Atasi Krisis, Disdik Kota Bekasi Siapkan 21 Calon Kepsek untuk Isi 65 Sekolah yang Kosong

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdik Kota Bekasi akan merger 39 SD Negeri untuk efisiensi.

Disdik Kota Bekasi akan merger 39 SD Negeri untuk efisiensi.

BEKASI — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi tengah menghadapi tantangan manajerial serius menyusul adanya kekosongan kepala sekolah di 65 sekolah negeri di wilayahnya.

Untuk mengatasi hal ini, Disdik telah menyiapkan 21 Calon Kepala Sekolah (Kepsek) yang baru saja lulus seleksi dan Pendidikan Latihan (Diklat) Tahap 1.

​Puluhan calon pemimpin satuan pendidikan ini dipersiapkan untuk segera mengisi jabatan yang saat ini mayoritas dipegang oleh Pelaksana Tugas (Plt).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rincian 65 Sekolah Tanpa Kepsek Definitif

​Kekosongan jabatan strategis ini tersebar di dua jenjang pendidikan. Berdasarkan data resmi Disdik Kota Bekasi, rincian sekolah yang tidak memiliki kepala sekolah definitif adalah sebagai berikut:

  • 59 Sekolah Dasar (SD) Negeri
  • 6 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri

​Kondisi ini memaksa operasional sekolah-sekolah tersebut dipimpin oleh seorang Plt, yang seringkali merangkap jabatan dengan posisi definitifnya di sekolah lain.

Tahap Awal: 21 Calon Kepsek Lulus Diklat

​Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) pada Disdik Kota Bekasi, Wijayanti, membenarkan bahwa angkatan pertama calon kepsek telah siap untuk ditempatkan.

​”Rangkaian Diklat [Bakal Calon Kepala Sekolah/BCKS] Tahap 1 sudah selesai. Sebanyak 21 orang itu, (terdiri dari) 20 untuk SD dan 1 untuk TK,” ucap Wijayanti saat dikonfirmasi Jurnalis rakyatbekasi.com melalui keterangannya, Rabu (22/10/2025).

Wijayanti menjelaskan, jumlah yang relatif kecil pada tahap pertama ini disebabkan oleh ketersediaan anggaran.

“Kenapa kita baru sebanyak itu? Karena pelaksanaan Diklat itu kan ada anggarannya. Kita kemarin dapat anggarannya dari pusat, jadi kita dikasih slot kuota hanya sebanyak itu,” jelasnya.

Seleksi Tahap Berikutnya Digelar Desember 2025

Untuk terus mengisi kekurangan, Disdik Kota Bekasi merencanakan seleksi BCKS tahap berikutnya yang akan diselenggarakan pada awal Desember 2025.

Rencananya, program diklat selanjutnya akan didanai menggunakan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Tahun 2025.

Menunggu Proses Rotasi dan Mutasi

Wijayanti menambahkan, 21 calon yang telah lulus tidak serta-merta langsung ditempatkan.

Proses penempatan mereka masih harus menunggu mekanisme rotasi dan mutasi internal di lingkungan Pemkot Bekasi.

​”Sistem BCKS itu, kita harus kosongin tempat dulu, baru nanti ini mau ditempatkan bagi calon Kepala Sekolahnya. Sistemnya itu kita nunggu rotasi mutasi yang nanti akan berlangsung,” terangnya.

Data Kekosongan Terus Bergerak

Disdik mengakui bahwa jumlah kekosongan kepala sekolah adalah angka yang dinamis.

Faktor utama yang menyebabkannya adalah banyaknya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun setiap bulannya.

​”Total itu kemarin (sempat tercatat) 56 orang, tapi (angka ini) dinamis setiap bulannya, karena kan ada yang pensiun juga pasti setiap daripada Kepala Sekolahnya,” pungkas Wijayanti.

Bagaimana dampak kekosongan kepala sekolah di lingkungan Anda? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca