Dukung Gerakan Zero Plastik, Perumda Tirta Patriot Hadirkan Spot Air Minum Prabayar di Pemkot Bekasi

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta Wawali Harris Bobihoe dan jajaran didampingi Direktur Utama Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi, saat akan menggunting pita menandai peluncuran Spot Air Minum Tirta Patriot secara resmi di Taman Kantor Pemkot Bekasi, Senin (15/12/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta Wawali Harris Bobihoe dan jajaran didampingi Direktur Utama Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi, saat akan menggunting pita menandai peluncuran Spot Air Minum Tirta Patriot secara resmi di Taman Kantor Pemkot Bekasi, Senin (15/12/2025).

BEKASI – Sebagai langkah konkret dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengurangan limbah plastik, Perumda Tirta Patriot secara resmi meluncurkan dua unit Spot Air Minum Prabayar. Fasilitas air siap minum ini ditempatkan strategis di lingkungan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat.

​Peluncuran ini menandai komitmen serius perusahaan daerah tersebut dalam mendorong budaya penggunaan tumbler (botol minum guna ulang) di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum yang berkunjung ke pusat pemerintahan.

Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan

​Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Fariyadi, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas ini bukan sekadar penambahan infrastruktur, melainkan sebuah inovasi untuk mendukung program strategis Wali Kota Bekasi dalam manajemen sampah perkotaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Bagaimana kita mengurangi sampah plastik, ini menjadi satu wujud implementasi yang tengah digaungkan secara masif. Sehingga, kami di Tirta Patriot menginisiasi Spot Air Minum Keren ini untuk bisa dinikmati oleh seluruh pihak dengan mudah dan higienis,” ujar Ali Imam usai pelaksanaan kegiatan peluncuran di Gedung Pemkot Bekasi, Senin (15/12/2025).

Kemudahan Akses dan Harga Terjangkau

Salah satu keunggulan dari Spot Air Minum Tirta Patriot ini adalah sistem pembayarannya yang modern dan sangat terjangkau.

Masyarakat tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan air minum berkualitas.

​Ali menjelaskan mekanisme penggunaan mesin tersebut:

  • Biaya Murah: Pengguna hanya dikenakan biaya berkisar Rp 300 untuk pengisian ulang.
  • Metode Pembayaran: Mendukung pembayaran digital melalui QRIS, kartu uang elektronik, hingga koin.

​”Untuk pembayaran tunai, sementara pecahan koin terendah yang diterima adalah Rp 500. Insyaallah, ini adalah bagian yang menjadi komitmen Tirta Patriot untuk terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik,” sambung Ali.

​Budaya Baru: Wajib Bawa Tumbler

​Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyambut positif kehadiran teknologi ini. Ia menegaskan bahwa fasilitas ini sejalan dengan kebijakan baru di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk meniadakan air minum kemasan plastik sekali pakai.

​”Kehadiran spot air minum ini dimulai dengan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk tidak lagi menggunakan minuman kemasan plastik. Sehingga, dari setiap rapat ke rapat, atau pertemuan yang dilaksanakan di Pemkot Bekasi, kami tidak lagi menyiapkan air minum kemasan. Seluruh aparatur wajib membawa tumbler masing-masing,” tegas Tri Adhianto.

​Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain dan masyarakat luas untuk mulai beralih ke gaya hidup yang lebih sustainable atau berkelanjutan.

​Mengapa Tidak Gratis?

Menanggapi pertanyaan mengenai mengapa fasilitas ini berbayar meski nominalnya sangat kecil, Tri Adhianto memberikan penjelasan logis.

Menurutnya, biaya yang dibebankan bukan bertujuan untuk mencari keuntungan komersial (profit-oriented), melainkan untuk biaya pemeliharaan.

​”Adapun inisiatif mengapa Spot Air Minum ini tidak digratiskan, hal itu bukan untuk mencari keuntungan. Tujuannya agar operasional tetap berjalan berkelanjutan. Mesin ini memerlukan pemeliharaan rutin, penggantian filter, dan sebagainya agar kualitas air tetap terjaga,” jelasnya.

​Wali Kota Bekasi berharap inisiasi ini tidak berhenti di lingkungan kantor pemerintahan saja.

​”Semoga inisiasi ini terus berkembang dan berkelanjutan. Ke depannya, diharapkan fasilitas serupa bisa ditempatkan di ruang-ruang publik lainnya, selain di kantor Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Tertarik menggunakan fasilitas ini? Jangan lupa bawa tumbler Anda saat berkunjung ke Pemkot Bekasi dan siapkan aplikasi pembayaran digital Anda!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x