Kolaborasi DPC GmnI Bogor dan DPP GmnI Sukses Gelar Studi Kader Bangsa Tingkat Nasional

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2020 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkembangan era membuat pemuda harus bisa menjaga nilai-nilai luhur para pendiri bangsa. Tantangan terberatnya adalah upaya menyesuikan nilai tersebut dengan kebutuhan pada zamanya. Jika hal ini gagal dilakukan maka pemuda akan kehilangan jati diri Bangsa Indonesia. Merespon hal ini, Dewan Pimpinan Cabang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Bogor mengadakan kegiatan Studi Kader Bangsa (SKB) tingkat nasional.

Kegiatan SKB merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh DPC GMNI Bogor dengan DPC GMNI Sumedang. Berdasarkan rapat pengurus (7/9) pada tahun ini muncul kesapakatan untuk melakukan kolaborasi  dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI yang dipimpin oleh Immanuel Karokaro. Meskipun saat ini terdapat dualisme kepengurusan di pusat, GMNI Bogor hanya akan menggandeng DPP yang sah secara aturan organisasi.

Keputusan ini merupakan kesapakatan bersama seluruh pengurus DPC GMNI Bogor. Kegiatan Studi Kader Bangsa rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang dengan peserta dari seluruh cabang GMNI se-Indonesia. Sehingga penting untuk menggandeng pengurus pusat untuk mensuskseskan kegiatan ini dalam skala yang lebih luas daripada sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Studi Kader Bangsa (SKB) sebelumnya dilaksanakan terbatas dalam lingkup wilayah Jawa Barat. Pada tahun ini kami akan bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk memperluas kegiatan menjadi skala nasional. Kami sudah koordinasi dengan ketua umum terpilih yaitu Imanuel Karokaro yang sangat mendukung adanya kolaborasi dengan GMNI Bogor,” ungkap Fera Priyatnya, Ketua DPC GMNI Bogor.

Menurutnya kegiatan ini merupakan bentuk upaya untuk mendorong para pemuda agar memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Selain itu peserta kegiatan akan dilatih untuk lebih peka terhadap permasalahan bangsa khususnya para petani dan masyarakat kelas bawah. Fokus kegiatan adalah pengembangan karakter kebangsaan sebagai insan yang penuh kasih sayang, bertanggungjawab, beretika, dan mampu berkontribusi untuk masyarakat.

Lebih lanjut Fera menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak akan terbatas pada satu kegiatan. Selain kegiatan SKB kolaborasi akan dilakukan untuk banyak bidang, baik di bidang keorganisasian, pengkaderan, pemberdayaan perempuan dan bidang media. Hal ini untuk memperkuat koordinasi organisasi serta kontribusinya untuk masyarakat.

“Kami mengakui hanya satu DPP yang sah dan siap untuk kolaborasi diberbagai bidang. Selama ini kiprah GMNI Bogor bukan hanya di tingkat lokal, tatapi regional dan bahkan nasional. Sebagai cabang historis kami memiliki mandat untuk berkontribusi secara penuh untuk kemanjuan bangsa secara menyeluruh,” tambah Fera Priyatnya yang menjabat sebagai Ketua Umum DPC GMNI Bogor.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI
Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini
GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap
AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam
Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar
905 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor Selama Nataru
Revolusi Sepak Bola: FIFA Uji Coba “Wenger Law” dan Aturan Kiper untuk Akhiri Era Offside Milimeter
Kejar Rekor 1.000 Gol, Cristiano Ronaldo: Jika Tidak Ada Cedera Insya Allah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:31 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI

Senin, 19 Januari 2026 - 08:40 WIB

Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini

Senin, 19 Januari 2026 - 04:53 WIB

GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:26 WIB

AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:39 WIB

Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca