Laporannya Dinilai Janggal, Plh Sekda: Evaluasi Disdik dan Dispora dalam 60 Hari ke Depan

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Dwie Andriyani.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Dwie Andriyani.

KOTA BEKASI – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Dwie Andriyani menyebut ada dua Dinas yang tengah menjadi pemantauan Pemerintah Daerah dalam Laporan Keuangan Pengadaan Barang dan Jasa, dikarenakan terjadi kejanggalan secara laporan.

Hal tersebut menyusul kabar Kota Bekasi mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023.

“Kita kan sebenarnya banyak evaluasi dari kesalahan-kesalahan, rata-rata kesalahannya itu ada di aset. Jadi mereka seharusnya itu belanja modal, catatnya di belanja persediaan dan mereka seharusnya sudah pada paham,” ucap Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Bekasi Dwie Andriyani saat ditemui RakyatBekasi.com sesuai pelaksanaan Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (27/05/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dwie, ada dua dinas yang menjadi pemantauan pihaknya agar merapikan berkas dan Sarana Prasarana (sarpras) yang harus dilengkapi, atau yang masih kurang di dalam LHP Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Baca Juga:  PPKM Lanjut Sampai 23 Agustus 2021, Bekasi Tetap di Level 4

Dua dinas yang menjadi pemantauan pihaknya ialah Dinas Pendidikan (Disdik) maupun Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang perlu dievaluasi berdasarkan catatan LHP BPK tahun 2023.

“Kalau sarprasnya dilengkapi, kita kan jadi paham akan pencatatannya. Sementara pengelolaan yang dikelola banyak, tapi sarpasnya terbatas, kan susah. Kemarin kita ada pengelolaan BMD (Barang Milik Daerah) ada di Disdik dan ada di Dispora, itu yang memang jadi perhatian. Jadi sekarang sedang dievaluasi dalam 60 hari ke depan harus sudah kita selesaikan,” paparnya.

Visited 13 times, 2 visit(s) today

Berita Terkait

9.962 Siswa Terancam Putus Sekolah, PPDB Online Kota Bekasi Dinilai Gagal
Pasca Uu Undur Diri, BKPSDM Belum Tentukan Siapa Plh Kadisdik
Kunker ke Kota Bekasi, Pj Bey Wanti-wanti Jeratan Judi Online dan Pinjol
Hasil Mutasi Pj Gani Tempatkan Pasangan Suami-Istri di Bapenda Kota Bekasi
Buka MPLS Perdana di SMAN 5 Kota Bekasi, Ini Pesan Pj Gubernur Jabar kepada Stakeholder
Pj Bey Buka MPLS Perdana se-Jawa Barat di SMAN 5 Kota Bekasi
Rapat Ilegal ala Politisi Kalimalang Demi Amankan ‘Titipan’ PPDB Online 2024
Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2024, Polisi Temui Masih Banyak Pelanggar

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:39 WIB

9.962 Siswa Terancam Putus Sekolah, PPDB Online Kota Bekasi Dinilai Gagal

Selasa, 16 Juli 2024 - 10:03 WIB

Pasca Uu Undur Diri, BKPSDM Belum Tentukan Siapa Plh Kadisdik

Senin, 15 Juli 2024 - 21:19 WIB

Kunker ke Kota Bekasi, Pj Bey Wanti-wanti Jeratan Judi Online dan Pinjol

Senin, 15 Juli 2024 - 19:53 WIB

Hasil Mutasi Pj Gani Tempatkan Pasangan Suami-Istri di Bapenda Kota Bekasi

Senin, 15 Juli 2024 - 16:06 WIB

Buka MPLS Perdana di SMAN 5 Kota Bekasi, Ini Pesan Pj Gubernur Jabar kepada Stakeholder

Berita Terbaru

Pilkada 2024

Bawaslu Klaim Belum Temukan ‘Joki Pantarlih’ di Kota Bekasi

Selasa, 16 Jul 2024 - 15:01 WIB