
“Untuk sumur resapan memang saat ini “eksisting” sekitar 4 tahun yang lalu sudah terbangun di halaman kantor Kecamatan Jatiasih, memang fokus kami menambah dua di titik yang sama untuk memastikan bahwa kejadian-kejadian banjir yang merendam kantor Kecamatan Jatiasih termaksud sekolah SMPN 9 Jatiasih tidak terjadi kembali,” tegasnya.
“Kami berharap kedepannya banjir tidak terjadi debit air hujan dan segala macamnya itu menjadi berkah buat kita semuanya kemudian pembangunan “infrastruktur” khususnya infrastruktur jalan dan saluran masif dilakukan di Jatiasih sehingga pada saatnya jalan mulus dan saluran air menjadi lancar sehingga banjir tidak menjadi “Trademark” dari Kecamatan Jatiasih,”tutupnya.(firman)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Halaman : 1 2







































