Wajibkan ASN Gowes Tiap Jumat! Pemkot Bekasi Poles Ulang Jalur Sepeda

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) tampak mengayuh sepeda didampingi ajudannya, menuju area perkantoran Pemkot Bekasi tanpa pengawalan kendaraan bermotor, Jumat (10/04/2026). Langkah ini dilakukan sebagai kampanye nyata menekan emisi gas buang di Kota Bekasi. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) tampak mengayuh sepeda didampingi ajudannya, menuju area perkantoran Pemkot Bekasi tanpa pengawalan kendaraan bermotor, Jumat (10/04/2026). Langkah ini dilakukan sebagai kampanye nyata menekan emisi gas buang di Kota Bekasi. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi untuk bersepeda atau menggunakan kendaraan listrik ke kantor setiap hari Jumat.
  • ​Merespons aturan tersebut, Pemkot Bekasi kini mendadak mengebut penataan dan pengecatan ulang jalur sepeda di sejumlah ruas jalan untuk memfasilitasi pesepeda.
  • ​Program gowes massal ini dibarengi dengan pemberlakuan Work From Home (WFH) setiap Jumat guna memangkas tagihan listrik dan operasional BBM perkantoran Pemkot Bekasi.
  • ​Kebijakan ini mulai diuji coba langsung oleh Wali Kota Bekasi yang bersepeda dari kediamannya di Kemang Pratama, Rawalumbu menuju Plaza Pemkot Bekasi pada Jumat (10/04/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi mengeluarkan instruksi yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi untuk menggunakan sepeda atau kendaraan ramah lingkungan setiap hari Jumat.

Guna memuluskan kebijakan bebas emisi yang mendadak ini, fasilitas jalur sepeda yang ada di sejumlah ruas jalan Kota Bekasi kini tengah dikebut untuk ditata dan dicat ulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut diklaim bukan sekadar pencitraan pejabat, melainkan upaya konkret pemerintah daerah dalam menekan laju konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan menghemat energi di tengah pembatasan mobilitas pegawai.

​Mengapa ASN Pemkot Bekasi Wajib Bersepeda Setiap Hari Jumat?

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mewajibkan abdi negaranya bersepeda atau menggunakan kendaraan listrik setiap Jumat dengan dalih menekan angka polusi udara dan menghemat BBM.

Kebijakan operasional transportasi ini juga dikombinasikan dengan sistem Work From Home (WFH) massal guna memangkas penggunaan listrik di seluruh area perkantoran Pemkot Bekasi.

​”Setiap hari Jumat, seluruh ASN pakai sepeda,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (13/04/2026).

​Langkah tersebut menurutnya harus dimulai dari level pimpinan pemerintahan agar bisa menjadi contoh keteladanan bagi warga.

Ia sendiri telah menjajal rute sepeda dari kediamannya di kawasan Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu, menuju kantor dinasnya tanpa pengawalan kendaraan bermotor.

​”Mudah-mudahan menjadi lebih efisien lah menggunakan bahan bakar. Karena kalau Pak Wali yang jalan kan, satu ada patwal, dua ada mobil pendamping. Karena hari ini kan semua lepas, jadi ajudan pun naik sepeda, fotografer naik sepeda,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat bersepeda, Jumat (10/04/2026) lalu.

​Bagaimana Nasib Fasilitas Jalur Sepeda di Kota Bekasi Saat Ini?

​Menyusul terbitnya kewajiban gowes bagi para ASN, Pemkot Bekasi menjanjikan revitalisasi jalur sepeda yang selama ini kerap terabaikan atau beralih fungsi menjadi area parkir liar.

Penataan ulang lintasan sepeda ini menjadi infrastruktur krusial untuk menjamin keselamatan para pegawai Pemkot Bekasi dan warga yang mematuhi aturan kendaraan non-BBM.

​”Nanti kita iniin lah (cat lagi), satu persatu. Nanti kita siapin,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (13/04/2026).

​Bagi pegawai yang jarak tempuh dari rumah ke kantornya cukup jauh atau di luar jangkauan fisik bersepeda, penggunaan transportasi umum yang terintegrasi menjadi opsi alternatif yang disarankan.

​”Memang kebetulan saya tempat tinggalnya dilalui oleh angkutan umum. Jadi kalau mungkin nanti pulang kita naik Trans Batik (Trans Bekasi Keren (Beken)),” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (10/04/2026) lalu.

​Apa Target Utama Pemkot Bekasi dari Program Kendaraan Non-BBM?

​Target utama Pemkot Bekasi jelas tertuju pada efisiensi anggaran daerah secara signifikan. Melalui program pembatasan ini, anggaran operasional bahan bakar kendaraan dinas harian diharapkan dapat dialihkan untuk cadangan program pembangunan lainnya.

​Berikut adalah poin target efisiensi yang dikejar Pemkot Bekasi melalui kebijakan ini:

  • ​Menekan emisi gas buang dari mobilitas kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.
  • ​Menghilangkan biaya operasional BBM harian untuk rombongan kepala daerah, ajudan, hingga staf jajaran.
  • ​Penurunan beban tagihan listrik kawasan perkantoran pemerintah melalui skema kerja WFH.

​”Jadi dimulai dari keteladanan, insyaallah tentu niatan baik kita, bahwa memang bukan karena kita tidak mampu membayar, tetapi bagaimana agar cadangan (anggaran) bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih efektif lagi,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (10/04/2026) lalu.

Patut ditunggu apakah manuver wajib gowes setiap Jumat bagi ASN Pemkot Bekasi ini akan konsisten berjalan, atau hanya sekadar euforia birokrasi sesaat yang memudar seiring waktu.

Pengawasan dari publik tentu sangat dibutuhkan agar janji penataan ulang jalur sepeda di Kota Bekasi benar-benar direalisasikan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai kebijakan wajib gowes ASN Pemkot Bekasi ini? Apakah jalur sepeda di lingkungan Anda sudah memadai dan aman dari parkir liar?

Tinggalkan opini kritis Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini untuk menyuarakan aspirasi warga! Baca juga update berita pemerintahan dan kebijakan lokal lainnya hanya di RakyatBekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Fly Over Bulak Kapal, Pemkot Bekasi Bidik Proyek Underpass Duren Jaya
Kabar Duka dari Mina, Arab Saudi! Dua Jemaah Haji Kota Bekasi Meninggal Dunia Akibat Cuaca Ekstrem
Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Jembatan Kemang Pratama hingga 18 Juni 2026
Tak Mau Disalahkan, Pengawas Proyek Sebut Pihak PGN Salah Marking Titik Utilitas Pipa Gas
Proyek Rp7,6 Miliar Pemkot Bekasi Hantam Pipa Gas PGN, Dugaan Kelalaian Pihak Ketiga Mencuat
Alat Berat Proyek DBMSDA Senggol Pipa PGN Bekasi, Semburan Air 10 Meter Gegerkan Warga!
Memalukan! ASN PPPK Pemkab Bekasi Diciduk Edarkan Sabu
Balita Tewas di Jatisampurna: Polisi Bidik Remaja ODGJ
Berita ini 36 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:02 WIB

Usai Fly Over Bulak Kapal, Pemkot Bekasi Bidik Proyek Underpass Duren Jaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kabar Duka dari Mina, Arab Saudi! Dua Jemaah Haji Kota Bekasi Meninggal Dunia Akibat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:08 WIB

Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Jembatan Kemang Pratama hingga 18 Juni 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:20 WIB

Tak Mau Disalahkan, Pengawas Proyek Sebut Pihak PGN Salah Marking Titik Utilitas Pipa Gas

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:40 WIB

Alat Berat Proyek DBMSDA Senggol Pipa PGN Bekasi, Semburan Air 10 Meter Gegerkan Warga!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x