Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mencatat sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk membantu proses pembersihan sisa-sisa lumpur di beberapa wilayah Kota Bekasi yang terdampak banjir.
Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, ditambah dengan kiriman air dari Bogor pada Senin malam, yang mengakibatkan genangan air di berbagai lokasi.
Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris, menyampaikan bahwa mobil-mobil pemadam kebakaran ini disebar ke berbagai titik yang masih terdampak sisa banjir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami turut membantu pembersihan sisa-sisa lumpur ataupun genangan air yang masih terjadi di beberapa wilayah. Kami juga melayani kebutuhan air untuk bersih-bersih di lokasi-lokasi terdampak,” ujar Kabid Pemadaman Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris dalam keterangannya, Kamis (06/03/2025).
Adapun sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pembersihan meliputi:
- Perumahan Pondok Gede Permai (PGP): 4 unit mobil
- Kemang Pratama: 2 unit mobil
- Duren Jaya: 3 unit mobil
- Kartini: 1 unit mobil
- GOR Bekasi: 1 unit mobil
- Jakasetia: 1 unit mobil
- Pondok Mitra Lestari: 1 unit mobil
- Masjid Agung Al Barkah: 1 unit mobil
“Sejauh ini, ada sekitar 12 titik yang baru dilayani. Kami juga menerima dukungan kendaraan operasional tambahan dari DKI Jakarta berupa 3 unit mobil pemadam kebakaran, yang turut membantu pembersihan sisa-sisa lumpur di wilayah terdampak,” sambungnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pembersihan dilakukan secara bergiliran. Mobil pemadam kebakaran yang digunakan untuk menyemprotkan air akan digantikan dengan mobil lainnya apabila air di dalamnya habis.
Mobil tersebut kemudian akan diisi ulang secara berkala untuk memastikan kelancaran proses pembersihan.
Proses pembersihan ini bertujuan untuk memulihkan kembali fungsi infrastruktur dan lingkungan di wilayah terdampak banjir, agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi dan bantuan dari DKI Jakarta menunjukkan solidaritas dalam menangani dampak bencana banjir.
Dengan adanya upaya pembersihan ini, diharapkan masyarakat dapat segera merasakan hasil dari pemulihan wilayah dan kembali menjalankan aktivitas dalam kondisi yang lebih baik dan aman.