DBMSDA Pastikan Kontraktor Bakal Perbaiki Turap Ambruk di Jembatan Nol Rawalumbu

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

turap Jembatan Nol Rawalumbu yang ambruk akibat curah hujan tinggi, Minggu (07/12/2025).

turap Jembatan Nol Rawalumbu yang ambruk akibat curah hujan tinggi, Minggu (07/12/2025).

Poin Utama:

  • Lokasi Kejadian: Jembatan Nol, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
  • Waktu Kejadian: Sabtu sore (06/12/2025) akibat curah hujan tinggi.
  • Tindakan: Kontraktor pelaksana langsung melakukan perbaikan fisik di lokasi.
  • Otoritas: DBMSDA Kota Bekasi memastikan seluruh kerusakan menjadi tanggung jawab penyedia jasa.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi memberikan respons cepat terkait insiden ambruknya turap di area Jembatan Nol, Rawalumbu.

Insiden yang terjadi pada Sabtu (06/12) sore lalu ini diduga kuat disebabkan oleh intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bekasi.

​Menanggapi kejadian tersebut, DBMSDA memastikan bahwa pihak kontraktor pelaksana proyek telah menyanggupi untuk bertanggung jawab penuh dan segera melakukan perbaikan fisik di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Respons Cepat dan Tanggung Jawab Kontraktor

Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan kontraktor terkait.

Ia menginstruksikan agar kerusakan infrastruktur tersebut segera ditangani tanpa penundaan, mengingat fungsinya yang vital bagi tata air di kawasan tersebut.

​Menurut Idi, kendala teknis di lapangan memang tidak dapat dihindari, namun komitmen penyedia jasa (kontraktor) untuk memperbaiki kerusakan menjadi prioritas utama pemerintah kota.

​”Kami sudah meminta kepada pihak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan fisik di lokasi. Kemarin memang ada beberapa bagian yang roboh, namun kami langsung arahkan pelaksana untuk memperbaikinya. Sejak kemarin, proses perbaikan sudah langsung dikerjakan,” jelas Idi saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi usai Apel Pagi, Senin (08/12/2025).

​Tantangan Konstruksi di Tengah Cuaca Ekstrem

Lebih lanjut, Idi menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek infrastruktur, khususnya pembangunan turap dan drainase, menghadapi tantangan berat di akhir tahun ini.

Faktor cuaca, terutama volume air hujan yang meningkat drastis di bulan Desember, menjadi kendala utama yang memengaruhi stabilitas tanah dan struktur bangunan yang belum kering sempurna.

​”Pekerjaan konstruksi di bulan Desember ini memang menghadapi tantangan berat karena sudah masuk puncak musim hujan. Seperti di Jembatan Nol Rawalumbu, volume hujan yang tinggi kemarin menjadi penyebab utama dan tantangan tersendiri bagi kami di lapangan,” ungkapnya.

​Apresiasi Terhadap Laporan Masyarakat

DBMSDA Kota Bekasi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang proaktif memberikan informasi dan masukan terkait kondisi infrastruktur di lingkungannya.

Laporan warga dinilai sangat membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan dan percepatan penanganan masalah infrastruktur.

​”Intinya, kami berterima kasih atas masukan dari masyarakat. Kami jadikan ini sebagai koreksi untuk perbaikan ke depannya. Kami tetap arahkan pelaksana untuk bertanggung jawab penuh menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik,” pungkas Idi Sutanto.

Warga Kota Bekasi yang menemukan kerusakan infrastruktur publik dapat melaporkannya melalui layanan pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau media sosial DBMSDA untuk penanganan segera.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Penipuan Haji via WhatsApp, Calhaj Bekasi Diminta Jangan Kirim Data KTP
BRIN Prediksi Kemarau Ekstrem, BPBD Bekasi Klaim Masih Aman!
Realisasi PBB Kota Bekasi Lesu Darah, Lebaran Jadi ‘Kambing Hitam’?
Pemkot Bekasi Usulkan 458 Formasi CPNS 2026, Guru jadi Prioritas
Kepepet Aturan Pusat, Pesan Makanan Online di Bekasi Bakal Kena Pajak
Tragedi SPBE Cimuning: Pemkot Bekasi Telat Awasi K3 dan SLF?
WFH Geser Jumat Ikut Pemerintah Pusat, Pemkot Bekasi Kaji Ulang Kebijakan Sehari Tanpa Kendaraan BBM
Terseret Suap Bekasi, KPK Segera Garap Pimpinan DPRD Jabar!

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 16:26 WIB

Awas Penipuan Haji via WhatsApp, Calhaj Bekasi Diminta Jangan Kirim Data KTP

Selasa, 7 April 2026 - 16:07 WIB

BRIN Prediksi Kemarau Ekstrem, BPBD Bekasi Klaim Masih Aman!

Selasa, 7 April 2026 - 15:39 WIB

Realisasi PBB Kota Bekasi Lesu Darah, Lebaran Jadi ‘Kambing Hitam’?

Selasa, 7 April 2026 - 12:21 WIB

Pemkot Bekasi Usulkan 458 Formasi CPNS 2026, Guru jadi Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 11:24 WIB

Kepepet Aturan Pusat, Pesan Makanan Online di Bekasi Bakal Kena Pajak

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca