Poin Utama:
- Wilayah Terdampak: Kerusakan jalan terjadi merata di 12 Kecamatan, meliputi Jalan Nasional, Provinsi, dan Arteri Kota.
- Penyebab Utama: Curah hujan tinggi dan genangan banjir menyebabkan aspal mudah terkelupas.
- Total Titik: Teridentifikasi awal sebanyak 34 ruas jalan, namun jumlah terus bertambah pasca banjir pekan lalu.
- Tindakan: Pemkot Bekasi melakukan penambalan sementara (patching) karena cuaca belum mendukung untuk betonisasi permanen.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi melaporkan kerusakan infrastruktur jalan yang masif di hampir seluruh wilayah pasca banjir besar yang melanda pekan lalu.
Kerusakan ini mencakup status Jalan Nasional, Provinsi, hingga Arteri Kota yang kini dalam penanganan darurat karena membahayakan pengendara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seberapa Parah Kondisi Jalan Rusak di Kota Bekasi Saat Ini?
Kondisi kerusakan jalan dilaporkan hampir merata di seluruh wilayah Kota Bekasi. Genangan air dan intensitas hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab rapuhnya lapisan aspal di berbagai ruas jalan utama maupun lingkungan.
”Hampir semua Jalan Nasional, Provinsi maupun Kota. Itu tersebar lah titiknya, pasti titiknya nambah. Artinya kami dari DBMSDA bekerja melakukan penanganan sementara bagi jalan yang berlubang,” ucap Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Rabu (04/02/2026).
Idi menjelaskan bahwa dampak banjir membuat aspal mudah terkelupas. Pihaknya mengakui bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini mungkin tidak bertahan lama jika hujan kembali turun dengan deras, namun langkah ini wajib diambil demi keselamatan pengguna jalan.
Di Mana Saja Lokasi Jalan yang Mengalami Kerusakan?
Berdasarkan inventarisasi data per akhir Januari 2026, terdapat setidaknya 34 ruas jalan yang rusak parah. Kerusakan ini bervariasi dari lubang kecil hingga diameter besar yang membutuhkan penanganan serius.
Lokasi jalan rusak tersebut terbagi dalam tiga kewenangan berbeda:
- Jalan Nasional: Jalan Jend. Ahmad Yani (Bekasi Selatan) dan Jalan Cut Mutia (Rawalumbu/Bekasi Timur).
- Jalan Provinsi: Jalan Raya Narogong dan Jalan Siliwangi.
- Jalan Kota/Arteri: Tersebar di 12 Kecamatan, dengan kerusakan signifikan dilaporkan di Jalan Nonon Sonthanie.
”Kurang lebih ada sekitar 34 titik. Tapi itu ada variasi, ada yang kecil, ada yang besar secara notabenenya,” kata Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui wartawan, Senin (26/01/2026).
Bagaimana Solusi Pemkot Bekasi Menangani Masalah Ini?
DBMSDA Kota Bekasi telah menurunkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk melakukan penambalan sementara (patching). Untuk jalan yang menjadi kewenangan pusat (Nasional) dan Provinsi Jawa Barat, Pemkot Bekasi telah berkoordinasi dengan Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera ditindaklanjuti.
Kendati demikian, Idi menekankan bahwa perbaikan permanen (betonisasi/pengecoran) belum bisa dilakukan saat ini karena faktor cuaca ekstrem.
”Kita serba salah juga, mau dibenerin atau engga, dibenerin dikit nanti rusak lagi. Karena situasi juga masih hujan. Nanti saat curah hujan sudah landai, baru kita penanganan permanen. Kecuali, kalau kita cor. Kalau patching yang paling kecil tetap aspal dulu, kalau beton kan gede, harus dibongkar dan perlu waktu,” sambungnya.
Saat ini, Surat Perintah Kerja (SPK) untuk perbaikan jalan prioritas, seperti di Jalan Nonon Sonthanie yang mengalami kerusakan paling parah, dilaporkan sudah mulai berjalan.
Pemkot Bekasi menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalan yang tergenang air atau memiliki lubang tertutup genangan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau kondisi infrastruktur dan melakukan perbaikan bertahap seiring membaiknya kondisi cuaca.
Punya informasi jalan rusak parah di lingkungan Anda? Laporkan segera melalui layanan pengaduan publik Pemkot Bekasi atau hubungi redaksi RakyatBekasi.Com melalui media sosial kami.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








































