Diduga Lakukan ‘Money Politics’ Modus Baru, Paslon 01 Dilaporkan ke Bawaslu Kota Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 6 November 2024 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hosea Benjamin menunjukan bukti-bukti dugaan money politic dengan modus terbaru yang dilakukan Paslon nomor 1 Heri Koswara - Sholihin.

Hosea Benjamin menunjukan bukti-bukti dugaan money politic dengan modus terbaru yang dilakukan Paslon nomor 1 Heri Koswara - Sholihin.

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 1, Heri Koswara dan Sholihin dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bekasi olehTokoh Masyarakat Kecamatan Medansatria, Hosea Benjamin dengan dugaan melakukan ‘money politics’ (politik uang) modus baru.

Money Politics ala paslon yang diusung PKS, PPP, PAN, PSI dan Hanura ini memiliki modus baru dengan kamuflase multi level marketing (MLM) yang dioperasikan melalui Media Sosial dengan akun Instagram @Bekasimajucom.

“Jadi setiap orang yang bergabung melalui platform tersebut, akan mendapatkan hadiah sebesar Rp100.000, yang kemudian akan mendapatkan poin jika berhasil membawa orang lain bergabung. Poin tersebut nantinya bisa ditukarkan dengan uang Rp100.000 per poin,” kata Hosea kepada rakyatbekasi.com, Rabu (06/11/2024) sore.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap satu poin, kata Hosea, bisa ditukar dengan uang senilai Rp100.000. Semakin banyak orang yang direkrut, maka semakin besar pula uang yang akan didapatkan.

“Kalau 1 orang bisa membawa 10 orang, maka si pembawa akan mendapatkan 10 poin yang setara dengan Rp1 Juta. Bahkan ada yang sudah diberikan Handphone,” papar hosea.

Pada kesempatan ini, Hosea mengingatkan Bawaslu agar tidak main-main dalam menindaklanjuti laporan masyarakat, terlebih laporan terkait money politics dengan modus operandi baru.

Sebagai corong dalam pengawasan pemilu yang berkeadilan dan berintegritas, kata Hosea, maka setiap pelanggaran pemilu yang dilaporkan masyarakat melalui pengawasan partisipatif, harus ditindaklanjuti dengan serius.

“Bawaslu tidak boleh berpura-pura menjadi pengawas yang buta tuli terhadap pengawasan partisipatif masyarakat. Apalagi jika laporan tersebut sudah memenuhi unsur, maka sifatnya harus ditindaklanjuti. Jangan sampai pelanggaran pidana pemilu ini merusak iklim demokrasi di Kota Bekasi dengan tutup mata dan telinga dari hasil pengawasan partisipatif masyarakat,” pungkasnya.

Visited 63 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi
Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi
Ketua PSI Kota Bekasi Digoyang Mosi Tidak Percaya 8 DPC
Temui Jokowi, Manuver Politik Yenny Kristianti Perkuat PSI Kota Bekasi
Terdepak dari Takhta PPP, Gus Shol Loncat Pagar ke PKB?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:29 WIB

Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:53 WIB

DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:40 WIB

Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:25 WIB

Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x