DPC Gerindra Kota Bekasi Diduga Lindungi Koruptor, Mahasiswa Siap Geruduk Prabowo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dari Koalisi Maju Bekasi menggeruduk Gedung DPRD Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Senin (23/10).

Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dari Koalisi Maju Bekasi menggeruduk Gedung DPRD Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Senin (23/10).

BEKASI – Aksi mahasiswa mengatasnamakam Koalisi Maju Bekasi menuntut anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi Gerindra, Mustofa diproses secara hukum lantaran diduga kuat melakukan jual beli proyek pokir kepada sejumlah pengusaha (kontraktor), tidak mendapat perhatian dari DPC Gerindra Kota Bekasi.

Akibatnya, mahasiswa berjanji dalam waktu dekat bakal menggeruduk DPP Partai Gerindra untuk melaporkan kasus tersebut.

“Kritikan dan desakan mahasiswa tidak digubris. Ini sangat aneh, masa DPC Gerindra Kota Bekasi melindungi Mustofa yang secara jelas terindikasi melakukan jual beli proyek pokir dan menerima suap dari pengusaha. Masa Partai Gerindra melindungi koruptor? Gak benar ini,” ujar Koordinator Koalisi Maju Bekasi, Chris Manurung, Sabtu (28/10/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan ke DPP Partai Gerindra melaporkan Mustofa dan Sulaiman serta seluruh unsur pengurus DPC Gerindra Kota Bekasi ke Ketua Umumnya, Prabowo Subianto,” tegasnya.

Dikatakan Chris, tindakan jual beli proyek pokir sangat mencederai citra DPRD maupun Partai Gerindra.

Apalagi, Prabowo Subianto merupakan salah satu kontestan Bacapres yang sangat tegas menolak koruptor atau mantan napi korupsi menjadi bacaleg.

“Statement tegas Prabowo sudah viral mengenai anti korupsi. Tetapi di Kota Bekasi kadernya sendiri diduga melakukan KKN. Ditambah Ketua DPC serta pengurusnya memilih bungkam. Ini sama saja menentang ketua umumnya,” kata Chris.

Selain ke DPP Partai Gerindra, Chris membeberkan bahwa pihaknya bakal melakukan sejumlah langkah, antara lain melaporkan Mustofa ke Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi dan Kejaksaan Negeri Bekasi.

“Kita lapor ke BK DPRD agar secara kelembagaan perbuatan Mustofa mendapat sanksi berupa pemberhentian. Lalu kita juga melaporkan ke Kejari Bekasi guna memproses tindak pidana korupsinya,” tandasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi
Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis
Dishub Terapkan Contraflow Urai Kemacetan di Bundaran Summarecon Bekasi
Pengembang CBD Kranggan Mulai Perbaiki Jalan Longsor di Jatisampurna
Disdagperin Pantau Ketat Harga Sembako di Pasar Tradisional Kota Bekasi
Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa
Pemkot Bekasi Siapkan Rp500 Miliar untuk Pembebasan Lahan PLTSa Sumurbatu
Pemkot Bekasi Gelar Countdown Porprov Jabar XV di Taman Plaza Patriot Candrabhaga

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 15:09 WIB

Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi

Senin, 2 Februari 2026 - 14:42 WIB

Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis

Senin, 2 Februari 2026 - 13:18 WIB

Dishub Terapkan Contraflow Urai Kemacetan di Bundaran Summarecon Bekasi

Senin, 2 Februari 2026 - 12:09 WIB

Pengembang CBD Kranggan Mulai Perbaiki Jalan Longsor di Jatisampurna

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:16 WIB

Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca