Polemik Pengajian Umi Cinta di Mustikajaya: Warga Protes Dugaan Mahar Rp1 Juta untuk ‘Tiket Surga’

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah kegiatan pengajian yang dipimpin oleh seorang wanita berinisial PY alias Umi Cinta di Perumahan Dukuh Zamrud, Mustikajaya, Kota Bekasi, menuai protes keras dari warga sekitar.

Pemicunya adalah keresahan atas ajaran yang diduga menyimpang, termasuk isu adanya permintaan mahar sebesar Rp1 juta sebagai jaminan masuk surga bagi para pengikutnya.

Menanggapi gejolak di masyarakat, pihak Kecamatan Mustikajaya telah mengambil langkah untuk meredam potensi konflik yang lebih luas dengan melimpahkan penanganan kasus ini ke tingkat Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Resah dan Protes Memuncak

Camat Mustikajaya, Jaya Eko, mengonfirmasi bahwa situasi di sekitar lokasi pengajian saat ini telah berhasil dikondusifkan di tingkat kewilayahan.

Namun, akar masalah dari protes warga masih memerlukan penanganan serius dari otoritas yang lebih tinggi.

Menurut Eko, keresahan warga muncul seiring dengan meningkatnya jumlah jemaah yang mendatangi kediaman PY di Perumahan Dukuh Zamrud, RT 12/RW 12. Aktivitas yang semakin ramai ini menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar.

“Setahu saya, baru sekarang-sekarang ini ramai. Dulu tidak ada yang seheboh ini. Mungkin karena pesertanya makin banyak, jadi mulai mengganggu. Laporan masuk karena parkir yang ramai dan aktivitas yang padat,” ujar Eko kepada RakyatBekasi.Com dalam keterangannya, Selasa (12/08/2025).

Warga sekitar, kata Eko, secara tegas menolak keberadaan aktivitas pengajian tersebut di lingkungan perumahan. Mereka bahkan telah menyarankan agar kegiatan keagamaan itu dipindahkan ke fasilitas umum yang semestinya.

“Warga sekitar menolak. Mereka menyarankan, kalau memang ingin mengadakan pengajian, agar dipindahkan ke masjid terdekat, yaitu Masjid Al-Muhajirin,” sambungnya.

Penanganan Diserahkan ke Tingkat Kota

Karena polemik ini menyangkut isu keagamaan yang sensitif, pihak Kecamatan Mustikajaya memutuskan untuk tidak menanganinya sendiri. Kewenangan telah diserahkan kepada instansi terkait di tingkat Kota Bekasi untuk investigasi lebih mendalam.

“Karena ini permasalahan keagamaan, penanganannya ada di ranah yang lebih tinggi. Rencananya, Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) akan mengundang MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) untuk menyelesaikan masalah ini,” jelas Eko.

Selain itu, Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi juga akan dilibatkan untuk memeriksa peruntukan dan izin bangunan rumah yang dijadikan tempat pengajian tersebut.

Dugaan Aliran Menyimpang Masih Didalami

Mengenai tudingan paling serius, yaitu adanya iming-iming masuk surga dengan membayar Rp1 juta, Eko menyatakan pihaknya belum bisa memverifikasi kebenarannya. Ia menegaskan bahwa tindakan kecamatan didasarkan pada laporan resmi dari warga.

“Kalau soal itu (bayar satu juta rupiah), saya tidak tahu detailnya. Kami di kecamatan bertindak berdasarkan nota dinas dan berita acara resmi yang kami terima dari tingkat RW dan Lurah. Itu dasar kami,” katanya.

Prioritas utama pihak kecamatan saat ini adalah menjaga stabilitas dan mencegah eskalasi konflik di tengah masyarakat.

“Intinya, kami di kecamatan berupaya agar suasana tidak menjadi lebih ramai atau tidak kondusif. Untuk masalah teknis dan substansi ajarannya, kami menunggu koordinasi dari Kesbangpol dan MUI agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutup Eko.

Pihak Pemkot Bekasi diharapkan segera mengambil langkah untuk mengklarifikasi dugaan aliran sesat ini dan memberikan solusi yang dapat diterima oleh semua pihak, baik warga maupun jemaah pengajian Umi Cinta.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:03 WIB

Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda

Berita Terbaru

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko (tengah, berkemeja cokelat), mengamati peta tata ruang perlintasan sebidang bersama Plh Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe dan Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Susanto di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jumat (22/5/2026).

Parlementaria

Tragedi KA Maut: DPR Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun!

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:47 WIB

Mahasiswa yang tergabung dalam DPC GMNI Kota Bekasi membentangkan spanduk dan berorasi saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Kamis (21/05/2026).

Bekasi

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x