Tolak Pencalonan Uu – Nurul, Sekelompok Massa Aksi Mengaku Kader Bakar Atribut Golkar

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi hendak membakar atribut Partai Golkar sebagai bentuk penolakan pencalonan Uu Saeful Mikdar - Nurul Sumarheni dalam Pilkada Kota Bekasi.

Massa aksi hendak membakar atribut Partai Golkar sebagai bentuk penolakan pencalonan Uu Saeful Mikdar - Nurul Sumarheni dalam Pilkada Kota Bekasi.

KOTA BEKASI – Puluhan orang yang mengaku simpatisan dan kader Golkar Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa menolak keputusan DPP Golkar terkait rekomendasi Golkar yang mengusung Uu Saeful Mikdar – Nurul Sumarheni di Pilkada Kota Bekasi 2024.

Dengan mengenakan masker di wajahnya, massa aksi berunjuk rasa di markas sebelah Kantor DPD Golkar Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (29/08/2024).

Seperti diketahui, DPD Partai Golkar Kota Bekasi dijadwalkan akan mendaftarkan Mantan Kadisdik Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar sebagai Bakal Calon Wali Kota Bekasi dan Mantan Ketua KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Bekasi ke KPU Kota Bekasi sekira 19.30 WIB, Kamis (29/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak ayal, rencana pencalonan Uu – Nurul ini mendapat penolakan dari simpatisan dan sejumlah Kader Golkar Kota Bekasi yang beralasan bakal calon tersebut dianggap sosok yang bukan berasal dari kader Golkar sendiri.

“Untuk itu, sebagai bentuk protes para simpatisan dan sejumlah kader Golkar Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa terkait keputusan DPP yang usung Uu Saeful Mikdar dan Nurul Sumarhaeni,” kata koordinator aksi, Muhamad Zulkifili kepada awak media. Kamis (28/08/2024)

Selain orasi, massa aksi juga membakar baju Golkar sebagai simbol penolakan terhadap keputusan rekomendasi tersebut.

“Kader Golkar Kota Bekasi menyatakan sikap dengan menolak rekomendasi Partai Golkar atas nama Uu Saeful Mikdar dan Nurul Sumarheni. Uu merupakan kader partai yang tidak mendarah daging serta belom pernah membesarkan partai Golkar alias kader Instan,” bebernya.

Selain itu, kata Zulkifli, Uu merupakan tokoh tidak bermoral menyebabkan anak – anak gagal dalam PPDB Online 2024 di Kota Bekasi, sehingga hari ini banyak anak yang tidak bersekolah di Kota Bekasi.

“Selama menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Uu Saeful Mikdar tidak becus dalam menjalankan tugasnya dan bahkan meninggalkan persoalan ketika mundur dari jabatan. Bagaimana jika menjadi kepala daerah? Jadi kepala dinas saja tidak becus, apalagi menjadi kepala daerah,” cibirnya.

Massa aksi juga mempertanyakan ketidakseriusan Ketua DPD Golkar Kota Bekasi dalam mempersiapkan partai berlambang pohon beringin ini menghadapi Pilkada Kota Bekasi dengan mengusung kader instan.

“Kami menduga, diusungnya UU Saiful Mikdar dan Nurul Sumarhaeni hanya sebagai alat bargaining politik ke salah satu pasangan calon lainnya,” tuding Zulkifli.

Oleh karena itu, dirinya bersama kader Golkar Kota Bekasi lainnya akan terus berjuang menggelar aksi di DPD Golkar Jawa Barat dan DPP Partai Golkar sebagai bentuk penolakan terhadap pencalonan Uu Saeful Mikdar.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi
Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat
ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka
Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029, PAN Kota Bekasi Siapkan Strategi Matang Pasca Musda
Musda VI PAN Kota Bekasi Tetapkan 7 Formatur, 5 Anggota DPRD Masuk Bursa Ketua
Sengketa Pemilihan RW 025 Kayuringin Jaya: Warga Tolak Hasil, Endus Keterlibatan Parpol

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:08 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WIB

Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:04 WIB

Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:26 WIB

ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca