dengan polusi udara tinggi.
  4. Pengawasan Lingkungan
    • Upaya lain yang dilakukan adalah mengawasi lingkungan untuk mengurangi risiko ISPA, seperti mengurangi polusi udara dan meningkatkan sanitasi yang lebih baik.

Kasus ISPA di Kota Bekasi masih menjadi perhatian serius, terutama bagi kelompok rentan. Pemerintah terus berupaya melakukan berbagai langkah preventif, termasuk edukasi PHBS, imunisasi, dan pemantauan kualitas udara.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhiri Polemik Dualisme DPP, GMNI Bekasi Bersatu Gelar Konfercab VII
Indonesia Menggugat: Api Perjuangan Aktivis Buruh Ermanto Usman Tak Boleh Padam
Diskon 80% dan Bertabur Bintang! Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan ‘Sanctuary of Ramadan’ 2026
Raih Keberkahan! Perumda Tirta Bhagasasi Gelar Nuzulul Quran 1447 H dan Santuni Anak Yatim
Keren! Ribuan Warga Kota Bekasi Pecahkan Rekor MURI Menulis Mushaf Al-Qur’an jelang HUT ke-29
Sejak 2003 Jadi Catatan! Pemkot Bekasi Kebut Penyelesaian Ribuan Temuan BPK, Target 93% Rampung Semester Ini
Inovatif! Tirta Patriot Rilis ‘Forum Komunikasi Air Bersih Pelanggan’, Aduan Air Bersih Tertangani Maksimal 3 Jam
Terbongkar! Ini Modus Licik Oknum Pembina Pramuka Pelaku Rudapaksa Siswi SMK hingga Tiga Kali

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:36 WIB

Akhiri Polemik Dualisme DPP, GMNI Bekasi Bersatu Gelar Konfercab VII

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:05 WIB

Indonesia Menggugat: Api Perjuangan Aktivis Buruh Ermanto Usman Tak Boleh Padam

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:50 WIB

Diskon 80% dan Bertabur Bintang! Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan ‘Sanctuary of Ramadan’ 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:35 WIB

Raih Keberkahan! Perumda Tirta Bhagasasi Gelar Nuzulul Quran 1447 H dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:59 WIB

Keren! Ribuan Warga Kota Bekasi Pecahkan Rekor MURI Menulis Mushaf Al-Qur’an jelang HUT ke-29

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca